Liga 2: PSIM Yogyakarta dan Imran Nahumarury Sepakat Akhiri Kerja Sama

Bola.com, Yogyakarta - Manajemen PSIM Yogyakarta mengumumkan secara resmi mengakhiri kerjasama dengan pelatih  Imran Nahumarury. Keputusan ini diambil atas kesepakatan dua belah pihak.

CEO PSIM Yogyakarta, Bima Sinung menyatakan hal itu. Menurut Bima, pihaknya sudah melakukan berbagai pertimbangan sebelum mengambil keputusan tersebut.

"Manajemen dan Coach Imran sepakat untuk mengakhiri kerjasamanya di PSIM. Keputusan ini diambil oleh kedua belah pihak untuk kebaikan PSIM ke depannya setelah melalui berbagai pertimbangan," ucap CEO PSIM Jogja, Bima Sinung Widagdo.

Desakan untuk PSIM mendepak Imran memang semakin membesar belakangan ini. Puncaknya terjadi di laga pekan ketiga Liga 2 2022/2023 melawan PSCS Cilacap, Minggu (11/9/2022).

Di laga itu PSIM hanya bisa bermain imbang 1-1 dengan PSCS. Itu merupakan hasil imbang ketiga secara beruntun yang dialami Laskar Mataram di Liga 2 musim ini.

Ucapan Terima Kasih

 

 

 

View this post on Instagram

A post shared by PSIM JOGJA (@psimjogja_official)

Walaupun telah sepakat untuk mengakhiri kerjasama, tidak lupa Bima memberikan ucapan terima kasih atas sumbangsih yang Imran berikan kepada PSIM Jogja selama menjabat sebagai pelatih kepala Laskar Mataram.

"Kami ucapkan terima kasih kepada coach Imran atas kerjasamanya selama ini dan kita harapkan karier coach Imran berhasil untuk ke depannya," lanjut Bima.

Tunjuk Pelatih Sementara

Pelatih PSIM Yogyakarta, Imran Nahumarury (kanan) saat melawan Persikab Bandung pada laga pertama Grup Tengah Liga 2 2022/2023 di Stadion Si Jalak Harupat, Bandung, Minggu (28/8/2022). (Bola.com/M Iqbal Ichsan)
Pelatih PSIM Yogyakarta, Imran Nahumarury (kanan) saat melawan Persikab Bandung pada laga pertama Grup Tengah Liga 2 2022/2023 di Stadion Si Jalak Harupat, Bandung, Minggu (28/8/2022). (Bola.com/M Iqbal Ichsan)

Bima juga menjelaskan jika dalam persiapan menghadapi Bekasi FC, PSIM Jogja langsung menunjuk Dwi Priyo Utomo sebagai caretaker atau pelatih sementara.

"Untuk persiapan pertandingan menghadapi Bekasi FC, kami menunjuk Assisten Pelatih Dwi Prio Utomo sebagai caretaker" ungkap Bima.

Tantangan Berat

Sejumlah pemain PSIM Yogyakarta merayakan gol penyeimbang 1-1 ke gawang Dewa United yang dicetak oleh Hapidin (kanan) dalam matchday pertama Grup Y Babak 8 besar Liga 2 2021 di Stadion Wibawa Mukti, Cikarang, Kamis (16/12/2021). (Bola.com/Bagaskara Lazuardi)
Sejumlah pemain PSIM Yogyakarta merayakan gol penyeimbang 1-1 ke gawang Dewa United yang dicetak oleh Hapidin (kanan) dalam matchday pertama Grup Y Babak 8 besar Liga 2 2021 di Stadion Wibawa Mukti, Cikarang, Kamis (16/12/2021). (Bola.com/Bagaskara Lazuardi)

Diketahui, PSIM Jogja saat ini tengah mempersiapkan diri demi mendapatkan hasil terbaik dalam laga melawan FC Bekasi City pada Senin (19/9) mendatang.

Imran ditunjuk sebagai pelatih kepala PSIM untuk musim 2022/23. Dari tiga pekan pertama menukangi PSIM, Imran menghasilkan tiga poin yang didapat dari laga kontra Persikab Kabupaten Bandung, Nusantara United dan PSCS Cilacap.

Korban Pertama

Imran Nahumarury (Dok. PSIM Yogyakarta)
Imran Nahumarury (Dok. PSIM Yogyakarta)

Imran Nahumarury menjadi korban pertama di Liga 2 musim ini. Menunjukkan bahwa sepak bola Indonesia memang kejam terhadap pelatih di berbagai level kompetisi.

Laga melawan FC Bekasi tentu tidak mudah. Herman Dzumafo dan kawan-kawan kini tengah memimpin klasemen sementara Wilayah Tengah Liga 2 musim ini.