Liga 2: Sempat Menghilang, Eko Purdjianto Meminta Maaf kepada Suporter Persis Setelah Kalah di Derbi Mataram

·Bacaan 2 menit

Bola.com, Solo - Persis Solo menelan kekalahan 0-1 dari sang rival, PSIM Yogyakarta dalam Derbi Mataram yang berlangsung pada Senin (15/11/2021) malam.

Hasil buruk itu tentu memancing kekecewaan dari para pendukung Persis. Selepas laga, banyak suporter Persis yang kecewa mendatangi Stadion Manahan dan menunjukkan rasa kecewa mereka.

Di media sosial pun demikian. Tak sedikit dari suporter Persis bahkan yang meminta sang pelatih, Eko Purdjianto untuk didepak dari posisinya.

Eko sempat tak terlihat dalam jumpa pers selepas laga itu. Pada Rabu (17/11/2021) malam, Eko bersama asistennya, Tommy Prasetyo dan kapten Persis, Eky Taufik mengungkapkan permintaan maaf kepada para suporter.

"Mohon maaf sebesar-besarnya karena di derbi Mataram kemarin kami meraih hasil yang sangat mengecewakan. Kami memohon maaf kepada para suporter yang dengan tulus mendukung kami, ternyata kami kalah," kata Eko dalam video yang diunggah di akun YouTube resmi Persis Solo itu.

Kerja Keras

Pemain Persis Solo, Fabiano Da Rosa Beltrame (kiri) berebut bola dengan pemain PSIM Yogyakarta, Arbeta Rokyawan saat matchday ke-8 Grup C Liga 2 2021 antara Persis Solo melawan PSIM Yogyakarta di Stadion Manahan, Solo, Senin (15/11/2021). (Bola.com/Bagaskara Lazuardi)
Pemain Persis Solo, Fabiano Da Rosa Beltrame (kiri) berebut bola dengan pemain PSIM Yogyakarta, Arbeta Rokyawan saat matchday ke-8 Grup C Liga 2 2021 antara Persis Solo melawan PSIM Yogyakarta di Stadion Manahan, Solo, Senin (15/11/2021). (Bola.com/Bagaskara Lazuardi)

Eks asisten pelatih Bali United itu juga menyatakan timnya akan bekerja keras. Persis Solo bakal memaksimalkan dua laga sisa di Grup C Liga 2 musim ini.

"Kami masih ada dua pertandingan, kami harus buktikan di dua pertandingan berikutnya kami ingin meraih hasil maksimal," tegas Eko.

Permintaan maaf juga datang dari Eki Taufik. Pemain kelahiran Sragen 29 tahun lalu itu juga menyatakan para pemain Persis sudah melakukan evaluasi baik dari sisi individu maupun tim.

"Kami memohon maaf kepada suporter dan warga Solo raya, kami tahu perasaan suporter sangat kecewa kami pun sangat kecewa. Kami sudah melakukan persiapan semaksimal mungkin tapi hasilnya lain," ujarnya.

"Di sisa dua pertandingan itu jadi tantangan dari kami, secara individu dan tim kami introspeksi dan kami bertekad menyapu bersih di dua laga sisa, kami minta doa dan dukungan apapun yang terjadi kami harus tetap berjuang bersama-sama," tegas eks Persela Lamongan itu.

Selangkah Lagi Lolos ke Babak 8 Besar

Pemain PSIM Yogyakarta, Sugeng Efendi merayakan gol kemenangan timnya saat matchday ke-8 Grup C Liga 2 2021 antara Persis Solo melawan PSIM Yogyakarta di Stadion Manahan, Solo, Senin (15/11/2021). (Bola.com/Bagaskara Lazuardi)
Pemain PSIM Yogyakarta, Sugeng Efendi merayakan gol kemenangan timnya saat matchday ke-8 Grup C Liga 2 2021 antara Persis Solo melawan PSIM Yogyakarta di Stadion Manahan, Solo, Senin (15/11/2021). (Bola.com/Bagaskara Lazuardi)

Persis Solo masih memimpin klasemen sementara Grup C Liga 2 musim ini. Laskar Sambernyawa mengoleksi 15 poin dari delapan pertandingan.

Persis menyisakan dua pertandingan di fase grup. Yakni menghadapi Hizbul Wathan FC pada 22 November. Kemudian melawan PSCS Cilacap di laga terakhir fase grup yang akan berlangsung pada 30 November.

Persis unggul dua poin dari PSIM Yogyakarta yang ada di posisi kedua. Jika Persis menang atas Hizbul Wathan, mereka bisa langsung dipastikan melaju ke babak delapan besar. Dengan catatan di pekan yang sama PSCS gagal meraih kemenangan.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel