Liga Inggris : 5 Rekrutan Musim Panas 2020 yang Melebihi Ekspektasi

·Bacaan 5 menit

Liputan6.com, Jakarta - Liga Inggris 2020-21 menyakikan drama sengit di laga terakhir. Jika Manchster City dan Manchester United atau MU dipastikan finis di dua besar sebelum pekan ke-38, persaingan memperebutkan tempat Liga Champions musim depat masih berlansung sengit.

Hingga akhirnya Liverpool finis di posisi tiga klasemen Liga Inggris dan Chelsea menyelinap keempat besar meski kalah. Karena, Leicester City menyia-nyiakan keunggulan sehingga kalah dari Tottenham Hotspur dan turun ke posisi kelima.

Banyak rekrutan musim panas yang membuahkan hasil di Liga Inggris 2020-21. Salah satu contohnya adalah West Ham United, yang melakukan investasi cerdas di musim panas lalu dan menuai banyak keuntungan dengan finis di enam besar.

Karena itu, mari kita lihat 5 rekrutan Liga Inggris di musim panas 2020 yang melebihi ekspektasi pada musim ini seperti dikutip Sportskeeda.

5. Diogo Jota

Pemain Manchester United Eric Bailly (kiri) duel perebutan bola dengan pemain Liverpool Diogo Jota pada pertandingan Liga Inggris di Stadion Old Trafford, Manchester, Inggris, Kamis (13/5/2021). Liverpool melumat Manchester United 4-2. (AP Photo/Dave Thompson, Pool)
Pemain Manchester United Eric Bailly (kiri) duel perebutan bola dengan pemain Liverpool Diogo Jota pada pertandingan Liga Inggris di Stadion Old Trafford, Manchester, Inggris, Kamis (13/5/2021). Liverpool melumat Manchester United 4-2. (AP Photo/Dave Thompson, Pool)

Diogo Jota mengejutkan semua orang dengan penampilannya yang luar biasa di Anfield. Pemain asal Portugal itu didapat dengan nilai transfer 40 juta pound dari Wolverhampton Wanderers.

Jota didatangkan sebagai cadangan untuk meredakan tekanan dari trio Sadio Mane, Mohamed Salah, dan Roberto Firmino. Meski absen sekitar tiga bulan karena cedera, dia mencatat 19 penampilan untuk Liverpool dan mencetak sembilan gol di Liga Inggris.

Jota juga membuktikan kemampuannya di Liga Champions, mencetak tiga gol melawan Atalanta di penyisihan grup. Dia mencetak gol melawan Arsenal, Manchester United, dan Leicester City dalam musim debutnya bersama The Reds diLiga Inggris.

Pemain berusia 24 tahun itu tampil sebagai pengganti musim ini dan membuat 14 penampilan dari bangku cadangan.

Salah satu momen Jota yang paling berkesan di Liga Inggris musim ini adalah dua golnya melawan Arsenal setelah keluar dari bangku cadangan. Masuk di menit ke-61, Jota memecah kebuntuan tiga menit kemudian.

4. Edinson Cavani

Striker Manchester United (MU) Edinson Cavani. (Oli Scarff/Pool via AP)
Striker Manchester United (MU) Edinson Cavani. (Oli Scarff/Pool via AP)

Edinson Cavani telah menjadi salah satu no 9 terbaik dalam satu dekade terakhir. Setelah awal yang lambat, striker asal Uruguay itu melanjutkan performa bagusnya dalam mencetak gol di Old Trafford.

Cavani tampil sebagai pemain pengganti di paruh pertama Liga Inggris musim ini. Tetapi, dia berhasil masuk ke starting XI MU mencetak lima gol dari bangku cadangan.

Cavani menyamai rekor gol terbanyak (5) yang dicetak pemain pengganti di satu musim Liga Inggris, yang dibuat manajer MU Ole Gunnar Solskjaer.

Dalam 26 penampilan Liga Inggris, termasuk 13 dari bangku cadangan, Cavani adalah pencetak gol terbanyak ketiga MU di 2020-21. Pemain berusia 34 tahun itu mencatatkan 16 gol dan enam assist di semua kompetisi, termasuk sepuluh gol dan tiga assist dalam Liga Inggris.

Dia mencatatkan xG (gol yang diharapkan) 11,2 di semua kompetisi, yang merupakan terbaik ketiga pemain MU sepanjang musim, tepat di belakang Bruno Fernandes dan Marcus Rashford. Tidak diragukan lagi, Cavani adalah rekrutan terbaik MU musim panas ini.

3. Vladimir Coufal

Bek West Ham, Vladimir Coufal dan bek Manchester United, Luke Shaw bersaing memperebutkan bola pada pekan 29 Liga Inggris 2020-2021 di Old Trafford, Senin dinihari WIB (15/3/2021). Manchester United atau MU berhasil mencuri poin penuh usai kalahkan West Ham 1-0. (AP Photo/Clive Brunskill,Pool)
Bek West Ham, Vladimir Coufal dan bek Manchester United, Luke Shaw bersaing memperebutkan bola pada pekan 29 Liga Inggris 2020-2021 di Old Trafford, Senin dinihari WIB (15/3/2021). Manchester United atau MU berhasil mencuri poin penuh usai kalahkan West Ham 1-0. (AP Photo/Clive Brunskill,Pool)

West Ham United melakukan langkah paling cerdas di bursa transfer musim panas musim 2020. The Hammers merekrut pemain-pemain seperti Tomas Soucek, Jarrod Bowen dan salah satu bintangnya mereka musim ini, Vladimir Coufal.

Pemain timnas Republik Ceko itu pindah ke London Barat dari Slavia Praha, bersama dengan mantan rekan setimnya Tomas Soucek. Sementara Soucek pernah dipinjamkan ke Stadion London, ini adalah musim pertama Coufal di Liga Inggris.

Meski demikian, pemain berusia 28 tahun tersebut tampak yakin di lini belakang West Ham dan cepat beradaptasi dengan sepak bola Inggris. Coufal muncul sebagai salah satu nama pertama di skuat West Ham, bermain 97% dari menit Liga Inggris West Ham pada 2020-21.

Dalam 34 penampilan Liga Inggris, Coufal memainkan peran kunci dalam membantu timnya menjaga sembilan clean sheet. Dia juga membukukan tujuh assist di sepanjang musim.

Dengan akurasi umpan silang 26% dan 35 umpan panjang akurat, Coufal menjadi salah satu bek sayap serang terbaik di di Liga Inggris pada 2020-21.

2. Edouard Mendy

Kiper Chelsea, Edouard Mendy menginstruksikan rekannya saat bertanding melawan Manchester United pada pertandingan  Liga Inggris di Stamford Bridge Stadium di London, Inggris, Minggu (28/2/2021).  Tambahan satu poin tidak mengubah posisi kedua tim di papan klasemen . (AP Photo/Ian Walton, Pool)
Kiper Chelsea, Edouard Mendy menginstruksikan rekannya saat bertanding melawan Manchester United pada pertandingan Liga Inggris di Stamford Bridge Stadium di London, Inggris, Minggu (28/2/2021). Tambahan satu poin tidak mengubah posisi kedua tim di papan klasemen . (AP Photo/Ian Walton, Pool)

Dengan Kepa Arrizabalaga, penjaga gawang termahal di dunia, Chelsea justru menjalani musim 2019-20 dengan menyedihkan. Karena itu, The Blues sangat membutuhkan penjaga gawang yang andal.

Kepa sangat tidak konsisten dan rentan melakukan kesalahan, yang berarti dia tidak disukai di bawah asuhan Frank Lampard pada awal musim Liga Inggris 2020-21. Chelsea pindah ke kiper Stade Rennais Edouard Mendy, yang menghabiskan musim 2014-15 tanpa kontrak profesional dan musim berikutnya di divisi empat Prancis.

Chelsea menuai keuntungan besar dari investasi mereka. Pemain Senegal itu mencatatkan 24 clean sheet dalam 44 penampilan di semua kompetisi. Mendy hanya kebobolan 30 gol dalam musim debutnya di Stamford Bridge, rata-rata 0,68 gol per pertandingan.

Pemain berusia 29 tahun itu membuat 31 penampilan untuk Chelsea pada musim Liga Inggris 2020-21. Memainkan peran kunci dalam finis empat besar The Blues dengan mencatatkan 16 clean sheet.

Hanya kiperManchester City Ederson (19) yang mencatatkan clean sheet lebih banyak dalam kompetisi tersebut daripada Mendy. Tapi, Ederson memainkan lima pertandingan lebih banyak daripada pemain Senegal itu.

1. Wesley Fofana

Bek Leicester City, Wesley Fofana berebut bola dengan penyerang Fulham, Ademola Lookman pada pekan 10 Liga Inggris 2020-2021 di Stadion King Power, Selasa (1/12/2020) dini hari WIB. Leicester City takluk 1-2 dari tamunya Fulham. (Michael Regan/Pool Photo via AP)
Bek Leicester City, Wesley Fofana berebut bola dengan penyerang Fulham, Ademola Lookman pada pekan 10 Liga Inggris 2020-2021 di Stadion King Power, Selasa (1/12/2020) dini hari WIB. Leicester City takluk 1-2 dari tamunya Fulham. (Michael Regan/Pool Photo via AP)

Setelah musim 2019-20 yang luar biasa dengan Saint-Etienne, Wesley Fofana berkelana ke pantai Inggris. Dia kemudian tiba di Leicester City dengan transfer 31,5 juta pound.

Fofana yang kurang dikenal muncul sebagai salah satu bek sayap terbaik Liga Inggris, mencatatkan 28 penampilan dalam musim debutnya. Pemain berusia 20 tahun itu menunjukkan ketenangan yang luar biasa di lini belakang Leicester.

Di Liga Inggris 2020-21, Fofana berperan dalam menjaga enam clean sheet dan mencatatkan tingkat keberhasilan tekel 73% yang luar biasa.

Pemain muda Prancis itu menyelesaikan lebih dari 60 operan per pertandingan di Liga Inggris, melakukannya dengan tingkat keberhasilan operan 88%. Fofana juga mencatat lebih dari 75% akurasi saat mengirimkan 75 bola panjang akurat. Pemain berusia 20 tahun itu juga mengumpulkan 51 tekel dan 61 intersepsi.

Setelah merekrut orang-orang seperti Jamie Vardy, Riyad Mahrez, dan N'Golo Kante, tim pencari bakat Leicester City menemukan permata lain dalam diri Wesley Fofana muda.

Saksikan Video Liga Inggris di Bawah Ini