Liga 2: PSIM Mengincar Poin Penuh di Markas Nusantara United

Bola.com, Yogyakarta - PSIM Yogyakarta akan menjalani laga pekan kedua Wilayah Tengah Liga 2 2022/2023, pada hari ini, Senin (5/9/2022) sore WIB. Laskar Mataram (julukan PSIM) akan menjajal kekuatan Nusantara United di Stadion Moch. Soebroto, Magelang, Jawa Tengah.

Pelatih PSIM Yogyakarta, Imran Nahumarury menegaskan tim asuhannya mengincar kemenangan di laga ini. Apalagi di laga perdana lalu, PSIM hanya bisa bermain imbang 1-1 di kandang Persikab Kabupaten Bandung.

Laga antara Nusantara United melawan PSIM Yogyakarta itu juga bertepatan dengan ulang tahun PSIM. Diketahui PSIM lahir pada 5 September 1929 yang lalu.

“Kami datang ke Magelang tentu untuk meraih poin penuh, apalagi kami ingin meraih hasil maksimal, memberikan kado spesial di hari ulang tahun PSIM Yogyakarta,” ujar Imran dalam sesi konferensi pers sebelum laga.

Kantongi Kekuatan Lawan

Striker PSIM Yogyakarta, Johan Yoga Utama (kanan) mencoba merebut bola dari pemain Nusantara FC. (Dok. PSIM)
Striker PSIM Yogyakarta, Johan Yoga Utama (kanan) mencoba merebut bola dari pemain Nusantara FC. (Dok. PSIM)

Imran Nahumarury kemudian menyebut setiap laga di Liga 2 tidak mudah. Tim-tim di liga sepak bola level kedua di Indonesia itu memiliki kekuatan yang tidak berbeda jauh satu dengan yang lain.

“Bagi saya setiap pertandingan itu tidak mudah, semua tim saya anggap memiliki kekuatan yang sama," katanya.

Siap Tempur

Duel uji coba antara PSM Yogyakarta kontra Nusantara United. (Dok. PSIM)
Duel uji coba antara PSM Yogyakarta kontra Nusantara United. (Dok. PSIM)

Imran pun menyatakan tim asuhannya sudah siap menyambut laga ini. Apalagi di pramusim lalu, PSIM sempat menjalani laga uji coba dengan Nusantara. Laga itu berakhir imbang tanpa gol.

"PSIM selama satu minggu ini sudah mempersiapkan sebaik mungkin bagaimana cara bermain Nusantara United FC, kami juga sudah pernah menghadapi mereka di uji tanding, tapi sekali lagi saya katakan bahwa mereka patut diwaspadai,” jelas Imran.

Keinginan Kuat

Para pemain PSIM Yogyakarta tampak kecewa saat melawan Persikab Bandung pada laga pertama Grup Tengah Liga 2 2022/2023 di Stadion Si Jalak Harupat, Bandung, Minggu (28/8/2022). (Bola.com/M Iqbal Ichsan)
Para pemain PSIM Yogyakarta tampak kecewa saat melawan Persikab Bandung pada laga pertama Grup Tengah Liga 2 2022/2023 di Stadion Si Jalak Harupat, Bandung, Minggu (28/8/2022). (Bola.com/M Iqbal Ichsan)

Senada dengan sang pelatih, pemain PSIM Yogyakarta, Aditya Putra Dewa juga mengatakan jika seluruh pemain mempunyai keinginan kuat untuk mempersembahkan kado terbaik di hari ulang tahun Laskar Mataram.

“Setiap pertandingan adalah laga final bagi kami pemain, jadi kami datang kesini (Magelang) untuk meraih hasil terbaik. Besok adalah hari yang spesial untuk PSIM Jogja, dan kami pemain ingin mempersembahkan kado yang terbaik untuk hari ulang tahun PSIM,” ucap Aditya Putra Dewa.

Doa dan Dukungan dari Rumah

Pemain PSIM Yogyakarta, Aditya Putra Dewa merayakan gol kemenangan yang diciptakan oleh Sugeng Efendi saat matchday ke-8 Grup C Liga 2 2021 antara Persis Solo melawan PSIM Yogyakarta di Stadion Manahan, Solo, Senin (15/11/2021). (Bola.com/Bagaskara Lazuardi)
Pemain PSIM Yogyakarta, Aditya Putra Dewa merayakan gol kemenangan yang diciptakan oleh Sugeng Efendi saat matchday ke-8 Grup C Liga 2 2021 antara Persis Solo melawan PSIM Yogyakarta di Stadion Manahan, Solo, Senin (15/11/2021). (Bola.com/Bagaskara Lazuardi)

Sementara itu, meskipun laga melawan Nusantara United FC digelar tanpa penonton, akan tetapi Dewa tetap meminta doa dan dukungan kepada seluruh masyarakat Yogyakarta khususnya Brajamusti dan The Maident, agar dalam laga besok seluruh penggawa Laskar Mataram bisa mempersembahkan kado terbaik untuk ulang tahun PSIM.

“Saya juga berharap doa dan dukungan dari seluruh elemen suporter PSIM Jogja, dan masyarakat pecinta sepak bola Yogyakarta, semoga dipertandingkan besok kami bisa mendapatkan hasil terbaik untuk kado ulang tahun PSIM Jogja. Dan kami berharap teman-teman suporter untuk tetap stay di rumah, karena ini pertandingan digelar tanpa penonton. Semoga di akhir pertandingan nanti kita bisa merayakan bersama-sama di Yogyakarta,” tandas Dewa.