Liga Champions: Jadi Pahlawan Kemenangan Chelsea, Hakim Ziyech Malah Dikasih PR oleh Tuchel

·Bacaan 2 menit
Hakim Ziyech. Gelandang Maroko ini menghuni Ajax Amsterdam selama 4 musim, mulai 2016/2017 hingga akhir musim 2019/2020. Total tampil dalam 165 laga dengan mencetak 49 gol. Musim ini bermain untuk Chelsea dan telah tampil dalam 31 laga dengan mencetak 5 gol. (AFP/Ben Stansall)

Bola.com, Malmo - Thomas Tuchel gembira dengan penampilan Hakim Ziyech saat Chelsea mengalahkan Malmo dalam lanjutan Liga Champions 2021/2022, Rabu (3/11/2021). Akan tetapi, ia masih menuntut sang pencetak gol tunggal itu meningkatkan dua aspek.

Chelsea mengubah sejumlah susunan pemainnya pada laga kontra Malmo. Cesar Azpilicueta, Hakim Ziyech, dan Ruben Loftus-Cheek yang belakangan sering dibangkucadangkan, langsung dimainkan sejak pertama.

Chelsea baru bisa mencetak gol pada babak kedua. Melalui sodoran apik dari Hudson-Odoi, Ziyech meneruskan bola ke pojok kiri gawang yang gagal diamankan kiper Malmo, Johan Dahlin, yang sepanjang 90 menit bermain cemerlang di bawah mistar gawang.

Itu menjadi satu-satunya gol yang tersaji pada laga tersebut. Tuchel memuji penampilan Ziyech, namun ia juga memberikan PR buat striker asal Maroko itu.

"Saya rasa masih ada ruang baginya untuk meningkatkan pengambilan keputusan. Kami selalu mengandalkan work rate-nya saat kehilangan bola, itulah keunggulannya," kata Tuchel usai pertandingan.

"Hakim Ziyech juga harus lebih tajam dalam penyelesaian akhir. Saya lihat dia belum 100 persen, tapi saya senang dengan penampilannya dan Callum Hudson-Odoi," ujarnya menambahkan.

Pecahkan Rekor

Hakim Ziyech berhak bahagia. Sebab gol tunggalnya kali ini bukan saja memberikan kemenangan buat Chelsea, tapi juga yang pertama sejak kali terakhir dibukukan pada Agustus silam, tepatnya saat pertandingan final Piala Super Eropa kontra Villarreal.

Total delapan gol sudah dikoleksi Hakim Ziyech di Liga Champions. Satu golnya ke gawang Malmo dini hari tadi menjadikannya sebagai pemain Maroko tersubur di Liga Champions bersama Marouane Chamakh (Arsenal).

Posisi Ziyech di Chelsea, biar bagaimanapun, masih belum aman betul. Jika Romelu Lukaku dan Timo Werner bugar kembali, ia diprediksi bakal kembali kesulitan menembus starting XI.

Dominasi Tuchel

Thomas Tuchel bisa dibilang jagonya laga tandang. Dari 20 penampilan di markas lawan, Chelsea mencetak 29 gol, kebobolan 9 kali, dan cuma kalah dua kali dan imbang empat kali.

Sumber: Metro.co.uk

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel