Liga Inggris: Kocak Banget, Thomas Tuchel Dipecat Gara-gara Tolak Permintaan Bos Chelsea Pakai Formasi 4-4-3

Bola.com, London - Penyebab Thomas Tuchel dipecat dari jabatannya sebagai manajer Chelsea perlahan mulai terungkap. Satu di antaranya adalah Tuchel menolak permintaan bos The Blues, Todd Boehly, menerapkan formasi 4-4-3. Yap, benar 4-4-3, jadi total ada 12 pemain!

Posisi Thomas Tuchel sebagai manajer Chelsea memang berada di ujung tanduk. Hal tersebut tak lepas dari rentetan hasil kurang oke yang didapat Tim London Biru.

Dalam enam laga pembuka yang dijalani pada musim ini, Chelsea hanya meraih tiga kemenangan, dua kekalahan, dan sekali imbang. Hasil tersebut membuat pemilik The Blues, Todd Boehly, dikabarkan gerah.

Seperti dilansir The Athletic, Boehly serta pemilik Chelsea lainnya, Behdad Eghbali, menggelar pertemuan dengan Thomas Tuchel. Dalam pertemuan tersebut, taipan asal Amerika Serikat itu meminta Tuchel mengubah strategi menjadi 4-4-3.

Mendengar permintaan tersebut, Thomas Tuchel langsung meninggalkan pertemuan. Manajer asal Jerman itu merasa aneh dengan keinginan bos Chelsea itu, karena di sepak bola tak ada formasi 4-4-3, tetapi 4-3-3 atau 4-4-2.

 

Dipecat Chelsea

<p>Pemilik baru Chelsea, Todd Boehly bertepuk tangan saat pertandingan antara Chelsea kontra Wolverhampton di Stadion Stamford Bridge, Sabtu (7/5/2022) malam WIB. (AP Photo/Frank Augstein)</p>

Pemilik baru Chelsea, Todd Boehly bertepuk tangan saat pertandingan antara Chelsea kontra Wolverhampton di Stadion Stamford Bridge, Sabtu (7/5/2022) malam WIB. (AP Photo/Frank Augstein)

Selepas pertemuan tersebut, Chelsea bersua Dinamo Zagreb pada laga perdana Grup E Liga Champions, 6 September 2022. Tim London Biru pun keok dari Zagreb dengan skor 0-1.

Selepas hasil minor tersebut, Chelsea memutuskan untuk memecat Thomas Tuchel. Manajemen The Blues akhirnya menunjuk Graham Potter sebagai pengganti Tuchel.

Kabar dipecatnya Thomas Tuchel akibat menolak permintaan Todd Boehly langsung dibantah Chelsea. Meski begitu, legenda Manchester United, Rio Ferdinand, menganggap Boehly terlalu banyak ikut campur.

"Ada tangan dan terlalu banyak. Dari apa yang saya dengar, mereka terlalu fokus pada hal-hal taktis dan teknis yang biasanya diserahkan kepada seorang manajer," ujar Ferdinand.

 

Tak Memiliki Visi yang Sama

Manajer Chelsea, Thomas Tuchel, gagal menghindarkan timnya dari kekalahan 2-4 kontra Arsenal pada laga tunda pekan ke-25 Premier League, Kamis (21/4/2022) dini hari WIB. (AP Photo/Frank Augstein)
Manajer Chelsea, Thomas Tuchel, gagal menghindarkan timnya dari kekalahan 2-4 kontra Arsenal pada laga tunda pekan ke-25 Premier League, Kamis (21/4/2022) dini hari WIB. (AP Photo/Frank Augstein)

Todd Boehly akhirnya buka suara terkait pemecatan Thomas Tuchel. Dia menyebut keputusan itu diambil karena dirinya dan Tuchel tak memiliki visi yang sama di Chelsea.

"Realitasnya saat ini kami tidak yakin Thomas Tuchel melihat hal-hal dengan cara yang sama seperti yang kami lakukan. Tidak ada yang benar atau salah, kami hanya tidak memiliki visi yang sama untuk masa depan," ujar dia dilansir dari Foot Mercato.

"Ini bukan hanya tentang pertandingan di Zagreb, ini tentang visi bersama tentang seperti apa tampilan Chelsea yang kami inginkan," sambungnya.

 

Tidak Selaras

<p>Chelsea - Ilustrasi Todd Boehly (Bola.com/Adreanus Titus)</p>

Chelsea - Ilustrasi Todd Boehly (Bola.com/Adreanus Titus)

Boehly mengungkapkan sejak kedatangannya sebagai pemilik Chelsea, hal pertama yang ingin dipastikannya adalah orang-orang di dalam klub selaras dengan visi yang dibangunnya.

Di samping prestasi dan kegemilangan Tuchel sebagai pelatih, Boehly melihat sang manajer bukanlah orang yang selaras dengannya. Ini jadi alasan awal pemecatan Tuchel.

"Tuchel jelas sangat berbakat dan jelas seseorang yang telah meraih banyak kesuksesan bersama Chelsea. Tapi ketika Anda mengambil alih sebuah perusahaan, Anda harus memastikan Anda selaras dengan orang-orang di perusahaan," ucap dia.

Sumber: The Sun, Foot Mercato

Simak Posisi Chelsea di Bawah Ini: