Liga Champions: Gara-gara Neymar dan Mbappe, Guardiola Tak Bisa Tidur Nyenyak

·Bacaan 1 menit

Bola.com, Paris - Manajer Manchester City, Pep Guardiola, mengaku tidak bisa tidur nyenyak menjelang duel melawan Paris Saint-Germain (PSG) pada leg pertama Liga Champions, Kamis (29/4/2021). Guardiola mengaku susah tidur karena harus memikirkan taktik untuk menghentikan duo superstar berbahaya PSG itu.

City, yang ingin memenangi Liga Champions untuk kali pertama, harus menghadapi PSG yang memiliki barisan penyerang menakutkan. Menurut Pep Guardiola, tidak ada strategi pertahanan yang efektif melawan klub raksasa League 1 itu.

"Mereka terlalu bagus. Saya berusaha tidur nyenyak semalam dan saya malah memikirkan mereka," kata Guardiola, seperti dikutip Reuters, Rabu (28/4/2021).

"Itu kenyataannya. Mereka para pemain top. Itulah mengapa mereka bermain di tim itu dengan kualitas yang mereka miliki. Kami siap untuk mencoba menghentikan mereka, bertahan sebagai sebuah tim, memainkan sepak bola yang bagus dan mencoba mencetak gol," imbuh pelatih asal Spanyol itu.

Pep Guardiola kali pertama berhadapan dengan Neymar ketika pemain asal Brasil itu bermain untuk Santos, melawan mantan tim besutannya, Barcelona, pada ajang Piala Dunia Antarklub 2011.

Kenangan Guardiola tentang Kehebatan Neymar

Pelatih Manchester City, Pep Guardiola, memberikan arahan kepada pemainnya saat menghadapi Aston Villa pada laga lanjutan Liga Inggris di Etihad Stadium, Kamis (21/1/2021) dini hari WIB. Manchester City menang 2-0 atas Aston Villa. (AFP/Martin Rickett/pool)
Pelatih Manchester City, Pep Guardiola, memberikan arahan kepada pemainnya saat menghadapi Aston Villa pada laga lanjutan Liga Inggris di Etihad Stadium, Kamis (21/1/2021) dini hari WIB. Manchester City menang 2-0 atas Aston Villa. (AFP/Martin Rickett/pool)

"Saya ingat ketika melihat beberapa potongan video dari Santos pada era itu dan saya bilang kepada para pemain Barcelona, 'Ini Raa Santos (menunjuk Neymar)'. Semua pemain melongo," kenang Guardiola.

"Mereka bilang, 'Oh Tuhan, pemain yang hebat'. Dia sangat menyenangkan saat dilihat oleh penonton," imbuh Guardiola.

"Dia memanggul Brasil di pundaknya. Memakai nomor punggung 10 di Brasil bukan hal mudah."

Neymar pernah bermain dan bersinar di Barcelona, sebelum PSG memecahkan rekor transfer dunia untuk memboyongnya ke Paris pada 2017. PSG merogoh 222 juta euro untuk mendapatkan jasa Neymar.

"Saya yakin jika dia bertahan di Barca, mereka akan memenangi dua, atau tiga lagi trofi Liga Champions. Dengan Neymar, (Lionel) Messi, (Luis) Suarez. Tridente terhebat yang pernah saya lihat," tegas Guardiola.

Sumber: Reuters

Saksikan Video Pilihan Berikut Ini