Liga Inggris: Fans Newcastle United Diminta Realistis Saja, Jangan Bermimpi Beli Messi dan Mbappe

·Bacaan 2 menit

Bola.com, Jakarta - Bintang Newcastle United, Jonjo Shelvey telah mengungkapkan pandangannya tentang pemilik baru klub. Banyak fans yang bermimpi besar tentang prestasi tim, namun mereka diminta untuk realistis saja.

Klub tersebut sekarang berada di tangan Public Investment Foundation (PIF) Arab Saudi, yang diketuai oleh Putra Mahkota Mohammed bin Salman, dan dipersenjatai dengan tingkat kekayaan yang mengejutkan, diyakini berada di wilayah £320 miliar.

Pengambilalihan tersebut menandai akhir dari 14 tahun rezim Mike Ashley sebagai pemilik Newcastle United. Ia tidak disukai oleh para penggemar selama bertahun-tahun.

Fans menilai Ashley gagal memberikan dampak signifikan terhadap Newcastle United. Mereka pun mendesak agar pengusaha kaya raya itu turun dari jabatannya

Tak pelak, hadirnya Mohammed bin Salman di Newcastle United membuat fans gembira. Banyak di antara mereka bahkan telah bermimpi tentang perekrutan besar macam Lionel Messi dan Kylian Mbappe, hingga gegap gempita Liga Champions.

Sikap Jonjo Shelvey

PIF adalah milik pangeran Arab Saudi, Mohammed bin Salman. PIF merampungkan proses takeover Newcastle United dari Mike Ashley setelah menggelontorkan dana hingga 300 juta Pounds untuk mendapatkan 80 persen saham. (AP/Scott Heppell)
PIF adalah milik pangeran Arab Saudi, Mohammed bin Salman. PIF merampungkan proses takeover Newcastle United dari Mike Ashley setelah menggelontorkan dana hingga 300 juta Pounds untuk mendapatkan 80 persen saham. (AP/Scott Heppell)

Berbicara kepada SportsMail, Jonjo Shelvey mengaku lega melihat fans bersuka cita menyambut datangnya Mohammed bin Salman. Ia dapat merasakan kegembiraan setelah lama berada dalam lembar hitam.

"Reaksi di stadion itu unik. Para penggemar telah banyak menderita di masa lalu, jadi saya pikir apa yang kami lihat adalah pelepasan frustrasi dan kelegaan bahwa kesepakatan akhirnya terjadi."

"Kredit untuk para penggemar juga, karena mereka telah membantu mendorong kesepakatan ini. Ini memberi kami banyak hal untuk dinanti-nantikan."

Bak Pisau Bermata Dua

Suporter Newcastle united tumpah ruah di depan Stadion St. James Park usai klub resmi diakuisisi oleh Public Investment Fund (PIF), sebuah konsorsium dari Arab Saudi. (AP/Scott Heppell)
Suporter Newcastle united tumpah ruah di depan Stadion St. James Park usai klub resmi diakuisisi oleh Public Investment Fund (PIF), sebuah konsorsium dari Arab Saudi. (AP/Scott Heppell)

Di sisi lain, Shelvey sadar betul bahwa bakal makin sulit baginya mendapatkan tempat reguler di Newcastle United apabila manajemen bermanuver di bursa transfer. Oleh karenanya, ia bertekad menunjukkan kualitasnya andai suatu saat nanti klubnya benar-benar dihuni bintang sepak bola papan atas.

"Saya mungkin tidak akan ada saat itu terjadi!" klaim Shelvey. "Saya tahu itu bisa memakan waktu lama."

"Tetapi mendengar seseorang datang dan mengatakan bahwa, sebagai pesepak bola, itu membuat Anda ingin bertahan dan berjuang untuk mendapatkan tempat untuk menjadi bagian darinya."

"Saya punya 18 bulan tersisa di kontrak saya, jadi saya harus menunjukkan kepada mereka, saya harus menjaga karier saya di sini. Jadi ini cukup menegangkan buat saya."

Tolong Realistis

Newcastle United. (AFP/Lindsey Parnaby)
Newcastle United. (AFP/Lindsey Parnaby)

Di tengah semua perayaan, Shelvey mendesak para penggemar untuk bersikap realistis tentang apa yang akan terjadi di masa depan jangka pendek klub.

"Saya mengerti apa yang diinginkan para penggemar – mereka menginginkan Mbappe dan Messi. Yang bisa saya katakan adalah, itu tidak akan datang dalam semalam, kami harus realistis."

"Kita semua tahu bahwa fasilitas tempat latihan di bawah standar. Mulai saja dari situ."

"Klub ini dapat mencapai apa pun yang diinginkannya sekarang, langit adalah batasnya."

Sumber: SportsMail

Peta Persaingan Liga Inggris 2021/2022

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel