Liga Inggris: Erik ten Hag Datang, Belanja Pemain, MU Diramal Tetap Sulit 4 Besar

Bola.com, Jakarta - Manchester United (MU) sudah mendatangkan manajer baru dan berbelanja pemain. Tetapi, Setan Merah tetap diramalkan sulit finis di peringkat empat besar pada Liga Inggris 2022/2023.

MU kembali memulai membangun tim dari nol, setelah musim lalu gagal total dan nirgelar. Musim lalu, MU hanya finis keenam di Liga Inggris, sehingga gagal lolos ke Liga Champions.

Kali ini, MU memercayakan proyek pembentukan tim di tangan Erik ten Hag. Mantan pelatih Ajax Amsterdam itu diyakini cukup bertangan dingin untuk menempa Setan Merah.

Persoalannya, Ten Hag harus menghadapi tantangan besar. MU sudah tertinggal cukup jauh dari rival-rival Liga Inggris dalam beberapa tahun terakhir.

Jadi, jelas bahwa level MU yang sekarang tidak cukup bagus.

 

Mulai dari Nol

Erik ten Hag. Pelatih anyar Manchester United asal Belanda berusia 52 tahun ini baru saja mendatangkan mantan anak asuhnya di Ajax Amsterdam, Lisandro Martinez di bursa transfer musim panas 2022/2023. Keduanya pernah bekerjasama di Ajax Amsterdam selama 3 musim mulai 2019/2020 hingga 2021/2022. Erik ten Hag sendiri membesut Ajax Amsterdam mulai tengah musim 2017/2018 hingga akhir musim 2021/2022. (AFP/NTB/Stian Lysberg Solum)
Erik ten Hag. Pelatih anyar Manchester United asal Belanda berusia 52 tahun ini baru saja mendatangkan mantan anak asuhnya di Ajax Amsterdam, Lisandro Martinez di bursa transfer musim panas 2022/2023. Keduanya pernah bekerjasama di Ajax Amsterdam selama 3 musim mulai 2019/2020 hingga 2021/2022. Erik ten Hag sendiri membesut Ajax Amsterdam mulai tengah musim 2017/2018 hingga akhir musim 2021/2022. (AFP/NTB/Stian Lysberg Solum)

Situasi MU juga diperhatikan oleh Joe Cole, analis Premier League. Sebagai mantan pemain di Premier League, Cole sepertinya cukup tahu posisi MU sekarang.

Menurutnya, MU sekarang tertinggal cukup jauh dari tim lain. Ten Hag harus membangun ulang tim dalam jangka panjang.

"Saya mereka kembali melakukan reset, bukan begitu? Saya tidak bisa membayangkan MU bisa memangkas selisih level musim depan," kata Cole kepada Mirror, Jumat (5/8/2022).

"Jika mereka masih bermain sama seperti musim lalu di bawah manajer baru, saya kira mereka akan semakin tertinggal, dan mereka harus membangun ulang tim seperti yang dilakukan Liverpool."

 

Sulit Kejar 4 Besar

Tidak hanya itu, Cole melihat bahwa MU yang sekarang pun bakal sulit bersaing untuk empat besar Premier League musim depan. Ten Hag menghadapi tantangan besar.

"Mungkin saya salah, tapi saya melihat bahwa Arsenal, Chelsea, dan Tottenham akan mengungguli MU dalam perjuangan semusim," sambung Cole.

"Dari sudut pandang MU, mereka harus berharap bahwa Ten Hag sebagus Jurgen Klopp atau Brendan Rodgers. Ten Hag menerima tugas besar di MU," tandasnya.

 

Aktivitas Transfer Masih Rumit

Cristiano Ronaldo langsung menjadi andalan Manchester United sejak kembali ke Old Trafford pada musim panas 2021 lalu. CR7 telah mencetak 18 gol dan tiga assist dalam 22 penampilannya bersama MU. Ia sangat layak untuk dipertahankan oleh Erik Ten Hag pada musim depan. (AFP/Paul Ellis)
Cristiano Ronaldo langsung menjadi andalan Manchester United sejak kembali ke Old Trafford pada musim panas 2021 lalu. CR7 telah mencetak 18 gol dan tiga assist dalam 22 penampilannya bersama MU. Ia sangat layak untuk dipertahankan oleh Erik Ten Hag pada musim depan. (AFP/Paul Ellis)

Manchester United sempai sekarang belum menuntaskan aktivitas di bursa transfer. Masih ada beberapa masalah yang mengganjal.

Yang pertama tentu saja masa depan Cristiano Ronaldo yang masih simpang siur. Ronaldo ingin pergi, tapi belum menemukan klub baru.

Usaha MU untuk mengejar tanda tangan pemain Barcelona, Frenkie de Jong, juga belum menemukan hasil manis. Bahkan, De Jong terancam batal gabung MU.

Sumber:  Mirror

Disadur dari: Bola.net (Penulis Richard Andreas, published 5/8/2022)

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel