Liga Inggris: 3 Kartu As Chelsea yang Bisa Benamkan Liverpool di Stamford Bridge

·Bacaan 2 menit

Bola.com, Jakarta - Chelsea akan menjamu Liverpool pada pekan ke-21 Liga Inggris 2021/2022, Minggu, (2/1/2022) di Stamford Bridge pukul 23:30 WIB. Tuan rumah memiliki setidaknya tiga pemain yang bisa jadi kunci kemenangan atas tim tamu.

Chelsea dan Liverpool sama-sama gagal meraih hasil memuaskan di laga sebelumnya. Satu gol Romelu Lukaku hanya cukup untuk memberi Chelsea hasil seri 1-1 saat menjamu Brighton, sedangkan Liverpool dipecundangi tuan rumah Leicester City 0-1.

Chelsea dan Liverpool memang masih berada di empat besar. Namun, performa mereka belakangan ini cukup mencemaskan.

Chelsea tercatat hanya mampu meraih empat kemenangan dalam sepuluh laga terakhir di Liga Inggris. Sementara itu, dalam dua pertandingan liga yang terkini, Liverpool bermain seri 2-2 dengan Tottenham dan ditaklukkan Leicester.

Pada pekan ketiga musim ini, Liverpool dan Chelsea berbagi poin dengan hasil seri 1-1 di Anfield. Chelsea unggul lewat gol Kai Havertz, sedangkan Liverpool membalas lewat penalti Mohamed Salah.

Akankah dua tim papan atas ini kembali berbagi poin saat bertemu di Stamford Bridge nanti?

Jorginho

Jorginho. Gelandang Italia berusia 30 tahun yang telah 4 musim berseragam Chelsea baru saja memecahkan rekor Steven Gerrard. Dalam laga kontra Aston Villa yang dibesut Steven Gerrard, ia berhasil membuat 2 gol penalti sehingga ia total telah membuat 10 gol penalti tahun 2021. (AP/Rui Vieira)
Jorginho. Gelandang Italia berusia 30 tahun yang telah 4 musim berseragam Chelsea baru saja memecahkan rekor Steven Gerrard. Dalam laga kontra Aston Villa yang dibesut Steven Gerrard, ia berhasil membuat 2 gol penalti sehingga ia total telah membuat 10 gol penalti tahun 2021. (AP/Rui Vieira)

Meski bertindak sebagai gelandang penyeimbang, Jorginho merupakan ancaman nyata Liverpool, terutama dari titik putih. Pada laga kontra Aston Villa, ia mencetak dua gol melalui eksekusi penalti.

Namun demikian, cap hanya bisa mencetak gol lewat penalti juga terlalu serampangan. Sebab Jorginho adalah mesin motor serangan pertama Chelsea, di mana aliran bola ofensiv dipastikan bermula darinya.

Sebagai deep-lying playmaker, gelandang Italia kelahiran Brasil ini pintar memainkan ritme pertandingan. Bisa dibilang ruh lini tengah Chelsea bergantung padanya.

Mason Mount

Gelandang Chelsea, Mason Mount, mencetak hattrick dalam kemenangan telak 7-0 yang diraih Chelsea atas Norwich City dalam laga pekan kesembilan Liga Inggris di Stamford Bridge, Sabtu (23/10/2021). (AP Photo/Ian Walton)
Gelandang Chelsea, Mason Mount, mencetak hattrick dalam kemenangan telak 7-0 yang diraih Chelsea atas Norwich City dalam laga pekan kesembilan Liga Inggris di Stamford Bridge, Sabtu (23/10/2021). (AP Photo/Ian Walton)

Mason Mount adalah pahlawan Chelsea kala lini depan selalu menemui jalan buntu. Perannya di lini tengah begitu vital, baik dalam mengkreasi serangan maupun mencetak gol.

Pergerakannya sulit ditebak karena ia diberikan kebebasan untuk bermain di kedua posisi sayap. Tidak jarang ia bertindak sebagai pivot tepat di belakang striker Chelsea.

Berusia muda, Mount bahkan sukses menggeser nama-nama tenar seperti Kai Havertz, Christian Pulisic, hingga Hakim Ziyech di starting XI.

Romelu Lukaku

Romelu Lukaku - Pemain timnas Belgia ini memiliki kemampuan luar biasa dengan menguasai lima bahasa yakni, Inggris, Spanyol, Belanda, Prancis dan Portugis. Striker Chelsea itu juga bergelar sarjana pariwisata dan hubungan masyarakat. (AP/Antonio Calanni)
Romelu Lukaku - Pemain timnas Belgia ini memiliki kemampuan luar biasa dengan menguasai lima bahasa yakni, Inggris, Spanyol, Belanda, Prancis dan Portugis. Striker Chelsea itu juga bergelar sarjana pariwisata dan hubungan masyarakat. (AP/Antonio Calanni)

Sempat mengalami cedera, Lukaku kembali dengan sumbangsih nyatanya. Ia selalu mencetak gol pada dua laga terakhir Chelsea, maski timnya tak melulu menang.

Kini, di hadapan para pendukungnya sendiri di Stamford Bridge, Lukaku bakal memiliki motivasi berlipat ganda. Pasalnya, belakangan ia dikritik oleh manajer Chelsea, Thomas Tuchel, lantaran terlalu 'cerewet'.

Kebetulan, Liverpool kemungkinan tidak akan diperkuat sejumlah pemain kunci mulai dari kiper, hingga striker. Mohamed Salah, Alisson, dan Andy Robertson diprediksi absen pada duel big match ini.

Persaingan di Empat Besar Liga Inggris

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel