Liga Inggris: 5 Hal Penting dari Kemenangan Telak Aston Villa atas Arsenal

·Bacaan 4 menit

Bola.com, Jakarta - Arsenal kalah telak 0-3 dari Aston Villa dalam laga pekan kedelapan Premier League di Stadion Emirates, Senin (9/11/2020) dini hari WIB. Kekalahan ini tentu menjadi pukulan telak bagi Mikel Arteta dan anak-anak asuhnya.

Melihat status kedua tim, Arsenal jelas sebenarnya lebih diunggulkan ketimbang Villa. Namun, yang terjadi dalam pertandingan tersebut justru terbalik, di mana The Gunners tampil buruk dan kalah telak di markas mereka sendiri.

Arsenal sudah tertinggal sejak menit ke-25, ketika seorang pemainnya, Bukayo Saka, mencetak gol bunuh diri. Ollie Watkins kemudian menambahkan keunggulan Aston Villa melalui dua golnya pada babak kedua.

Sedikitnya ada lima pelajaran penting yang bisa dipetik dari laga kali ini. Satu di antaranya tentang kreativitas yang sudah berulang kali dikaitkan dengan Arsenal.

Kerja Keras Aston Villa

Para pemain Aston Villa merayakan gol yang dicetak oleh Ollie Watkins ke gawang Arsenal pada laga Liga Inggris di Stadion Emirates, Minggu (8/11/2020). Arsenal takluk dengan skor 0-3. (Andy Rain/Pool via AP)
Para pemain Aston Villa merayakan gol yang dicetak oleh Ollie Watkins ke gawang Arsenal pada laga Liga Inggris di Stadion Emirates, Minggu (8/11/2020). Arsenal takluk dengan skor 0-3. (Andy Rain/Pool via AP)

Alasan lain mengapa Aston Villa tidak menjadi unggulan pada laga kali ini adalah perolehan mereka dalam tiga partai terakhir. Klub asuhan Dean Smith tersebut hanya mampu meraih satu kemenangan saja, dan yang lain berakhir dengan kekalahan.

Kendati demikian, Aston Villa tidak menunjukkan rasa gentar sama sekali saat datang ke markas Arsenal. Mereka bermain gemilang selayaknya waktu membantai sang juara bertahan, Liverpool, dengan skor 7-2 pada Oktober lalu.

Aston Villa harus bekerja dengan sangat keras demi meraih kemenangan ini. Jack Grealish dkk. tidak henti-henti melakukan tekanan kepada Arsenal dan tidak membiarkan mereka tampil dengan rasa nyaman.

Bahkan penyerang seperti Grealish dan Watkins cukup giat dalam memberikan tekanan kepada lini pertahanan Arsenal. Alhasil, the Gunners jadi kesulitan melancarkan serangan ke pertahanan Villa.

Kreativitas Masih Jadi Masalah Arsenal

Kiper Arsenal, Bernd Leno, berusaha menghalau bola saat melawan Aston Villa pada laga Liga Inggris di Stadion Emirates, Minggu (8/11/2020). Arsenal takluk dengan skor 0-3. (Richard Heathcote/Pool via AP)
Kiper Arsenal, Bernd Leno, berusaha menghalau bola saat melawan Aston Villa pada laga Liga Inggris di Stadion Emirates, Minggu (8/11/2020). Arsenal takluk dengan skor 0-3. (Richard Heathcote/Pool via AP)

Arsenal sempat berhadapan dengan Aston Villa pada musim yang berbeda sekitar empat bulan lalu. Aston Villa, yang berstatus sebagai tuan rumah, berhasil keluar sebagai pemenang dengan skor 1-0 berkat gol Trezeguet pada menit ke-27.

Aston Villa sudah melakukan banyak perubahan sejak saat itu, seperti menambahkan Ollie Watkins dan memperkuat sektor pertahanan. Namun, masalah Arsenal masih tetap sama, yakni soal kreativitas.

Pada Juli lalu, Arsenal gagal mencatatkan tembakan tepat sasaran. Ada sedikit perkembangan pada laga ini, di mana mereka mencatatkan dua tembakan tepat sasaran. Namun jelas, itu belum memuaskan.

Padahal Arsenal memiliki striker yang mematikan dalam diri Pierre-Emerick Aubameyang, Alexandre Lacazette, hingga Willian. Cukup jelas kalau kreativitas adalah sesuatu yang sangat dibutuhkan Arsenal. Cepat atau lambat, mereka menyesali keputusan menyingkirkan Mesut Ozil dari skuat.

Apakah VAR 'Membajak' Gol Pembuka Aston Villa?

Pemyerang Aston Villa, Ollie Watkins mencetak gol kedua untuk timnya ke gawang Arsenal pada lanjutan Liga Inggris di Emirates Stadium, Senin (9/11/2020) dini hari WIB. Arsenal dibantai Aston Villa tiga gol tanpa balas. (AP Photo/Alastair Grant, Pool)
Pemyerang Aston Villa, Ollie Watkins mencetak gol kedua untuk timnya ke gawang Arsenal pada lanjutan Liga Inggris di Emirates Stadium, Senin (9/11/2020) dini hari WIB. Arsenal dibantai Aston Villa tiga gol tanpa balas. (AP Photo/Alastair Grant, Pool)

Andai kemenangan didapatkan Arsenal dalam pertandingan ini, Aston Villa punya segala alasan untuk melayangkan komplain. Mereka sempat mencetak gol pada menit-menit awal, tapi dianulir oleh VAR karena offside.

Situasinya terbilang cukup 'tricky'. VAR menyatakan gol dianulir karena Ross Barkley terjebak di posisi offside. Tapi, perlu dicatat kalau pemain yang dipinjam dari Chelsea itu tidak terlibat dalam proses penciptaan gol.

Wasit yang memimpin pertandingan, Martin Atkinson, punya dalih yang cukup masuk akal. Ia beranggapan kalau Barkley mengganggu pemandangan kiper Arsenal, Bernd Leno, hingga John McGinn bisa mencetak gol tanpa masalah.

Inggris Masih Cuek Terhadap Jack Grealish?

Pemain Aston Villa, Jack Grealish dan Ollie Watkins, melakukan selebrasi usai mencetak gol ke gawang Arsenal pada laga Liga Inggris di Stadion Emirates, Minggu (8/11/2020). Arsenal takluk dengan skor 0-3. (AP Photo/Alastair Grant, Pool)
Pemain Aston Villa, Jack Grealish dan Ollie Watkins, melakukan selebrasi usai mencetak gol ke gawang Arsenal pada laga Liga Inggris di Stadion Emirates, Minggu (8/11/2020). Arsenal takluk dengan skor 0-3. (AP Photo/Alastair Grant, Pool)

Jack Grealish memperlihatkan performa yang gemilang saat Aston Villa bertatap muka dengan Liverpool. Berkat performa tersebut, Jack Grealish pun mendapatkan kesempatan untuk memperkuat Timnas Inggris di pentas internasional.

Gelandang berusia 25 tahun itu menorehkan assist yang menjadi gol buat Dominic Calvert-Lewin ketika Inggris bertemu Wales dalam laga uji coba. Sayangnya, performa tersebut tampak tidak memuaskan sang pelatih, Gareth Southgate.

Dalam dua pertandingan berikutnya, Jack Grealish hanya duduk di bangku cadangan. Menarik untuk dilihat apakah Southgate masih punya alasan untuk mencadangkan Grealish andai melihat performanya dalam pertandingan melawan Arsenal.

Arsenal Terlihat Lelah

Para pemain Arsenal tampak lesu usai ditaklukkkan Aston Villa pada laga Liga Inggris di Stadion Emirates, Minggu (8/11/2020). Arsenal takluk dengan skor 0-3. (Andy Rain/Pool via AP)
Para pemain Arsenal tampak lesu usai ditaklukkkan Aston Villa pada laga Liga Inggris di Stadion Emirates, Minggu (8/11/2020). Arsenal takluk dengan skor 0-3. (Andy Rain/Pool via AP)

Bukan cuma kreativitas yang menjadi permasalahan Arsenal saat dikalahkan Aston Villa. Menjelang akhir pertandingan, para pemainnya terlihat sangat kelelahan hingga kerap kali membiarkan bola jatuh ke kaki lawan dengan mudah.

Bisa jadi, faktor kelelahan ini tercipta karena Arsenal harus melakoni banyak pertandingan dalam rentang waktu yang cukup singkat. Tiga hari sebelumnya, mereka berhadapan dengan Molde FK dalam ajang Liga Europa.

Dalam rentang waktu empat pekan, Arsenal harus melakoni tujuh pertandingan dari dua kompetisi berbeda dengan selang waktu beberapa hari saja. Sehingga bukan sebuah kejutan jika penggawa The Gunners nampak kehabisan napas pada akhir laga.

Situasi ini kian diperparah dengan kebijakan Premier League yang hanya membolehkan tiga pergantian pemain dalam satu pertandingan. Ini menjadi keluhan banyak tim, termasuk Liverpool dan Manchester City.

Sumber: Sportskeeda

Disadur dari: Bola.net (Yaumil Azis, published 9/11/2020)

Video