Liga Inggris: Bertabur Fulus, Newcastle United Berambisi Selevel Manchester City dan PSG

·Bacaan 2 menit

Bola.com, Newcastle - Direktur anyar Newcastle United, Amanda Staveley mengatakan timnya punya ambisi besar, yakni menyamai Manchester City dan PSG.

Staveley telah menguraikan ambisi konsorsium, yang didukung oleh Dana Investasi Publik (PIF) Arab Saudi senilai 320 miliar paun.

“Tentu saja kami memiliki ambisi yang sama dengan Manchester City dan PSG dalam hal trofi, tentu saja, tetapi itu akan memakan waktu,” kata Staveley kepada Daily Mail.

"Apakah kami ingin memenangkan Liga Premier dalam lima hingga 10 tahun? Ya. Pengambilalihan ini sangat transformatif," katanya.

"Kami ingin meraih trofi. Tetapi piala membutuhkan investasi, waktu, kesabaran, dan kerja tim."

Amanda Staveley menegaskan ambisi jangka panjang untuk Newcastle United adalah memuncaki Liga Inggris.

"Newcastle United pantas menjadi yang teratas di Premier League. Kami ingin sampai di sana. Ini akan memakan waktu, tetapi kami akan sampai di sana," Staveley.

“Kami bangga menjadi bagian dari Premier League. Ini adalah liga yang sangat kompetitif, yang kami cintai. Sepak bola Premier League adalah yang terbaik di dunia, dan Newcastle United adalah tim terbaik di dunia," katanya.

Laris Manis

PIF adalah milik pangeran Arab Saudi, Mohammed bin Salman. PIF merampungkan proses takeover Newcastle United dari Mike Ashley setelah menggelontorkan dana hingga 300 juta Pounds untuk mendapatkan 80 persen saham. (AP/Scott Heppell)
PIF adalah milik pangeran Arab Saudi, Mohammed bin Salman. PIF merampungkan proses takeover Newcastle United dari Mike Ashley setelah menggelontorkan dana hingga 300 juta Pounds untuk mendapatkan 80 persen saham. (AP/Scott Heppell)

Sementara itu, pemilik lama Newcastle United, Mike Ashley mengungkapkan bahwa dia menolak tawaran yang lebih tinggi untuk menjual Newcastle United.

"Saya ingin diketahui bahwa saya menerima tawaran yang lebih tinggi untuk klub daripada yang saya terima," katanya kepada The Sun.

"Itu dari penawar terkemuka lainnya. Tapi saya merasa tawaran yang kami terima dari pemilik baru saat ini akan memberikan yang terbaik untuk Newcastle United," lanjutnya.

Konsorsium yang dipimpin Pangeran Arab Saudi, Muhammed Bin Salman, telah 100 persen mengakuisisi The Magpies, Kamis (7/10/2021).

Public Investment Fund (PIF) milik Muhammed Bin Salman mengambil alih Newcastle United dari tangan pemilik sebelumnya, Mike Ashley. Kekuasaan Ashley selama 14 tahun berakhir.

Alasan Dijual

Akuisisi ini sekaligus mengakhiri kepemilikan Mike Ashley di Newcastle yang sudah berjalan 14 tahun. Pengusaha Inggris itu mendapat penolakan dari fans dalam beberapa musim terakhir karena dianggap gagal mengelola klub. (AP/Scott Heppell)
Akuisisi ini sekaligus mengakhiri kepemilikan Mike Ashley di Newcastle yang sudah berjalan 14 tahun. Pengusaha Inggris itu mendapat penolakan dari fans dalam beberapa musim terakhir karena dianggap gagal mengelola klub. (AP/Scott Heppell)

Ashley menyerahkan kepemilikan Newcastle ke konsorsium yang didukung Saudi, yang membayar 305 juta paun. Ashley menyebut uang bukan satu-satunya alasan.

“Uang bukan satu-satunya pertimbangan saya. Ada saat-saat ketika saya melangkah masuk secara finansial untuk menjaga Newcastle United tetap bertahan," tegasnya.

"Kami memastikan tagihan upah dibayar ketika kami turun agar kami bisa bangkit kembali. Tidak ada yang lebih bahagia dari saya ketika kami mencapai promosi langsung."

Sumber: Daily Mail, Sky, BBC

Intip Posisi Tim Favoritmu

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel