Liga Inggris: Cuma 3 Pemain MU yang Dikagumi Cristiano Ronaldo, Bruno Fernandes Tak Masuk Daftar

Bola.com, London - Cristiano Ronaldo hanya menyebut tiga nama pemain Manchester United (MU) yang diyakininya selalu memberikan performa 100 persen. Tidak ada Bruno Fernandes di antara nama-nama yang disebutnya tersebut.

Cristiano Ronaldo memicu kegaduhan di Old Trafford setelah melalukan wawancara brutal dengan presenter televisi, Piers Morgan, di TalkTV beberapa hari lalu. Dia tanpa tedeng aling-aling melontarkan berderet kritikan ke MU.

Dia menuding MU telah mengkhianatinya dan membuatnya menjadi kambing hitam atas segala permasalahan klub.

Striker berkebangsaan Portugal itu juga mengaku sudah tidak respek terhadap manajernya, Erik ten Hag, dan menuding klub tidak berkembang sejak ditinggalkan Sir Alex Ferguson pada 2013.

Pada wawancara itu Piers Morgan juga menanyakan siapa saja pemain MU yang dikagumi Cristiano Ronaldo. Apa jawabannya?

 

Pujian untuk Diogo Dalot

<p>Bek Manchester United, Diogo Dalot mengontrol bola dari kawalan pemain Aston Villa, Tyrone Mings pada pertandingan putaran ketiga Piala Liga Inggris 2022 di Stadion Old Traffodr, Manchester, Inggris, Jumat (11/11/2022). MU menang atas Aston Villa dengan skor 4-2. (AP Photo/Dave Thompson)</p>

Bek Manchester United, Diogo Dalot mengontrol bola dari kawalan pemain Aston Villa, Tyrone Mings pada pertandingan putaran ketiga Piala Liga Inggris 2022 di Stadion Old Traffodr, Manchester, Inggris, Jumat (11/11/2022). MU menang atas Aston Villa dengan skor 4-2. (AP Photo/Dave Thompson)

"Di Manchester United saya bisa menyebut Diogo Dalot. Dia muda, tetapi sangat profesional," kata Ronaldo, seperti dinukil dari The Sun, Kamis (17/11/2022).

"Saya tidak ragu ia akan memiliki karier panjang di sepak bola, karena dia masih muda, cerdas, dan sangat profesional."

"Mungkin juga Lisandro Martinez, Casemiro pada usia 30-an. Tetapi, saya akan bilang Dalot," imbuh mantan pemain Real Madrid dan Juventus tersebut.

 

Kritik Pemain Muda

Cristiano Ronaldo. Menjalani musim kedua usai kembali berseragam Manchester United sejak 2021/2022, penampilan CR-7 di musim ini memang jadi awal musim terburuk bagi striker asal Portugal tersebut. Tak menjadi pilihan utama skuad Erik ten Hag, dan hanya tampil 1 kali sebagai starter di Liga Inggris, ia belum menyumbang satu gol pun dalam 6 laga. Di Liga Europa, meski mampu mencetajk 1 gol, namun gol tersebut didapat lewat eksekusi penalti. Musim lalu ia mampu mengoleksi 18 gol bagi MU di Liga Inggris. (AFP/Lindsey Parnaby)
Cristiano Ronaldo. Menjalani musim kedua usai kembali berseragam Manchester United sejak 2021/2022, penampilan CR-7 di musim ini memang jadi awal musim terburuk bagi striker asal Portugal tersebut. Tak menjadi pilihan utama skuad Erik ten Hag, dan hanya tampil 1 kali sebagai starter di Liga Inggris, ia belum menyumbang satu gol pun dalam 6 laga. Di Liga Europa, meski mampu mencetajk 1 gol, namun gol tersebut didapat lewat eksekusi penalti. Musim lalu ia mampu mengoleksi 18 gol bagi MU di Liga Inggris. (AFP/Lindsey Parnaby)

Ronaldo juga melontarkan kritikan untuk pemain-pemain muda. Dia menyebut mereka kurang lapar gelar.

“Di semua liga di dunia, pemain-pemain termuda sekarang, mereka tidak sama dengan generasi saya. Tapi kita tidak bisa menyalahkan mereka karena itu bagian dari hidup," ujar Ronaldo.

“Generasi baru dan teknologi baru yang mengalihkan perhatian mereka ke hal lain. Tapi mereka tidak sama."

“Mereka mendengarkan, tetapi inilah mengapa kami memiliki dua telinga. Ketika Anda mendengarkan dari satu sisi dan kemudian keluar dari sisi lain," imbuh Ronaldo

 

Harusnya Meniru Pemain Terbaik Klub

Ronaldo mengkritik pemain muda yang tidak mau mencontoh pemain-pemain terbaik di depannya. Dalam hal ini, dia menyebut pemain muda MU tidak tidak mencontoh dirinya yang ada di depan mata mereka.

“Itu tidak mengejutkan saya. Tapi di sisi lain itu memalukan karena jika mereka memiliki contoh terbaik di depan mata Anda, dan jika mereka setidaknya tidak meniru apa yang Anda lakukan, bagi saya, itu agak aneh," tutur Ronaldo.

"Saya ingat ketika saya berusia 18 tahun, 19, 20, saya selalu melihat pemain terbaik di Van Nistelrooy, Ferdinand, Roy Keane dan Ryan Giggs. inilah mengapa saya memiliki kesuksesan dan umur panjang."

“Karena saya menjaga tubuh saya, mentalitas saya, kepala saya, karena saya melihat orang-orang ini dan saya belajar dari mereka," tegasnya.

Sumber: The Sun 

 

Intip Posisi MU