Liga Inggris: Cristiano Ronaldo Muda Kerja Keras bagai Kuda, Latihan Terus Sampai Disetop Sir Alex Ferguson

·Bacaan 2 menit

Bola.com, Jakarta - Dedikasi Cristiano Ronaldo terhadap sepak bola tak perlu diragukan lagi. Hal itulah yang diungkapkan oleh eks rekannya di Manchester United, Nicky Butt.

Pada 2003 silam, Ronaldo yang baru berusia 18 tahun membuat sensasi dengan direkrut United seharga 12,24 juta poundsterling. Nilai itu membuatnya menjadi remaja termahal dalam sejarah sepak bola Inggris.

Keputusan United terbukti sangat jitu. Ronaldo sukses menjelma jadi salah satu pesepakbola terhebat sepanjang sejarah berkat sederet prestasi yang ia torehkan.

Dalam kata pengantar yang ia tulis untuk buku bertajuk 'Viva Ronaldo!: The Second Coming of Cristiano' karangan Harry Harris, Butt pun memberikan penilaiannya terhadap dedikasi CR7.

“Ronaldo muncul sebagai seorang jenius tetapi bukan hanya tentang bakatnya yang membawanya ke puncak. Sering dikatakan bahwa pemain tertentu bekerja keras, bertahan untuk beberapa latihan ekstra atau untuk melatih teknik mereka, tetapi dengan Cristiano itu adalah dedikasi total, komitmen total, dan kerja keras total," tulis Butt seperti dikutip dari The Sun.

“Dia tidak memiliki fisik yang diberikan Tuhan, itu tidak diberikan, dia bekerja keras untuk mencapainya. Dia benar-benar datang kepada kami sebagai anak muda kurus kurus, dan bekerja keras untuk mendapatkan fisik itu selama bertahun-tahun," tulisnya.

Cristiano Ronaldo bergabung dengan Manchester United pada 2003 dan keluar pada 2009 untuk gabung Real Madrid. Ronaldo kembali ke Old Trafford pada usia 36 tahun pada musim panas lalu.

Tuntutan Tinggi

1. Cristiano Ronaldo (Manchester United). Setelah didatangkan dari Sporting Lisbon pada 2003, ia langsung menjadi pilihan utama Sir Alex Ferguson dan pemain kesayangan para fans dalam rentang 2003-2009. Ia berhasil mencetak 84 gol dalam 196 penampilan. (AFP/Andrew Yates)
1. Cristiano Ronaldo (Manchester United). Setelah didatangkan dari Sporting Lisbon pada 2003, ia langsung menjadi pilihan utama Sir Alex Ferguson dan pemain kesayangan para fans dalam rentang 2003-2009. Ia berhasil mencetak 84 gol dalam 196 penampilan. (AFP/Andrew Yates)

Bagi Butt, Cristiano Ronaldo melakukan aktivitas untuk memperbesar badannya karena itu merupakan tuntutan dari Liga Inggris yang memang sangat mengandalkan fisik.

“Dia harus mencapai tingkat kekuatan fisik yang baru karena Premier League menuntutnya, dan dia memiliki banyak kesempatan untuk melihat secara langsung betapa fisik dan tangguhnya saat dia melawan, bahkan dalam latihan, orang-orang seperti Roy Keane dan Jaap Stam,"

“Kami juga akan melihatnya bekerja tanpa henti pada tendangan bebasnya dan dia akan memberi tahu kami tentang sesuatu yang telah dia lihat di suatu tempat, dan dia ingin menyempurnakannya, dan dia akan bekerja lagi tanpa henti sampai dia melakukannya.

Sir Alex Takut Ronaldo Kelelahan

Cristiano Ronaldo bersama Manchester United tahun 2003 lalu. (ADRIAN DENNIS / AFP)
Cristiano Ronaldo bersama Manchester United tahun 2003 lalu. (ADRIAN DENNIS / AFP)

Kisah Nicky Butt Butt pun mengisahkan bahwa pelatih United saat itu, Sir Alex Ferguson kerap memaksa Ronaldo untuk menghentikan latihan karena takut itu akan membuatnya terlalu kelelahan.

“Dia adalah orang terakhir yang meninggalkan gedung. Faktanya, Anda tidak bisa mengeluarkannya dari lapangan latihan saat dia bekerja tanpa henti pada tekniknya, karena kami semua berjalan keluar dia membawa sekantong bola untuk melatih teknik tersebut," ungkap Butt.

“Kami akan makan siang di kantin atau bersiap-siap untuk pulang dan Anda bisa mendengar suara Sir Alex berteriak di lapangan latihan pada pukul dua atau tiga sore, meneriaki Cristiano bahwa sudah waktunya untuk keluar lapangan karena 'kita memiliki pertandingan dalam dua hari - cukup untuk sekarang'!"

Sumber: The Sun

Disadur dari: Bola.net (Ari Prayoga, published 1/10/2021)

Intip Posisi Tim Favoritmu

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel