Liga Inggris: Besarnya Cinta Park Ji-Sung buat Manchester United, Surat Perpisahan dari Sir Alex Ferguson Saja Masih Disimpan

·Bacaan 2 menit

Bola.com, Jakarta - Park Ji-sung bakal selalu punya tempat spesial di hati fans Manchester United. Begitu juga sebaliknya, Ji-sung juga selalu punya tempat untuk Setan Merah di hatinya.

Sir Alex Ferguson membeli Ji-sung dari PSV Eindhoven pada Agustus 2005. Saat itu, United harus membayar 7,3 juta euro pada PSV. Harga yang sempat dianggap terlalu mahal untuk pemain yang berasal dari Asia.

Ji-sung menghapus semua keraguan atas kualitasnya. Ji-sung akan dikenang sebagai sosok pekerja keras di atas lapangan. Pemain asal Korea Selatan itu selalu menjalankan tugas yang diberikan Ferguson dengan sangat baik.

Pada musim panas 2011/2021, Ji-sung merasa ada yang tidak beres dengan menit bermainnya di Manchester United. Dia merasa tidak lagi menjadi pemain yang penting. Akhirnya, Ji-sung memilih pindah pada musim berikutnya.

"Musim sebelumnya, itu satu-satunya saat saya melewatkan lima laga beruntun. Padahal saya tidak cedera," kata Ji-sung peda Podcast UTD.

"Itu memberi isyarat kepada saya bahwa ini adalah akhir karena saya selalu berkontribusi. Tanpa cedera, saya mungkin melewatkan maksimal tiga laga beruntun, tetapi lima laga cukup sulit. Jadi saya pikir sudah waktunya untuk meninggalkan Manchester United," katanya.

Bicara dengan Sir Alex

Park Ji-Sung merupakan mantan gelandang andalan Setan Merah dan menjadi salah satu pemain Asia tersukses yang pernah bermain di Eropa. Ia tercatat pernah membela PSV Eindhoven, Queens Park Rangers, dan Manchester United. Total 13 trofi ia raih bersama MU dan 4 trofi bersama PSV. (AFP/Andrew Yates)
Park Ji-Sung merupakan mantan gelandang andalan Setan Merah dan menjadi salah satu pemain Asia tersukses yang pernah bermain di Eropa. Ia tercatat pernah membela PSV Eindhoven, Queens Park Rangers, dan Manchester United. Total 13 trofi ia raih bersama MU dan 4 trofi bersama PSV. (AFP/Andrew Yates)

Ji-sung membela United selama tujuh musim dan meraih empat gelar Premier League. Pada musim panas 2012, Ji-sung pindah ke QPR. Sebelum memutuskan pindah, dia lebih dulu berbincang dengan Sir Alex.

"Klub sebenarnya ingin saya bertahan dan saya berbicara dengan Sir Alex Ferguson," kata Ji-sung.

"Itu sangat sulit karena saya tidak pernah berada di satu klub selama tujuh tahun, ini adalah yang pertama dan semuanya ada di sana; teman, keluarga, semuanya berjalan bagus."

"Tetapi saya harus memutuskan karena saya berusia 31 tahun dan mungkin ini adalah kali terakhir untuk pindah dan memiliki kontrak. Itu menjelang akhir karir bermain saya. Sangat, sangat sulit bagi saya untuk pergi."

Simpan Surat dari Ferguson

Salah satu aksi yang paling terkenal dari Sir Alex adalah hair-dryer treatment-nya. Saat melakukan itu, ia akan berteriak dengan keras di muka pemain yang ia marahi sehingga para pemain itu tidak berkutik. (Foto: AFP/Stringer)
Salah satu aksi yang paling terkenal dari Sir Alex adalah hair-dryer treatment-nya. Saat melakukan itu, ia akan berteriak dengan keras di muka pemain yang ia marahi sehingga para pemain itu tidak berkutik. (Foto: AFP/Stringer)

Ferguson awalnya tidak ingin melepas Park Ji-sung. Namun, sang manajer tahu apa yang dirasakan Ji-sung. Pada akhirnya, lewat sebuah surat, Fergie merestui kepindahan sosok yang kini berusia 40 tahun.

"Ferguson menulis surat kepada saya, yang masih saya simpan. Itu cukup berarti," kata Ji-sung.

"Saya sangat menghargainya dan saya sangat bangga menjadi pemain United di bawah Sir Alex Ferguson. Kami tidak sering berbicara secara langsung. Dia hanya mengatakan 'semoga sukses untuk masa depan, semua yang terbaik," kata Ji-sung.

Sumber: Podcast UTD

Disadur dari: Bola.net (Asad Arifin, published 7/10/2021)

Posisi MU saat Ini

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel