Liga Inggris: Curhat Panjang Lebar, Cara Jose Mourinho Menghibur Diri Setelah Tottenham Hotspur Melempem

·Bacaan 2 menit

Bola.com, Jakarta - Manajer Tottenham Hotspur, Jose Mourinho mengakui timnya sedang rapuh. Tottenham kalah 0-1 dari Brighton pada pekan ke-21 Liga Inggris 2020/2021, Senin (1/2/2021).

Akibat kekalahan ini, Tottenham turun ke posisi enam. Jika tren buruk itu terus berlanjut, asa lolos ke Liga Champions pun buyar.

Seperti biasa, Mourinho bicara panjang lebar setelah kekalahan itu.

"Saya pikir sepak bola adalah olahraga di mana sebuah tim kadang memiliki kepercayaan diri yang luar biasa dan di periode lain mereka menderita. Hasil dan kinerja buruk yang Anda lihat pada individu," katanya.

"Sebagai seorang pelatih, saya selalu melawan itu. Bagi saya, kemenangan tidak menempatkan saya di surga dan kekalahan tidak menempatkan saya di neraka. Saya mencoba untuk menyampaikan kepada semua pemain tetapi kenyataannya adalah, awal permainan sangat penting untuk memulai dengan baik dan kami tidak melakukannya," katanya.

Tottenham kebobolan pada menit ke-17. Setelah itu, mereka kesulitan untuk keluar dari tekanan.

"Tapi hal baiknya adalah, di babak kedua, meski kalah, saya melihat tim yang berbeda dengan semangat berbeda dengan pemain yang siap memberikan segalanya."

"Pemain tidak takut mengambil risiko, jika kalah 0-2, 0-3, Anda kalah. Kami melakukan semua yang kami miliki dan para pemain melakukannya di babak kedua," beber Jose Mourinho.

Menghibur Diri

Manajer Tottenham Hotspur Jose Mourinho. (Shaun Botterill/Pool via AP)
Manajer Tottenham Hotspur Jose Mourinho. (Shaun Botterill/Pool via AP)

Jose Mourinho menegaskan tak akan menyalahkan satu atau dua pemain. Ia bertanggung jawab atas hasil minor tersebut.

"Kalah ya kalah. Kami tidak kalah karena satu pemain, atau satu penampilan buruk. Kami kalah bersama," kata pelatih asal Portugal itu.

"Jadi menurut saya itu tidak adil, terutama untuk diri saya. Menurut saya tidak adil untuk menjawab pertanyaan itu, terutama sekarang," katanya.

"Jika pertanyaan itu datang pada saat yang tepat untuk tim, misalnya setelah kemenangan, dan ketika Gareth menyukai tim yang memainkan permainan yang bagus, akan lebih mudah bagi saya untuk menjawab Anda. Saya tidak ingin melakukan itu. Kami kalah, dan kita semua kalah."

Sumber: Sportsmole

Saksikan video pilihan berikut ini: