Liga Inggris: Alarm untuk Arsenal dan Tottenham, Target Masa Lalunya Bakal Tinggalkan Bayern Munchen

·Bacaan 2 menit

Bola.com, Jakarta - Gelandang Bayern Munchen, Marcel Sabitzer, akan dibiarkan untuk meninggalkan Allianz Arena pada akhir musm nanti. Ini tentu bisa menjadi kabar baik bagi dua klub London di Premier League, Arsenal dan Tottenham Hotspur, yang sama-sama pernah mengincar pemain asal Austria itu pada masa lalu.

Marcel Sabitzer memang kesulitan untuk mendapatkan menit bermain secara reguler sejak bergabung bersama Bayern Munchen pada awal musim ini. Pemain berusia 28 tahun itu hanya menjadi starter dalam enam pertandingan Bundesliga dan hanya satu kali mendapat kepercayaan tampil di Liga Champions.

Kini Julian Nagelsmann akan melepaskan Sabitzer pergi pada akhir musim nanti agar bisa menyediakan ruang kosong bagi pemain yang baru akan direkrut pada musim panas nanti.

Seperti yang diberitakan Sport1, Sabitzer akan dilepas dengan hanya berbanderol 12 juta pound karena Bayern Munchen ingin melepaskan beban gaji sang pemain.

Sabitzer awalnya direkrut oleh Bayern Munchen dengan transfer sebesar 14 juta pound. Namun, karena sang pemain tidak mendapat banyak kesempatan pada musim ini, Bayern Munchen mau tidak mau melepasnya dengan harga yang lebih murah.

Arsenal dan Tottenham Berminat?

Gelandang Bayern Munchen Serge Gnabry dan Marcel Sabitzer tiba untuk sesi latihan sebelum leg kedua babak perempat final Liga Champions 2021/22 di Munich, Senin (11/4/2022). Bayern Munchen akan menjamu Villarreal pada Rabu 13 April 2022 dini hari WIB di Allianz Arena. (AP Photo/Matthias Schrader)
Gelandang Bayern Munchen Serge Gnabry dan Marcel Sabitzer tiba untuk sesi latihan sebelum leg kedua babak perempat final Liga Champions 2021/22 di Munich, Senin (11/4/2022). Bayern Munchen akan menjamu Villarreal pada Rabu 13 April 2022 dini hari WIB di Allianz Arena. (AP Photo/Matthias Schrader)

Marcel Sabitzer pernah menjadi target transfer dua klub London utara, Arsenal dan Tottenham Hotspur pada masa lalu. Seperti dilansir dari Daily Express, kedua klub London itu berharap bisa mendatangkan bintang asal Austria itu sebelum akhirnya bergabung bersama Bayern Munchen.

Namun, yang menjadi pertanyaan saat ini adalah, apakah Arsenal dan Tottenham masih meminatinya seperti ketika sang pemain masih bermain untuk RB Leipzig.

Kesulitan Sabitzer mendapatkan menit bermain secara reguler di Bayern Munchen diyakini telah memberi pengaruh kepada minat Arsenal dan Tottenham.

Bisa Lebih Baik Seperti Ketika di Leipzig

Pemain RB Leipzig, Marcel Sabitzer, berebut bola dengan penyerang Liverpool, Divock Origi, pada laga Liga Champions di Puskas Arena, Kamis (11/3/2021). Liverpool menang dengan skor 2-0. (AP/Laszlo Balogh)
Pemain RB Leipzig, Marcel Sabitzer, berebut bola dengan penyerang Liverpool, Divock Origi, pada laga Liga Champions di Puskas Arena, Kamis (11/3/2021). Liverpool menang dengan skor 2-0. (AP/Laszlo Balogh)

Meski Bayern Munchen dikabarkan akan membiarkan Marcel Sabitzer meninggalkan klub, Nagelsmann masih yakin sang pemain bisa menemukan performa yang lebih baik dalam sisa musim ini.

Nagelsmann memang sudah menangani Sabitzer ketika masih sama-sama di RB Leipzig. Sang pelatih juga menjadi saksi mata bagaimana pemain asal Austria itu mencapai puncak dari kariernya di RB Leipzig.

Kini Sabitzer seperti tengah berada di persimpangan Ia baru saja membuka rekening golnya pada awal April ini, di mana ia mencetak gol ketika Bayern menang 4-1 atas SC Freiburg di Bundesliga.

Nagelsmann berharap gol yang dicetak oleh Sabitzel bisa membuat sang pemain bisa mulai mendapatkan kepercayaan diri untuk bisa menembus tim utama lebih sering lagi.

"Gol itu luar biasa penting baginya. Saya benar-benar gembira untuknya. Di atas itu semua, saya berharap ia menemukan puncak performanya di sini, karena ini juga merupakan klub impiannya. Saya berharap ia akan lebih baik lagi," ujar Nagelsmann soal Sabitzer seperti dilansir dari TEAMtalk.

Sumber: TEAMtalk

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel