Liga Inggris: Kiper Arsenal Kritik Permainan Timnya yang Memble Saat Diimbangi Tim Juru Kunci

·Bacaan 2 menit

Bola.com, Jakarta - Arsenal memetik hasil minor kala menjamu Burnley dalam lanjutan Premier League di Emirates Stadium, Minggu (23/1/2022) malam WIB. Berstatus tuan rumah, The Gunners hanya mamp bermain imbang tanpa gol kontra tim juru kunci tersebut.

Bermain di Emirates Stadium membuat Arsenal leluasa untuk memegang kendali permainan. Menurut catatan, klub besutan Mikel Arteta tersebut memiliki 76 persen penguasaan bola dan melepaskan sebanyak 20 tembakan.

Sayang, cuma lima yang menemui sasaran. Pada kasus yang umum, jumlah tembakan sebanyak itu seharusnya bisa menghasilkan dua-tiga gol. Namun tak ada satu pun pemain yang mampu membubuhkan namanya di papan skor.

Pada akhirnya, Arsenal harus puas menerima satu angka dari hasil imbang ini. Hasil tersebut membuat mereka tertahan di peringkat keenam dan gagal merebut posisi empat dari rival bebuyutannya, Manchester United.

Hasil imbang ini tentu tidak memuaskan Aaron Ramsdale, penjaga gawang Arsenal. Terlebih karena kiper Arsenal itu melihat sesuatu yang salah di lini depan timnya. Sang kiper pun ikut memberi kritikan untuk kualitas lini serang Arsenal.

Seperti Memberi Makanan

Bukayo Saka dari Arsenal, kanan, berduel memperebutkan bola dengan pemain Burnley Erik Pieters pada pertandingan sepak bola Liga Inggris antara Arsenal dan Burnley di Stadion Emirates di London, Minggu, 23 Januari 2022. (AP Photo/David Cliff)
Bukayo Saka dari Arsenal, kanan, berduel memperebutkan bola dengan pemain Burnley Erik Pieters pada pertandingan sepak bola Liga Inggris antara Arsenal dan Burnley di Stadion Emirates di London, Minggu, 23 Januari 2022. (AP Photo/David Cliff)

Bukan cuma fans, pemain pun kesal dengan hasil imbang ini. Aaron Ramsdale menyoroti timnya yang berpaku pada umpan silang, karena itu dirasanya memudahkan barisan pertahanan Burnley untuk menghalau serangan.

"Saya memberikan pujian kepada Burnley, mereka tahu apa yang harus dilakukan, tim kami membuat frustrasi karena kami menaruh bola di dalam kotak penalti dan itu adalah makanan buat Burnley," ujarnya kepada BBC Match of the Day.

"Kami tidak menciptakan kualitas yang dibutuhkan. Saat ini, kami kehabisan tenaga dan para pemain telah bermain cukup sering. Saya tidak ingin membuat alasan. Kami punya waktu untuk bersatu sekarang," lanjutnya.

Berdasarkan catatan yang dikemukakan akun Twitter @Orbinho, Arsenal melepaskan sebanyak 25 umpan silang ketika bertemu Burnley. Namun hanya dua di antaranya yang berhasil mencapai pemain the Gunners di kotak penalti.

Kreativitas Kurang

Bukayo Saka, depan, berduel memperebutkan bola dengan pemain Burnley Josh Brownhill pada pertandingan sepak bola Liga Inggris antara Arsenal dan Burnley di Stadion Emirates di London, Minggu, 23 Januari 2022. (AP Photo/David Cliff)
Bukayo Saka, depan, berduel memperebutkan bola dengan pemain Burnley Josh Brownhill pada pertandingan sepak bola Liga Inggris antara Arsenal dan Burnley di Stadion Emirates di London, Minggu, 23 Januari 2022. (AP Photo/David Cliff)

Sementara itu, pelatih Arsenal Mikel Arteta turut mengomentari masalah pada lini depan timnya. Ia mengaku kalau timnya sudah mencoba segala cara untuk menembus pertahanan lawan, tapi sayangnya mereka kekurangan kreativitas.

"Kami mencoba dalam segala cara tapi kekurangan kualitas di sepertiga akhir. Pad aakhirnya, ketika kami terhalang, anda butuh percikan dan kreativitas unutk memenangkan sebuah laga dan hari ini kami tidak melakukannya," tutur Arteta.

"Itulah yang mereka lakukan, mereka ingin bermain dengan pelan, butuh waktu lama, itulah permainan mereka dan anda harus menghormati itu."

"Kami harus mulai mencetak gol dan mendapatkan kembali pemain, sungguh sulit untuk menggelar sesi latihan dan juga menyatukan skuat dalam empat pekan terakhir karena Covid dan cedera," tegas sang pelatih.

Disadur dari: Bola.net (Yaumil Azis, published 24/1/2022)

Yuk Intip Posisi Arsenal di Premier League

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel