Liga 2: Sedang Asyik Latihan, Skuad PSG Pati Diserang Suporter

·Bacaan 2 menit

Bola.com, Karanganyar - Klub Liga 2, PSG Pati mendapatkan perlakuan tidak menyenangkan ketika menggelar latihan rutin, Jumat (01/10/2021). Skuad PSG Pati mendadak diserang oleh sekelompok oknum suporter saat menjalani sesi latihan di lapangan SuruhKalang, Jaten, Kabupaten Karanganyar.

Kronologinya diawali dari batalnya rencana pertandingan uji coba antara PSG Pati kontra klub Liga 3 Persika Karanganyar yang sedianya digelar di Stadion RM Said, Karanganyar, Jumat sore. Rencana uji coba yang seharusnya digelar tertutup, justru disebar informasinya oleh media sosial pihak Persika.

Alhasil PSG Pati pun memilih membatalkan uji coba tersebut dengan alasan bakal banyak kerumunan massa, berkaitan dengan protokol kesehatan. Setelah laga uji coba dibatalkan, tim besutan Ibnu Grahan tetap datang ke lapangan untuk latihan sendiri.

Namun di tengah asyik berlatih selama 30 menit, rombongan oknum suporter Persika mendatangi sesi latihan PSG Pati dan melakukan intimidasi. PSG Pati membubarkan latihannya dan sempat kembali diintimidasi oknum suporter hingga bus tim berjulukan The Java Army ikut digedor.

Ditengarai aksi mereka karena PSG Pati membatalkan agenda uji coba dengan Persika. Beruntung aksi dan teror yang dilakukan oknum suporter tak menimbulkan kerusakan pada kendaraan tempur PSG Pati.

Lantas Sutan Zico dan kawan-kawan pun kembali ke hotel tempat menginap selama menjalani babak penyisihan grup c Liga 2 di Solo. Diketahui PSG Pati akan melakoni pertandingan kedua melawan PSCS Cilacap, Senin (4/10/2021) mendatang.

Sesalkan Insiden

Aksi teror dan intimidasi yang dilakukan oleh sekelompok oknum suporter Karanganyar terhadap skuad PSG Pati saat berlatih di lapangan SuruhKalang, Kabupaten Karanganyar, Jumat (1/10/2021). (Dok PSG Pati)
Aksi teror dan intimidasi yang dilakukan oleh sekelompok oknum suporter Karanganyar terhadap skuad PSG Pati saat berlatih di lapangan SuruhKalang, Kabupaten Karanganyar, Jumat (1/10/2021). (Dok PSG Pati)

Sebelumnya tim milik YouTubers, Atta Halilintar itu menyerah 0-2 dari Persis pada laga pertama atau pembukaan Liga 2 2021 akhir pekan kemarin.

Manajer PSG Pati, Doni Setiabudi memberikan pernyataan atas insiden yang dialami oleh timnya di Karanganyar. Pihaknya menyesalkan adanya peristiwa tersebut.

"Dari pihak tuan rumah dalam hal ini panpel tidak menyediakan lapangan latihan. Akhirnya kami mencari lapangan sendiri. Kami tidak tahu apa maksud dan tujuan mereka (kelompok oknum suporter) itu," tuturnya.

"Sebenarnya kami ingin uji coba itu untuk pemain yang belum sempat tampil saat melawan Persis kemarin. Sementara latih tanding dengan Persika sebaiknya juga tertutup, namun justru informasinya menyebar," tegas Doni Setiabudi.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel