Liga Inggris: Keluhan Jurgen Klopp Usai Liverpool Kalah dari Leicester City

·Bacaan 1 menit

Liputan6.com, Jakarta Liverpool pulang dengan tangan hampa dari King Power Stadium saat meladeni Leicester City dalam lanjutan Liga Inggris, Rabu (29/12/2021) dinihari WIB. The Reds kalah tipis 0-1 lewat gol Ademola Lookman (59').

"Kami benar-benar tidak menjadi diri sendiri malam ini," kata manajer Liverpool, Jurgen Klopp seperti dilansir situs resmi klub.

Klopp mengatakan, Liverpool memulai pertandingan dengan bagus sebetulnya. Meskipun, ia mengaku tidak 100 persen menyukai hal tersebut.

Namun di pertengahan laga, Klopp merasa Liverpool kehilangan ritme. Mohamed Salah dkk. pun dinilai gagal menemukannya kembali.

Klopp juga menilai kualitas umpan timnya buruk malam ini. Menurut manajer asal Jerman itu, Liverpool terlalu cepat melepaskan umpan silang ke kotak penalti Leicester.

"Kami mencoba mengubah hal itu di babak kedua, tetapi karena beberapa alasan kami tidak kompak malam ini," katanya.

Layak Menang

Pemain Liverpool Diogo Jota, kiri, melompat untuk merebut bola dengan pemain Leicester Timothy Castagne selama pertandingan sepak bola Liga Inggris antara Leicester City dan Liverpool di King Power Stadium di Leicester, Inggris, Selasa, 28 Desember 2021.
Pemain Liverpool Diogo Jota, kiri, melompat untuk merebut bola dengan pemain Leicester Timothy Castagne selama pertandingan sepak bola Liga Inggris antara Leicester City dan Liverpool di King Power Stadium di Leicester, Inggris, Selasa, 28 Desember 2021.

Lebih lanjut, Klopp mengakui atmosfer di markas lawan sangat menekan timnya. Pada akhrinya, Klopp merasa Leicester memang layak menang di laga ini.

"Mereka mencetak gol dan jelas kami berada dalam tekanan. Atmosfer yang hebat. Kami mencoba menekan balik, tetapi tidak menggunakan peluang dengan baik," kata Klopp.

'Pada akhirnya, saya bilang kpeada semuanya yang bertanggungjawab di laga ini. Mereka layak," ujarnya mengakhiri.

Peringkat

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel