Liga Champions: Pelatih Chelsea Puji Peran Kante dalam Menyingkirkan Atletico

·Bacaan 2 menit

Liputan6.com, Jakarta Manajer Chelsea, Thomas Tuchel, memuji peran N'Golo Kante pada pertandingan leg kedua babak 16 besar Liga Champions 2020/21 melawan Atletico Madrid di Stamford Bridge, Rabu (17/3/2021). Dalam duel ini, The Blues menang 2-0 dan berhak melaju ke babak perempat final dengan agregat 3-0.

Meski hanya butuh hasil imbang setelah unggul 1-0 di leg pertama, Chelsea kembali bermain spartan dan impresif saat menjamu Atletico Madrid. Hasilnya, The Blues mampu mencetak gol lewat Hakim Ziyech dan Emerson Palmieri yang masuk dari bangku cadangan jelang penghujung laga.

Penampilan Kante di pertandingan ini juga berhasil mencuri perhatian. Dia piawai membaca bola dengan sempurna dan mampu mematahkan serangan klub asal Spanyol itu kala membangun serangan. Berkat kerja kerasnya, Chelsea lalu bisa memenangkan kembali penguasaan bola.

"Jika Anda bermain dengan N'Golo, Anda memiliki lebih banyak setengah pemain karena dia memiliki volume yang luar biasa," ucap Tuchel usai laga seperti dilansir Tribalfootball.

Pribadi yang Santun

Pemain Chelsea N'Golo Kante dijegal Joao Felix dari Atletico Madrid pada babak 16 besar Liga Champions leg kedua di stadion Stamford Bridge, London, Rabu, 17 Maret 2021. (AP Foto / Matt Dunham)
Pemain Chelsea N'Golo Kante dijegal Joao Felix dari Atletico Madrid pada babak 16 besar Liga Champions leg kedua di stadion Stamford Bridge, London, Rabu, 17 Maret 2021. (AP Foto / Matt Dunham)

Tuchel menyanjung peran vital Kante di laga itu dan dirinya pun menyukai pribadi sang pemain yang mempunyai sikap baik.

"Ini adalah hadiah besar bagi saya, seorang pria yang sangat, sangat rendah hati dan sangat membantu di lapangan. Jangan meremehkan kualitasnya," ungkapnya.

Perlu Lebih Tajam

Terlepas dari kemenangan timnya tadi malam, pelatih asal Jerman ini menambahkan jika tim asuhannya harus lebih tajam ketika melakukan serangan balik di laga-laga penting seperti ini.

"Kami perlu meningkatkan serangan balik, kontak pertama setelah kami memenangkan bola ketika kami menerapkan lebih banyak pemikiran ke depan untuk memanfaatkan ruang," ia menambahkan.

"Kami adalah tim pekerja keras dan tim pekerja keras adalah tim terbaik yang dapat anda miliki sebagai pelatih," katanya.

"Kami ingin lebih klinis dan dengan pengambilan keputusan yang tepat dengan serangan balik. Kami masih kekurangan umpan terakhir," Tuchel memungkasi.

Chelsea dan Bayern Munchen menjadi tim terakhir yang memastikan lolos ke babak 8 besar Champions League setelah sebelummya Manchester City, Liverpool, Porto, Paris Saint-Germain, Borussia Dortmund dan Real Madrid sudah lebih dulu melangkahkan kakinya perempat final.

Penulis: Akbar Bintang Fahrizal

Saksikan juga video menarik di bawah ini