Liga Inggris: Curhat Bruno Fernandes, Ternyata Sudah 2 Kali Kena Semprot Solskjaer

·Bacaan 1 menit

Bola.com, Manchester - Bruno Fernandes bisa dibilang pemain terpenting Manchester United dalam setahun terakhir. Tetapi, bukan berarti pemain Portugal itu aman dari amukan sang manajer, Ole Gunnar Solskjaer.

Setelah didatangkan dari Sporting pada terakhir jendela Januari tahun lalu, pemain asal Portugal itu menggemparkan Liga Inggris. Dalam 54 laga pertama bersama Manchester United, Bruno Fernandes terlibat dalam 49 gol.

Fernandes layak disebut sebagai rekrutan terbaik Setan Merah dalam beberapa tahun terakhir. Namun, Fernandes tidak kebal dari semprotan kemarahan ala Solskjaer. Bahkan, ia mengaku sudah dua kali dimarahi sang pelatih.

"Dia memiliki momennya, seperti orang lai. Menurut saya, dia sudah dua kali sangat marah kepada saya," kata Fernandes kepada TV2, seperti dilansir Mirror, Sabtu (6/2/2021).

"Tidak terlalu banyak (jumlah dimarahi), saya telah memainkan 54 pertandingan sekarang. Dia telah marah kepada saya dua kali, itu tidak buruk, jadi saya senang dengan itu."

"Saya rasa kemarahan itu penting. Terkadang dia harus tenang, di waktu yang lain berteriak, dan memarahi pemain. Semuanya tentang mengeluarkan yang terbaik dari para pemain," tegas Bruno Fernandes.

Penyesalan di Tahun Pertama

Bruno Fernandes juga kedapatan memaki rekan setimnya saat Manchester United dibantai Tottenham Hotspur 1-6. Ini bukan kali pertama dia melampiaskan emosinya. (Foto: AFP/Pool/Dave Thompson)
Bruno Fernandes juga kedapatan memaki rekan setimnya saat Manchester United dibantai Tottenham Hotspur 1-6. Ini bukan kali pertama dia melampiaskan emosinya. (Foto: AFP/Pool/Dave Thompson)

Menurut Bruno Fernandes, sikap Solskjaer yang kadang-kadang marah berefek baik untuk tim dan juga dirinya. "Saya tidak ingin menjadi pemain seperti itu yang tidak dituntut oleh siapa pun," tutur pemain asal Portugal itu.

"Saya ingin pelatih dan rekan satu tim memberi tuntutan ketika saya tidak melakukan hal yang benar," imbuh dia.

Fernandes mengaku memiliki sedikit penyesalan tentang tahun pertamanya di Manchester United. Penyesalan terbesarnya tentu saja gagal memenangi trofi apa pun selama setahun di Old Trafford.

Manchester United tersingkir dari Liga Europa di semifinal musim lalu, sebelum tersingkir di babak yang sama di Piala Carabao musim ini.

"Kami harus fokus ke trofi. Itu yang terpenting," tegas Fernandes.

Sumber: Mirror

Saksikan Video Pilihan Berikut Ini