Liga Inggris: Jadi Korban Rasialisme Online, Marcus Rashford Lontarkan Pernyataan Berkelas

·Bacaan 2 menit

Bola.com, London - Penyerang Manchester United, Marcus Rashford, menjadi korban pelecehan rasialisme online setelah timnya diimbangi Arsenal 0-0 pada pekan ke-21 Premier League 2020/2021 di Emirates Stadium, Minggu (31/1/2021) dini hari WIB.

Melalui akun Twitternya, @MarcusRashford, pemain berusia 23 tahun itu menganggap bahwa perilaku pelecehan rasial kepadanya sebagai sikap 'kemanusiaan dan media sosial yang paling buruk'.

Marcus Rashford menolak untuk memberi tahu siapa pelaku dan pesan pelecehan rasialisme seperti apa yang diterimanya. Anggota Timnas Inggris itu juga memilih menanggapinya dengan kepala dingin.

"Kemanusiaan dan media sosial paling buruk. Ya, saya orang kulit hitam dan saya hidup. Setiap hari, saya bangga dengan diri saya. Tidak akan ada komentar yang membuat saya berbeda dari diri saya," tulis Marcus Rashford, Minggu (31/1/2021) pagi WIB.

"Maaf, jika Anda mencari reaksi keras dari saya, Anda tidak akan mendapatkannya di sini."

"Saya tidak akan membagikan tangkapan layar. Saya memiliki anak-anak cantik dan semua warna kulitnya mengikuti saya dan mereka tidak perlu membacanya. Warna-warna yang indah seharusnya dirayakan," jelas Marcus Rashford.

Korban Kesekian

Penyerang Manchester United, Marcus Rashford, melakukan selebrasi usai mencetak gol ke gawang Wolverhampton Wanderers pada laga Liga Inggris di Stadion Old Trafford, Selasa (29/12/2020). Gol semata wayang Rashford menjadi penentu kemenangan Setan Merah atas Wolves. (Michael Regan, Pool via AP)
Penyerang Manchester United, Marcus Rashford, melakukan selebrasi usai mencetak gol ke gawang Wolverhampton Wanderers pada laga Liga Inggris di Stadion Old Trafford, Selasa (29/12/2020). Gol semata wayang Rashford menjadi penentu kemenangan Setan Merah atas Wolves. (Michael Regan, Pool via AP)

Marcus Rashford menjadi pemain Premier League kesekian yang menjadi objek rasialisme. Sebelumnya, sejumlah pesepak bola, termasuk dua rekannya di Manchester United, Axel Tuanzebe dan Anthony Martial, juga mengalami kondisi serupa.

"Kami bersatu dalam kebencian kami terhadap pelecehan rasisme. Ini tidak dapat diterima di bagian masyarakat mana pun," kata Asosiasi Sepak Bola Inggris (FA) dalam pernyataannya di Twitter, Sabtu (30/1/2021) dinukil dari ESPN.

"Kami akan terus bekerja dengan Premier league, pemerintah, dan media sosial untuk menghapus ini dan semua elemen diskriminasi dalam olahraga kami," lanjut pernyataan FA tersebut.

Pelaku Rasialisme Ditangkap

Striker Manchester United, Marcus Rashford lesu saat Manchester United dikalahkan Manchester City di semifinal Carabao Cup. (AFP)
Striker Manchester United, Marcus Rashford lesu saat Manchester United dikalahkan Manchester City di semifinal Carabao Cup. (AFP)

Kepolisian Inggris pada Jumat (29/1/2021) telah menangpak pria berusia 49 tahun akibat melecehkan gelandang West Bromwich Albion, Romaine Sawyers.

Sejumlah menteri di Inggris akan bertemu dengan pesepak bola Premier League pada Senin (1/2/2021) untuk membahas pelecehan rasialisme dan diskriminasi online sebagai bagian dari rangkaian diskusi 'Future of Football'.

Sumber: Twitter Marcus Rashford, ESPN

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini