Liga Champions: 5 Faktor yang Bisa Bikin Fans Liverpool Menangis Malam Ini

·Bacaan 3 menit

Bola.com, Jakarta - Liverpool akan menantang RB Leipzig pada leg pertama babak 16 besar Liga Champions 2020/2021 di Puskas Arena, Budapest, Hungaria, Rabu (17/2/2021) dini hari WIB. The Reds menanggung beban berat untuk bangkit karena sedang terpuruk di Liga Inggris.

Liverpool baru saja menelan tiga kekalahan beruntun di Premier Leageu. Yang terbaru, The Reds dilibas Leicester City 1-3.

The Reds terlempar ke peringkat keenam klasemen Liga Inggris. Mereka bisa dibilang harus mulai melupakan ambisi mempertahankan juara liga.

Di sisi lain, RB Leipzig sedang dalam performa yang bagus. Pasukan Julian Nagelsman selalu menang pada empat laga terakhir di semua kompetisi. Mereka juga hanya kebobolan satu gol saja dan mencetak 10 gol.

RB Leipzig memang tidak akan berlaga di kandang sendiri, RedBull Arena. Namun, bukan berarti tidak ada peluang bagi Die Roten Bullen untuk menang dan mendapat keuntungan pada duel ini.

Lantas, apa alasan yang membuat RB Leipzig bisa bikin Liverpool menangis? Berikut beberapa di antaranya.

1. Bayern Munchen Saja Kesulitan

RB Leipzig - Naby Keita, Dayot Upamecano, Timo Werner (Bola.com/Adreanus Titus)
RB Leipzig - Naby Keita, Dayot Upamecano, Timo Werner (Bola.com/Adreanus Titus)

Bayern Munchen bersama Hansi Flick menjadi tim yang perkasa. Die Roten menang 58 kali dari 68 laga yang dimainkan. Di antara klub yang mampu merepotkan Bayern, klub tersebut adalah RB Leipzig.

Die Roten Bullen telah dua kali melawan Bayern Munchen-nya Hansi Flick. Pada dua laga tersebut, RB Leipzig mampu menahan imbang Bayern. Bermain imbang 0-0 pada musim lalu dan 3-3 pada musim 2020/2021.

RB Leipzig juga menjadi tim yang paling dekat dengan Bayern di klasemen Bundesliga. So, jika Bayern Munchen saja kerepotan melawan RB Leipzig, Liverpool mungkin mengalami hal yang sama.

2. Racikan Julian Nagelsmann

Ekspresi pelatih RB Leipzig, Julian Nagelsmann, saat melawan Paris Saint-Germain (PSG) pada laga semifinal Liga Champions di Stadion The Luz, Rabu (19/8/2020). PSG menang dengan skor 3-0. (David Ramos/Pool via AP)
Ekspresi pelatih RB Leipzig, Julian Nagelsmann, saat melawan Paris Saint-Germain (PSG) pada laga semifinal Liga Champions di Stadion The Luz, Rabu (19/8/2020). PSG menang dengan skor 3-0. (David Ramos/Pool via AP)

Nagelsmann sekali lagi memberi bukti sebagai manajer muda yang brilian. Setelah musim lalu membawa RB Leipzig ke semifinal, kini mereka mampu lolos dari fase grup dan mungkin berlanjut lebih jauh.

Nagelsmann punya banyak variasi taktik dan pendekatan bermain. Dia cenderung memainkan sepak bola vertikal dan taktiknya menyesuaikan dengan lawan yang dihadapi. Nagelsmann pun bisa mengubah taktik ketika laga berjalan.

Pada 2017, Nagelsmann kalah dari Jurgen Klopp. Saat itu, dia masih menjadi pelatih Hoffenheim. Kini, Nagelsmann sudah menjadi sosok yang lebih kaya taktik. Waktu yang tepat bagi Nagelsmann untuk mengalahkan Klopp.

3. Liverpool Terpuruk

Manajer Liverpool Jurgen Klopp dalam laga kontra Leicester City pada lanjutan Liga Inggris di King Power Stadium, Sabtu (13/2/2021). (Michael Regan/Pool Photo via AP)
Manajer Liverpool Jurgen Klopp dalam laga kontra Leicester City pada lanjutan Liga Inggris di King Power Stadium, Sabtu (13/2/2021). (Michael Regan/Pool Photo via AP)

Liverpool dalam performa yang buruk jelang laga melawan RB Leipzig. Pasukan Jurgen Klopp kalah pada tiga laga terakhirnya di Premier League. Liverpool kebobolan delapan gol hanya dari tiga pertandingan.

Bukan hanya performa yang buruk, Liverpool juga kehilangan banyak pemain kunci. James Milner jadi pemain paling baru yang cedera dan harus absen lawan RB Leipzig.

Melihat kondisi Liverpool yang compang-camping secara teknis dan non-teknis, peluang RB Leipzig untuk bisa meraih kemenangan pada duel ini cukup terbuka.

4. Panggung Dayot Upamecano

RB Leipzig - Dayot Upamecano (Bola.com/Adreanus Titus)
RB Leipzig - Dayot Upamecano (Bola.com/Adreanus Titus)

Lini depan Liverpool masih cukup tajam walau performa tim menurun pada musim 2020/2021. Mohamed Saah tetap menunjukkan potensi yang luar biasa. Namun, Salah akan mendapat tantangan sulit pada duel lawan RB Leipzig.

Salah akan berjumpa Upamecano yang menjadi andalan di jantung pertahanan RB Leipzig.

Upamecano baru saja diumumkan sebagai pemain Bayern Munchen. Dia akan bergabung ke Bayern pada musim depan. Kini, Upamecano punya waktu lima bulan untuk memberi kado yang manis pada RB Leipzig.

5. Motivasi Angelino

Bek RB Leipzig, Angelino, melakukan selebrasi usai mencetak gol pertama RB Leipzig ke gawang Manchester United dalam laga lanjutan Liga Champions 2020/21 Grup H di RB Arena, Leipzig, Selasa (8/12/2020). RB Leipzig menang 3-2. (AFP/Annegret Hilse/Pool)
Bek RB Leipzig, Angelino, melakukan selebrasi usai mencetak gol pertama RB Leipzig ke gawang Manchester United dalam laga lanjutan Liga Champions 2020/21 Grup H di RB Arena, Leipzig, Selasa (8/12/2020). RB Leipzig menang 3-2. (AFP/Annegret Hilse/Pool)

RB Leipzig baru saja memberikan kontrak baru untuk Angelino. Sang pemain tampil sangat bagus dan menjadi bagian yang sangat penting bagi taktik racikan Julian Nagelsmann.

Angelino secara mengejutkan bisa menjadi mesin gol bagi RB Leipzig. Pemain 24 tahun itu mencetak empat gol di Bundesliga, dan tiga gol di Liga Champions. Angelino menjadi sosok yang serba bisa dan selalu siap bermain di mana pun.

Angelino dalam motivasi yang bagus baik secara teknik maupun mental. Performanya bagus dan baru saja dibeli secara permanen. Angelino bisa menjadi ancaman bagi Liverpool.

Sumber: Bundesliga

Disadur dari: Bola.net (Penulis Asad Arifin, published 16/2/2021)

Saksikan Video Pilihan Berikut Ini