Liga Inggris: 3 Alasan Arsenal Pertahankan Granit Xhaka

·Bacaan 2 menit

Bola.com, London - Granit Xhaka diyakini bakal meneken kontrak baru di Arsenal. Transfer Xhaka ke AS Roma batal, klub Italia tersebut tidak bisa mencapai kesepakatan harga.

Sebelumnya, Xhaka diduga kuat bakal meninggalkan Arsenal usai kegagalan musim lalu. The Gunners hanya finis di peringkat 8 klasemen Premier League.

Xhaka dibidik oleh bos baru AS Roma, Jose Mourinho. Kabarnya, Mourinho sudah cukup lama mengagumi permainan Xhaka.

Menariknya, Xhaka disebut tertarik pindah ke Roma dan dilatih Mourinho, tapi negosiasi berjalan sulit karena masalah harga. Kini, Xhaka dikabarkan pasti bertahan di Arsenal.

Setidaknya ada 3 alasan utama Arsenal mempertahankan Xhaka. Apa saja?

Peran Penting

Pemain Arsenal, Granit Xhaka (kanan), berpelukan dengan sang pelatih, Mikel Arteta, pada laga kontra Chelsea di Stadion Emirates, Minggu (27/12/2020) dini hari WIB. (AFP/Julian Finney)
Pemain Arsenal, Granit Xhaka (kanan), berpelukan dengan sang pelatih, Mikel Arteta, pada laga kontra Chelsea di Stadion Emirates, Minggu (27/12/2020) dini hari WIB. (AFP/Julian Finney)

Alasan pertama adalah peran penting Xhaka dalam tim. Musim lalu, Xhaka adalah pemain yang paling sering diturunkan, dia menempuh total 45 penampilan di semua kompetisi.

Xhaka adalah pemain penting dalam taktik Mikel Arteta. Dia bisa bermain stabil dan penting dalam transisi bertahan ke menyerang.

Mungkin permainan Xhaka tidak terlalu menonjol, tidak banyak gol dan assist. Namun, dia tetap memegang peran penting dalam keutuhan tim.

Sebagai Pemimpin

Granit Xhaka - Gelandang Arsenal itu tampil spartan saat membawa Swiss menyingkirkan Prancis dari Euro 2020. Xhaka begitu mendominasi lapangan tengah dan membuat N'Golo Kante tak berdaya pada laga itu. (Daniel/Pool Photo via AP)
Granit Xhaka - Gelandang Arsenal itu tampil spartan saat membawa Swiss menyingkirkan Prancis dari Euro 2020. Xhaka begitu mendominasi lapangan tengah dan membuat N'Golo Kante tak berdaya pada laga itu. (Daniel/Pool Photo via AP)

Alasan kedua, Xhaka adalah salah satu pemimpin dalam skuad Arsenal. Dia sudah punya cukup pengalaman dan dianggap sebagai pemain senior.

Keberadaan Xhaka di lapangan sangat penting bagi pemain-pemain muda Arsenal. Dia mungkin tidak lagi mengenakan ban kapten, tapi suaranya tetap didengar.

Mempertahankan Xhaka sangat penting untuk Arsenal, setidaknya untuk saat ini.

Setahun Lagi

Striker Everton, Richarlison (kiri) berebut bola dengan gelandang Arsenal, Granit Xhaka dalam laga lanjutan Liga Inggris 2020/2021 pekan ke-33 di Emirates Stadium, London, Jumat (23/4/2021). Everton menang 1-0 atas Arsenal. (AP/Michael Regan/Pool)
Striker Everton, Richarlison (kiri) berebut bola dengan gelandang Arsenal, Granit Xhaka dalam laga lanjutan Liga Inggris 2020/2021 pekan ke-33 di Emirates Stadium, London, Jumat (23/4/2021). Everton menang 1-0 atas Arsenal. (AP/Michael Regan/Pool)

Alasan ketiga, Arsenal sebenarnya tidak terburu-buru harus menjual Xhaka. Saat ini kontrak Xhaka masih berjalan hingga 2023 mendatang.

Artinya, jika memang Xhaka ingin pergi, Arsenal bisa menjualnya dengan harga tinggi. Tidak ada tekanan untuk segera menjual Xhaka musim ini, misalnya penjualan ke Roma.

Lagi pula, Xhaka terbukti baru bermain apik di Euro 2020 kemarin bersama Swiss. Arsenal berharap dia bisa membawa momentum positif itu ke dalam klub untuk musim ini.

Sumber: Express

Disadur dari: Bola.net (Richard Andreas, published 4/8/2021)

Video

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel