Liga Champions: 5 Faktor yang Bisa Bikin FC Porto Permalukan Juventus, Ronaldo Dibuat Tak Berkutik?

·Bacaan 2 menit

Bola.com, Jakarta - FC Porto akan menjamu Juventus pada leg pertama 16 besar Liga Champions 2020/2021 di Estadio do Dragao, Portugal, Kamis (18/02/2021) pukul 03.00 WIB. Meskipun Juventus lebih diunggulkan, FC Porto punya potensi memberikan kejutan.

Juventus tentu bukan lawan yang mudah bagi FC Porto, mengingat Si Nyonya Tua dihuni banyak pemain bintang. Statistik juga menunjukkan tim asal Italia itu lebih unggul daripada Dragoes.

Namun, bukan berarti FC Porto tidak punya peluang untuk menang. Apalagi, sebelum melaju ke babak 16 besar, Dragoes harus bersaing dengan Manchester City, Olympiakos dan Marseille di fase grup.

Artinya, FC Porto tidak boleh dipandang sebelah mata oleh Juventus. Ada lima alasan yang membuat anak asuh Sergio Conceicao bisa membuat kejutan tengah pekan ini.

1. Porto Punya Sejarah di Liga Champions

Para pemain Porto berlari kecil dalam sesi latihan Porto di markas klub di Olival, Vila Nova de Gaia, Senin (30/11/2020) waktu setempat. Porto akan menghadapi Manchester City pada matchday ke-5 Grup C Liga Champions 2020/21, Selasa (1/12/2020). (AFP/Miguel Riopa)
Para pemain Porto berlari kecil dalam sesi latihan Porto di markas klub di Olival, Vila Nova de Gaia, Senin (30/11/2020) waktu setempat. Porto akan menghadapi Manchester City pada matchday ke-5 Grup C Liga Champions 2020/21, Selasa (1/12/2020). (AFP/Miguel Riopa)

FC Porto tidak bisa dipandang remeh karena punya sejarah di Liga Champions. Tim yang identik dengan Biru - Putih itu dua kali menjuarai kompetisi paling bergengsi di Benua Eropa tersebut.

FC Porto meraih trofi si kuping besar pada musim 1986/87 setelah menghajar Bayern Munchen. Gelar kedua diraih pada musim 2003/2004 dengan mengalahkan tim Prancis, AS Monaco di final.

2. Conceicao Lebih Berpengalaman dari Pirlo

Manajer tim FC Porto, Sergio Conceicao memberi instruksi kepada timnya saat menghadapi Rio Ave dalam laga lanjutan Liga Portugal 2020/21 di Dragao Stadium, Porto, Senin (1/2/20201). FC Porto menang 2-0 atas Rio Ave. (AFP/Miguel Riopa)
Manajer tim FC Porto, Sergio Conceicao memberi instruksi kepada timnya saat menghadapi Rio Ave dalam laga lanjutan Liga Portugal 2020/21 di Dragao Stadium, Porto, Senin (1/2/20201). FC Porto menang 2-0 atas Rio Ave. (AFP/Miguel Riopa)

Manajer FC Porto, Sergio Conceicao, punya pengalaman lebih banyak dari Andrea Pirlo di Liga Champions. Dia sudah tiga musim berturut-turut membawa Dragoes tampil pada kompetisi antarklub di Benua Biru itu.

Bahkan, pada musim 2018/2019, manajer kelahiran Portugal itu mampu membawa FC Porto hingga ke babak perempat final. Sayangnya, mereka disingkirkan Liverpool dengan agregat 6-1.

Sementara, pertandingan itu akan menjadi pengalaman pertama Pirlo tampil di fase gugur Liga Champions setelah resmi menangani Juventus pada Agustus 2020.

3. Performa Juventus Menurun

Striker Juventus, Cristiano Ronaldo, tampak kecewa usai gagal mencetak gol ke gawang Napoli pada laga Liga Italia di Stadion Diego Maradona, Sabtu (13/2/2021). Juventus takluk 1-0 dari Napoli. (Photo by Filippo MONTEFORTE / AFP)
Striker Juventus, Cristiano Ronaldo, tampak kecewa usai gagal mencetak gol ke gawang Napoli pada laga Liga Italia di Stadion Diego Maradona, Sabtu (13/2/2021). Juventus takluk 1-0 dari Napoli. (Photo by Filippo MONTEFORTE / AFP)

Sebelum bertemu Porto tengah pekan ini, performa Juventus sedang payah di liga domestik. Si Nyonya Tua secara beruntun ditahan Inter Milan dan dibungkam Napoli di Serie A.

Itu pula yang membuat Juventus terlempar ke posisi keempat klasemen. Bianconeri digusur AS Roma yang unggul satu poin setelah menghajar Udinese 3-0 pada pekan ke-22.

4. Kekuatan Juventus Berkurang

Penyerang Juventus, Paulo Dybala, melakukan selebrasi usai mencetak gol ke gawang Genoa pada laga Liga Italia di Stadion Luigi-Ferraris, Senin (14/12/2020). Juventus menang dengan skor 1-3. (Tano Pecoraro/LaPresse via AP)
Penyerang Juventus, Paulo Dybala, melakukan selebrasi usai mencetak gol ke gawang Genoa pada laga Liga Italia di Stadion Luigi-Ferraris, Senin (14/12/2020). Juventus menang dengan skor 1-3. (Tano Pecoraro/LaPresse via AP)

Juventus tidak bisa turun dalam kekuatan penuh ketika bertamu ke markas FC Porto. Si Nyonya Tua kehilangan dua pilar mereka, Paulo Dybala dan Arthur Melo.

Absennya dua pemain tersebut akan meninggalkan lubang di lini serang dan pertahanan yang bisa dimanfaatkan oleh Dragoes. Mengingat keduanya merupakan pemain andalan Juventus musim ini.

5. Ronaldo Kesulitan Bobol Gawang Porto

Striker Juventus, Cristiano Ronaldo, melepaskan tendangan saat melawan Napoli pada laga Liga Italia di Stadion Diego Maradona, Sabtu (13/2/2021). Juventus takluk 1-0 dari Napoli. (Alessandro Garofalo/LaPresse via AP)
Striker Juventus, Cristiano Ronaldo, melepaskan tendangan saat melawan Napoli pada laga Liga Italia di Stadion Diego Maradona, Sabtu (13/2/2021). Juventus takluk 1-0 dari Napoli. (Alessandro Garofalo/LaPresse via AP)

Juventus akan mengandalkan Cristiano Ronaldo untuk menghadapi FC Porto tengah pekan ini. Penyerang asal Portugal itu memang didatangkan untuk mendongkrak prestasi Bianconeri.

Namun, Ronaldo punya catatan yang kurang bagus ketika menghadapi FC Porto. Dia hanya mampu mencetak 1 gol dari enam pertemuannya melawan Dragoes.

Ronaldo dua kali menghadapi FC Porto di Liga Portugal ketika membela Sporting Lisbon. Empat pertemuan lainnya terjadi di Liga Champions ketika CR7 berseragam Manchester United.

Sumber: berbagai sumber

Disadur dari: Bola.net (Penulis Mustopa El Abdy/Editor Serafin Unus Pasi, published 16/2/2021)

Saksikan Video Pilihan Berikut Ini