Liga Inggris: Eh Ketahuan, Liverpool Ternyata Juga Ngebet Pinang Cristiano Ronaldo Sebelum Disabotase Manchester United

·Bacaan 2 menit

Bola.com, Jakarta - Cristiano Ronaldo mengibaratkan dirinya pulang ke rumah saat meresmikan kepindahan ke Manchester United pada akhir pekan lalu. Liverpool jadi klub yang menyesal meratapi hal tersebut. Beberapa tahun silam mereka nyaris menggaet CR7 dari Sporting Lisbon.

Tahun 2002, kala Cristiano Ronaldo masih memperkuat Sporting Lisbon, seperti halnya United kubu The Reds memantau aksi sang wonderkid.

Asisten manajer Gerard Houllier ketika itu, Phil Thompson ditugasi untuk memantau pemain-pemain muda Portugal. Perhatian pun tertuju kepada Cristiano Ronaldo.

Gerard Houllier pun menyukai Ronaldo. Kemudian, pihak klub melakukan negosiasi dengan agen Ronaldo.

Namun negosiasi mentok karena agen Cristiano Ronaldo saat itu meminta gaji sebesar 1 juta poundsterling setelah dipotong pajak atau setara Rp19 miliar. Harga Ronaldo sendiri dibanderol 4 juta poundsterling atau setara Rp 77 miliar.

Sayangnya, permintaan tersebut ditolak Liverpool karena dirasa terlalu mahal untuk pemain yang mereka anggap masih bau kencur. Lalu tak lama berselang, Manchester United menggaet Ronaldo.

"Saya saat itu sedang makan bersama Gerard Houllier dan kami hampir tersedak," ujar Thompson seperti dikutip dari Mirror.

"Sebab, United mendapatkannya dan membelinya seharga 12,2 juta poundsterling saja (setara Rp 231 miliar-red)," tambahnya.

Menjelma Jadi Superstar

Pemain Portugal Cristiano Ronaldo (kanan) merayakan kemenangan atas Irlandia pada akhir pertandingan kualifikasi grup A Piala Dunia 2022 di Stadion Algarve, luar Faro, Portugal, Rabu (1/9/2021). Ronaldo mencetak dua gol saat Portugal menang 2-1. (AP Photo/Armando Franca)
Pemain Portugal Cristiano Ronaldo (kanan) merayakan kemenangan atas Irlandia pada akhir pertandingan kualifikasi grup A Piala Dunia 2022 di Stadion Algarve, luar Faro, Portugal, Rabu (1/9/2021). Ronaldo mencetak dua gol saat Portugal menang 2-1. (AP Photo/Armando Franca)

Nyeseknya, Manchester United menikmati banyak keuntungan. Ronaldo merasakan tiga kali gelar juara Premier League, sekali Piala FA, dua Community Shield, serta sekali juara Liga Champions. Ronaldo juga mengemas 84 gol di Liga Inggris.

Pemain berusia 37 tahun itu benar-benar menjelma sebagai pemain berstatus superstar. Hingga akhirnya dibeli Real Madrid dengan harga yang mahal, seharga 80 juta euro atau setara Rp1,3 triliun.

The Reds hanya bisa jadi penonton saat menyaksikan Cristiano Ronaldo comeback ke Old Trafford. Kalau dulu mereka yang sukses menggaetnya, musim ini sang penyerang comeback ke Anfield.

Komentar Jurgen Klopp

Cristiano Ronaldo resmi bergabung dengan Manchester United atau MU. (foto: Instagram @manchesterunited)
Cristiano Ronaldo resmi bergabung dengan Manchester United atau MU. (foto: Instagram @manchesterunited)

Manajer Liverpool, Jurgen Klopp, sempat melontarkan komentar usai Manchester United sukses memulangkan CR7 dari Juventus.

"Saya menontonnya seperti seorang pendukung sepak bola. Anda mungkin memiliki lebih banyak pengetahuan tentang itu daripada yang saya miliki, ” katanya kepada wartawan.

“Ini bukan tentang saya untuk menilai itu atau apa pun. Ini jelas bukan bisnis untuk masa depan – jadi mereka mengatakan 'dalam tiga atau empat tahun, kita akan merasakan manfaatnya' – ini dilakukan untuk kepentingan instan. Begitulah cara kerja beberapa klub dan itu tak masalah buat saya," papar pelatih asal Jerman itu.

Dibanding mendatangkan pemain model Cristiano Ronaldo, Klopp lebih senang membangun tim dengan pemain muda buat kepentingan masa depan.

"Kami memilih jalan berbeda. Kami harus mempersiapkan tim buat jangka waktu dua, tiga tahun serta seterusnya."

"Itulah yang kami lakukan saat ini, dan itulah yang akan terus kami lakukan. Kami menontonnya seperti kalian semua, dan kami akan melihat apa yang terjadi."

Sumber: The Mirror

Klasemen Premier League

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel