Liga 2 2021, Kompetisi yang Siap Curi Perhatian Publik Indonesia

Riki Ilham Rafles
·Bacaan 2 menit

VIVALiga 2 2021 dipastikan bakal menjadi kompetisi yang mendapatkan banyak sorotan dari masyarakat. Chief Executive Officer (CEO) Muba United, Ichsan Sofyan yang meyakinkan hal itu.

Banyaknya klub dengan manajemen baru bermunculan. Mereka tentu menargetkan untuk bisa menembus Liga 1 2022, di mana cuma ada dua slot yang tersedia.

Dewa United FC muncul setelah mengakuisisi saham dari Martapura FC yang sebelumnya terbelit masalah finansial. Mereka lalu memilih Kas Hartadi sebagai pelatih.

Pemilihan yang tidak sembarangan. Kas Hartadi adalah salah satu juru taktik dengan jejak prestasi di Indonesia. Dia pernah membawa Sriwijaya FC menjadi juara Liga Super Indonesia 2011/2012.

Pengalaman di Liga 2 2018 juga menjadi satu bukti Kas Hartadi sebagai pelatih matang. Dia mengantarkan Kalteng Putera lolos ke Liga 1, setelah mengalahkan Persita Tangerang dalam perebutan tempat ketiga atau slot terakhir promosi.

Ichsan juga menyebut Persis Solo mesti turut diwaspadai. Alasannya karena manajemen baru mengambil alih saham PT Persis Solo Saestu (PSS). Di dalamnya ada Kaesang Pangarep, Kevin Nugroho, dan Erick Thohir.

Kaesang memiliki saham sebesar 40 persen. Sedangkan Kevin punya 30 persen, lalu 20 persen milik Erick. Sedangkan 10 persen sisanya menjadi milik 26 klub internal Persis.

Persis kemudian memanggil putra daerahnya, yakni Eko Purjianto untuk menjadi pelatih. Kini mereka sedang menggelar seleksi pemain untuk menuju Liga 2 2021.

Beberapa pemain dari Bali United, tempat Eko Purjianto menjadi asisten pelatih masuk dalam bidikannya. Mereka adalah Yabes Roni, Arapenta Lingka, dan Muhammad Taufiq.

Kabar mengejutkan dari Liga 2 kembali muncul setelah selebritis Raffi Ahmad resmi mengakuisisi saham Cilegon United. Klub tersebut kemudian ditambah namannya menjadi Rans Cilegon FC.

Bambang Nurdiansyah dipercaya menjadi pelatih. Lalu pemain senior Hamka Hamzah akan bertindak sebagai manajer sekaligus pemain. Mereka rencananya juga akan membangun lapangan berstandar FIFA sebagai markas tim di kawasan Pantai Indah Kapuk (PIK) 2, Jakarta Utara.

"Menarik, tanda bangkitnya ekosistem sepak bola nasional sudah terlihat dengan ketertarikan anak anak muda terlibat dalam industri di Liga 2. Jangan heran jika gengsi Liga 2 akan menyaingi Liga 1 dengan kehadiran tokoh muda yang terjun meramaikan kompetisi tahun 2021 ini," kata Ichsan.

Sampai sekarang memang belum ada kepastian kapan Liga 2 2021 akan dimulai. Tapi Ichsan yakin, semua pihak bisa mempersiapkannya dengan sangat baik.

"Saya yakin PSSI dan PT LIB dapat melaksanakan kompetisi liga 1 dan 2 dengan baik. Kompetisi olah raga menjadi tanda kebangkitan kita menghadapi masa pandemi Covid 19," tuturnya.