Liga Inggris: Jelang Laga Lawan Liverpool, Pep Guardiola Malah Bocorkan Kelemahan Manchester City

·Bacaan 2 menit

Bola.com, Jakarta - Inkonsistensi jadi PR Manchester City jelang pertandingan menghadapi Liverpool pada lanjutan Liga Inggris 2021/2022 akhir pekan ini. Manajer Pep Guardiola memberikan kisi-kisi tentang sisi kelemahan timnya.

Kekalahan Manchester City dari PSG pada matchday 2 Liga Champions beberapa hari lalu masih bisa dimaafkan. Maklum saja, sang lawan memiliki skuad mewah dan unggul secara kolektivitas tim.

Namun, Guardiola yakin dia tahu alasan perbedaan kinerja dan itu bisa berdampak potensial pada pertandingan papan atas melawan Liverpool. Secara bersamaan, ia malah membeberkan kelemahan timnya, yakni kurangnya agredivitas di lini depan.

"Permainan kami (lawan PSG) sebenarnya sangat bagus, sangat mirip saat kami menang (lawan Chelsea) di Stamford Bridge, mungkin kami sedikit kurang agresif karena kualitas pemain yang kami miliki," katanya dalam wawancara pasca-pertandingan.

"Gabby (Gabriel Jesus) dan Phil Foden lebih agresif dalam hal ini daripada Raheem [Sterling] dan Kevin [De Bruyne] - tetapi secara umum itu adalah permainan yang fantastis, kami melakukan segalanya."

"Saya tidak melihat statistiknya tetapi saya pikir kami menciptakan peluang yang cukup untuk mencetak gol," kata Pep Guardiola melanjutkan.

Liverpool dalam Kepercayaan Diri Tinggi

Penampilan apik kembali diperlihatkan trio penyerang Liverpool di matchday kedua gelaran Liga Champions Eropa musim ini. Trio Firmansah berhasil membawa The Reds pesta gol di markas FC Porto. (AP/Luis Vieira)
Penampilan apik kembali diperlihatkan trio penyerang Liverpool di matchday kedua gelaran Liga Champions Eropa musim ini. Trio Firmansah berhasil membawa The Reds pesta gol di markas FC Porto. (AP/Luis Vieira)

Sebaliknya, Liverpool bermodalkan kemenangan penting di Liga Champions. Mohamed Salah dkk. menggilas FC Porto 5-1 di kandang lawan.

Jurgen Klopp lagi-lagi membangkucadangkan Roberto Firmino pada laga tersebut. Posisinya diperankan oleh Diogo Jota yang sama-sama tajam ketika mendapatkan peluang.

Selain itu, Curtis Jones juga makin matang seiring kepercayaan Klopp kepadanya mengisi lini tengah meski tak bisa dipungkiri itu harus dilakukannya menyusul cederanya Harvey Elliot.

Rotasi Lagi, Pep?

Kemenangan atas Chelsea menjadi yang ke-221 diraih Pep Guardiola sejak menjadi manajer Manchester City pada 2016. (AFP/Ben Stansall)
Kemenangan atas Chelsea menjadi yang ke-221 diraih Pep Guardiola sejak menjadi manajer Manchester City pada 2016. (AFP/Ben Stansall)

Sudah jadi rahasia umum bahwa Pep Guardiola memiliki privilege di skuad mewahnya. Ia bahkan tak jarang melakukan rotasi besar-besaran antarpertandingan.

Ferran Torres misalnya, urung bermain saat City menang 1-0 atas Chelsea. Padahal ia kerap menjadi penentu kemenangan.

Di area pertahanan, agaknya Ruben Dias, Kyle Walker, dan Joao Cancelo akan tetap dipercaya, termasuk kiper Ederson Moraes yang kebobolan dua gol saat meladeni PSG di Liga Champions.

Persaingan di Liga Inggris

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel