Liga Inggris: Everton Skors Pemain Bintang yang Diduga Tersandung Skandal Seks Anak

·Bacaan 1 menit

Bola.com, Liverpool - Everton mengambil tindakan tegas terhadap seorang pemainnya yang diduga tersandung kasus seks anak. The Toffees memberikan skorsing kepada terduga pemain untuk mendukung penyelidikan yang tengah dilakukan Kepolisian.

Identitas pemain yang tersandung kasus seks anak masih dirahasiakan. Mengacu pada undang-undang yang berlaku, media-media di Inggris hanya mengungkapkan pemain tersebut berdasarkan usia dan negara asalnya.

Berdasarkan pernyataan polisi, usai sang pemain berkisar 31 tahun. Saat ini, terduga pemain sudah ditangkap pada 16 Juli 2021 di kawasan Trafford, Greater Manchester.

"Everton mengonfirmasi telah melakukan skorsing terhadap seorang pemain tim utama karena berada dalam penyelidikan polisi," bunyi keterangan resmi Everton di situs resmi klub.

"Klub akan bekerja sama dengan otoritas terkait untuk memecahkan kasus ini," tegas pernyataan klub.

Everton saat ini sudah menggelar pemusatan latihan jelang bergulirnya musim baru Premier League. Adanya kabar ini diharapkan tidak mengganggu persiapan pasukan Rafael Benitez tersebut.

Inisial GS

Everton resmi menskors seorang pemainnya yang saat ini sedang tersandung kasus skandal seks anak.  (AFP/Jon Super)
Everton resmi menskors seorang pemainnya yang saat ini sedang tersandung kasus skandal seks anak. (AFP/Jon Super)

Sejumlah media di Inggris memberikan dugaan pemain bintang Everton yang ditangkap berinisial GS. Namun, tak ada pernyataan resmi terkait hal ini.

Terduga pelaku saat ini kabarnya telah dilepaskan atas jaminan. Namun, Kepolisian tetap melanjutkan penyelidikan terkait dugaan kasus skandal seks anak.

Nama GS semakin kuat dengan kisi-kisi sang pemain merupakan salah satu yang punya gaji tertinggi di Everton. Selain itu, sang pemain diketahui juga bukan berasal dari Inggris.

Sumber: Everton FC

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel