Liga Inggris: Gara-gara SIM Belum Diperpanjang, Bek Manchester United Berurusan dengan Hukum

·Bacaan 2 menit

Bola.com, Manchester - Bek sayap Manchester United, Aaron Wan-Bissaka, dinyatakan bersalah karena Surat Izin Mengemudi (SIM) yang tidak berlaku lagi dan tidak memiliki asuransi yang menjadi persyaratan untuk mengendarai mobil di Inggris.

Pemain berusia 23 tahun itu menghadiri Pengadilan di Manchester untuk mengonfirmasi nama dan alamatnya serta pengakuan bersalahnya dalam persidangan yang singkat. Namun, hakim distrik Bernard Begley setuju untuk menangguhkan hukuman bek Manchester United itu.

Wan-Bissaka tersangkut masalah hukum ini karena berawal dari mengebut. Bek Manchester United itu dihentikan polisi saat mengendarai Lamborghini Urus miliknya yang bernilai 160 ribu pound pada 23 Juni 2021.

Petugas polisi yang memeriksanya mengungkap bahwa Wan-Bissaka sudah tidak memiliki izin untuk mengemudi.

Hukuman untuk pelanggaran terbaru akan bergantung kepada hasil sidang yang dipercepat, dengar pendapat dalam pengadilan, dan sidang ditunda hingga 16 September ketika kedua kasus digabungkan bersama.

Sidang selanjutnya akan dilakukan di Pengadilan Skipton pada 1 Oktober 2021. Bek Manchester United itu juga diberikan jaminan tanpa syarat sampai akhir bulan ini.

Kooperatif

Bek Manchester United (MU), Aaron Wan-Bissaka bersaing dengan bek Everton, Lucas Digne pada laga pekan ke-23 Liga Inggris 2020/2021 di Old Trafford, Minggu dinihari WIB (7/2/2021). MU mampu bermain imbang 3-3 saat menjamu Everton. (Alex Pantling/Pool via AP)
Bek Manchester United (MU), Aaron Wan-Bissaka bersaing dengan bek Everton, Lucas Digne pada laga pekan ke-23 Liga Inggris 2020/2021 di Old Trafford, Minggu dinihari WIB (7/2/2021). MU mampu bermain imbang 3-3 saat menjamu Everton. (Alex Pantling/Pool via AP)

Jaksa penuntut, Carl Gaffney, menyatakan sebelum pukul 11 malam pada 23 Juni lalu, petugas yang melakukan patroli di Kingsway, Stockport, menghentikan Aaron Wan-Bissaka yang mengemudi Lamborghini miliknya di Fletsand Road Wimslow.

"Ketika Wan-Bissaka diajak bicara, dia kooperatif. Ketika ditanya mengenai kepemilikan asuransi, dia menjawab 'sepengetahuannya', dan dia memegang SIM Inggris," ujarnya.

"Petugas melakukan pemeriksaan di pinggir jalan dan terbukti dengan sendirinya bahwa SIM milik Wan-Bissaka tidak berlaku pada 18 Juni 2021. Namun, dia kooperatif dan bersikap ramah.

Kuasa hukum Wan-Bissaka, Shaun Draycott, mengatakan SIM kliennya sudah tidak berlaku karena sempat berada di spanyol. Juru bicara Wan-Bissaka mengatakan kepada PA bahwa meski pemain Manchester United itu mengaku bersalah, dia masih diizinkan secara hukum untuk mengemudi sampai hasil persidangan atas pelanggarannya mengebut itu dibuat, yang akan berlangsung pada Januari mendatang.

Menanti Laga Selanjutnya

Pemain anyar Manchester United (MU) Aaron Wan-Bissaka dengan Manajer Ole Gunnar Solskjaer. (foto: twitter.com/ManUtd)
Pemain anyar Manchester United (MU) Aaron Wan-Bissaka dengan Manajer Ole Gunnar Solskjaer. (foto: twitter.com/ManUtd)

Penangguhan persidangan yang harus dijalani oleh Aaron Wan-Bissaka tentu memberikan dampak positif kepada sang pemain. Bek sayap Manchester United itu bisa tetap fokus dengan kariernya meski dalam dua pekan ke depan belum akan bertanding.

Kompetisi sepak bola Eropa tengah dijeda karena kalendar FIFA untuk pertandingan internasional. Manchester United baru akan kembali bertanding pada 11 September 2021.

Pada pertandingan tersebut, Manchester United akan menjamu Newcastle United dalam laga pekan keempat Premier League.

Sumber: SportsMole

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel