Liga Inggris: Chelsea Rugi Besar-besaran, Efek Pandemi dan Belanja Pemain Jor-joran

·Bacaan 2 menit

Bola.com, London - Chelsea ternyata juga terpukul dampak pandemi Covid-19 yang belum juga berakhir. Klub London Barat itu mencatat kerugian senilai 145,6 juta pounds (Rp2,8 triliun) untuk periode keuangan tahun yang berakhir pada Juni 2021.

Angka suram tersebut sebagian besar disebabkan hilangnya pendapatan dari uang tiket pertandingan, yang baru diizinkan menonton penuh ke stadion pada musim ini. Chelsea juga kehilangan pendapatan dari penurunan keuntungan penjualan pemain.

Seperti dikutip The Sun, Jumat (31/12/2021), laporan keuangan Chelsea tersebut sangat kontras dibanding tahun periode tahun sebelumnya, sebelum pandemi Covid-19 melanda. Saat itu, klub milik Roman Abramovich tersebut meraup keuntungan sebesar 39,5 juta pounds (Rp760 miliar).

Omset Chelsea sebenarnya naik sebesar 29 juta pounds (Rp558 miliar) menjadi 416,8 juta pounds (Rp8,02 triliun), sebagian besar karena peningkatan pendapatan hak siaran televisi.

Tapi pendapatan dari tiket pertandingan hanya 7,2 juta pounds (Rp138 miliar), yang menunjukkan penurunan tahunan sebesar 68,4 juta pounds (Rp1,31 triliun).

Hanya tiga pertandingan yang menontonnya penuh sesuai kapasitas stadion selama periode yang diperhitungkan itu. Namun, saat itu penyelenggara Premier League hanya membatasi 2.000 penonton pada Desember 2020 dan 10.000 penonton pada Mei 2021.

Pendapatan Chelsea dari hasil melepas pemain juga turun drastis dibanding 142,6 juta pounds (Rp2,74 triliun) pada periode sebelumnya. Penjualan pemain seperti Victor Moses dan Nathan hanya mengumpulkan 27,9 juta pounds (Rp537,1 miliar).

Gaji Pemain Selangit

Para pemain berlutut untuk mendukung gerakan Black Lives Matter sebelum pertandingan Liga Inggris antara Chelsea dan Brighton and Hove Albion di Stadion Stamford Bridge, London, Inggris, Selasa (20/4/2021). Pertandingan berakhir 0-0. (Neil Hall/Pool via AP)
Para pemain berlutut untuk mendukung gerakan Black Lives Matter sebelum pertandingan Liga Inggris antara Chelsea dan Brighton and Hove Albion di Stadion Stamford Bridge, London, Inggris, Selasa (20/4/2021). Pertandingan berakhir 0-0. (Neil Hall/Pool via AP)

Chelsea juga menghamburkan 220,3 triliun (Rp4,23 triliun) pada periode tersebut, termasuk untuk membeli Kai Havertz, Ben Chilwell, dan Edouard Mendy.

Pembelian Romelu Lukaku senilai 97,5 juta pounds (Rp1,87 triliun) belum masuk penghitungan finansial periode itu, yang berakhir sebelum bursa transfer musim panas 2021 dibuka.

Menurut akun tersebut, nilai skuad Chelsea sebelum kedatangan Lukaku adalah 957 juta pounds (Rp18,4 triliun), yang berarti daftar yang sekarang dimiliki Thomas Tuchel bernilai lebih dari 1 miliar pounds.

Total gaji pemain The Blies pada periode tersebut adalah 333 juta pounds (Rp6,4 triliun) yang menggiurkan, dengan gaji rata-rata pemain sebesar 155.000 pounds (Rp2,2 miliar) seminggu.

Sumber: The Sun

Yuk Tengok Posisi Chelsea

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel