Liga 2: Banding Ditolak, PSG Pati Dihukum Pengurangan Poin dan Gagal ke 8 Besar

·Bacaan 2 menit

Bola.com, Jakarta - PSG Pati tetap mendapatkan hukuman setelah memainkan pemain yang tengah menjalani sanksi akumulasi kartu. Sebab, banding yang mereka ditolak Komite Banding PSSI.

Dengan kondisi ini, tim asuhan Joko Susilo dipastikan tetap mendapatkan hukuman dari Komdis PSSI yakni dinyatakan kalah 0-3 dari Persis Solo, pengurangan tiga poin, dan denda Rp 90 juta.

Sanksi yang dijatuhkan ini terkait pemain tidak sah atas nama Gede Sukadana yang dimainkan pada laga kontra Persis, 3 November 2021 lalu. Dengan ditolaknya banding ini, peluang Zulham Zamrun dan kolega untuk dapat lolos ke babak 8 Besar dipastikan tertutup rapat.

Saat ini, PSG Pati yang semula mengantongi delapan poin, harus kehilangan total empat poin. Artinya, saat ini hanya tersisa empat poin yang mereka miliki. Atau berselisih satu poin saja dari penghuni dasar klasemen Grup C, Hizbul Wathan.

"Sebuah kabar yang tentunya menyedihkan untuk kami yang tengah berjuang untuk dapat lolos ke babak 8 Besar. Namun keputusan ini harus dihormati dan tim harus berjuang lebih keras lagi di dua laga tersisa," kata manajer PSG Pati, Arfan Afif, Kamis (18/11/2021) malam.

Pelajaran Penting

Kapten PSG Pati Zulham Zamrun harus dikawal tiga pemain PSIM saat laga yang berakhir 2-0 di Stadion Manahan Solo, Selasa (19/10/2021). (Bola.com/Gatot Susetyo)
Kapten PSG Pati Zulham Zamrun harus dikawal tiga pemain PSIM saat laga yang berakhir 2-0 di Stadion Manahan Solo, Selasa (19/10/2021). (Bola.com/Gatot Susetyo)

Hal ini disebutnya menjadi sebuah pelajaran berharga bagi tim untuk masa yang akan datang. Menurut Arfan, kondisi yang sama tak boleh lagi terulang.

Diakuinya, tentu kondisi saat ini cukup mempengaruhi sisi psikologis tim khususnya pemain. Namun demikian, dia berharap dua laga terakhir di Grup C, tim dapat tetap tampil dengan semangat yang tak luntur bahkan harus lebih terlecut lagi.

"Peluang untuk ke babak 8 Besar sudah tertutup. Kini tim harus berjuang untuk menjauh dari zona degradasi," ucap Arfan lagi.

Dia juga yakin, pemain akan berjuang sepenuh hati di dua laga terakhir demi lepas dari zona merah.

Adapun dua laga tersisa yang akan dijalani oleh PSG Pati adalah matchday 9 melawan PSIM Yogyakarta pada Rabu 24 November 2021. Kemudian lada matchday 10 atau terakhir melawan Hizbul Wathan pada Selasa 30 November 2021.

Intip Posisi Tim Favoritmu di BRI Liga 1

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel