Liga Inggris: Kritikan Menohok Dimitar Berbatov, Tuding Manchester United Hamburkan Uang Hanya untuk Senangkan Fans

·Bacaan 2 menit

Bola.com, Manchester - Mantan striket Manchester United, Dimitar Berbatov, mengecam mantan klubnya. Dia menyebut Setan Merah menghambur-hamburkan uang di bursa transfer hanya untuk "memuaskan" fans, alias tidak fokus untuk kembali juara di Liga Inggris atau Liga Champions.

Saat ini, Manchester United bercokol di puncak klasemen Liga Inggris 2021/2022. Namun, tim besutan Ole Gunnar Solskjaer malah dipermalukan Young Boys pada matchday pertama fase grup Liga Champions musim ini.

Cristiano Ronaldo lebih dulu membuat MU unggul atas Young Boys. Namun, Red Devils akhirnya keok 1-2 setelah Young Boys melesakkkan dua gol balasan.

Donny van de Beek, yang gagal masuk skuad reguler Solskjaer musim ini, di luar dugaan tampil sebagai starter pada laga tersebut.

Namun, pemain Belanda berusia 24 tahun itu ditarik keluar pada half-time karena MU memasukkan Raphael Varane setelah Aaron Wan-Bissaka mendapat kartu merah.

Berbatov mengklaim Van de Beek kehabisan waktu di United. Dia belum memiliki kesempatan untuk menunjukkan apa yang bisa dia lakukan bersama Setan Merah.

Mantan striker berusia 40 tahun itu juga menyayangkan langkah transfer Manchester United terkait Van de Beek tidak berjalan dengan baik. Padahal, MU sudah morogoh kocek yang banyak untuk mendatangkan sang gelandang.

Kecaman Berbatov

Pemain Manchester United Donny van de Beek (kiri) berebut bola dengan pemain Young Boys Nicolas Ngamaleu pada pertandingan Grup F Liga Champions di Stadion Wankdorf, Bern, Swiss, Selasa (14/9/2021). Young Boys menang 2-1. (Peter Klaunzer/Keystone via AP)
Pemain Manchester United Donny van de Beek (kiri) berebut bola dengan pemain Young Boys Nicolas Ngamaleu pada pertandingan Grup F Liga Champions di Stadion Wankdorf, Bern, Swiss, Selasa (14/9/2021). Young Boys menang 2-1. (Peter Klaunzer/Keystone via AP)

Namun, Berbatov menuduh Manchester United tidak perlu menghabiskan banyak uang untuk memuaskan penggemar saja.

“Gelandang United, Donny van de Beek, kehabisan waktu untuk menyelamatkan karirnya di United,” katanya kepada Betfair, seperti dikutip Daily Star, Jumat (17/9/2021).

“Dia jadi starter melawan Young Boys, tetapi diganti di babak pertama. Ini adalah kisah waktunya di klub. Jika dia bermain, dia diganti. Jika jadi pemain cadangan, dia mendapat 10 menit. Dia tidak pernah mendapat kesempatan untuk bermain sampai selesai dan menunjukkan apa yang bisa dia lakukan," kata Berbatov.

“Itu tidak berhasil untuk Donny van de Beek. Sangat disayangkan karena United membayar banyak uang untuknya. Tapi inilah yang terjadi ketika Anda menghabiskan uang hanya untuk memuaskan penggemar Anda."

"Saya masih berharap dia mendapat kesempatan yang tepat tetapi itu akan sangat sulit baginya dan klub mungkin memutuskan untuk memotong kerugian mereka, jika mereka bisa."

Masa Depan Van de Beek Makin Suram

6. Donny van de Beek - Donny van de Beek adalah satu-satunya pemain Belanda yang ada di skuad Manchester United pada musim ini. Gelandang berusia 23 tahun ini didatangkan dari Ajax Amsterdam pada bursa transfer musim panas. (AFP/Matt Dunham/pool)
6. Donny van de Beek - Donny van de Beek adalah satu-satunya pemain Belanda yang ada di skuad Manchester United pada musim ini. Gelandang berusia 23 tahun ini didatangkan dari Ajax Amsterdam pada bursa transfer musim panas. (AFP/Matt Dunham/pool)

Legenda Manchester United, Paul Ince, menilai karier Donny van de Beek bersama Tim Setan Merah semakin suram. Ince pun menyarankan Van de Beek untuk pergi dari MU dan hengkang ke klub lain.

Gelandang asal Belanda itu didatangkan Manchester United dari Ajax Amsterdam pada musim panas 2020. Kehadiran Donny van de Beek diharapkan mampu meningkatkan kreativitas di lini tengah The Red Devils.

Setelah melihat Donny van de Beek cuma bermain sebentar saat melawan Young Boys, Ince meyakini sang pemain tidak memiliki masa depan bersama Manchester United asuhan Ole Gunnar Solskjaer.

"Sama sekali tidak ada kesempatan. Dia coba membuat sang pemain senang (dengan memainkannya). Selalu sulit ketika Anda tidak bermain untuk masuk dan membuat kesan pada starter pertama Anda dan menggantinya pada babak pertama," ujar Ince.

"Jika saya tidak bisa mendapatkan permainan penuh melawan Young Boys, sepuluh pemain atau tidak sepuluh pemain, maka inilah saatnya bagi saya untuk pergi," lanjutnya.

Sumber: Daily Star

Yuk Tengok Posisi Manchester United

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel