Liga Inggris: Lagi, Liverpool Tolak Lepaskan Mohamed Salah ke Timnas Mesir

·Bacaan 2 menit

Bola.com, Jakarta - Liverpool menolak untuk melepaskan Mohamed Salah ke Timnas Mesir pada jeda internasional. Manajemen klub beralasan bakal ada karantina yang mesti dilakukan sang striker saat kembali ke Inggris.

Liverpool, bersama dengan anggota lain dari Asosiasi Klub Eropa, telah mencari pengecualian dari aturan karantina wajib bagi pemain yang kembali dari negara-negara daftar merah. Namun, karena sejauh ini belum ada kesepakatan antara Liga Inggris dan pemerintah, The Reds urung melepasnya.

Ini merupakan kali kedua Liverpool menolak melepas Mohamed Salah ke Timnas Mesir. Sebelumnya, pada pramusim, manajemen klub juga tidak bersedia melakukannya, dengan alasan serupa.

Liverpool juga telah menginformasikan kepada FA Mesir bahwa pemain berusia 29 tahun itu tidak akan dilepas untuk kualifikasi Piala Dunia melawan Angola di Kairo. The Reds tidak keberatan Salah bermain di kualifikasi Piala Dunia kedua Mesir di Gabon pada 5 September karena Gabon ada dalam daftar kuning Inggris dan tidak ada aturan karantina yang berlaku.

Dengan demikian, Mohamed Salah baru akan bergabung ke Timnas Mesir saat rombongan ofisial telah berada di Gabon.

Persoalan Serupa

Liverpool - Roberto Firmino, Mohamed Salah, Diogo Jota, Sadio Mane (Bola.com/Adreanus Titus)
Liverpool - Roberto Firmino, Mohamed Salah, Diogo Jota, Sadio Mane (Bola.com/Adreanus Titus)

Trio Liverpool Brasil Alisson, Roberto Firmino dan Fabinho juga dalam situasi yang sama dengan Brasil di daftar merah Inggris.

Di sisi lain, Jürgen Klopp menyuarakan protesnya kepada FIFA yang mengizinkan tim-tim Amerika Selatan menjalani tiga kualifikasi selama jeda internasional, yang berarti Brasil akan bermain melawan Peru pada hari Kamis sebelum Liverpool mengunjungi Leeds pada hari Minggu 12 September.

Salah, Alisson, Firmino, dan Fabinho akan melewatkan pertandingan Leeds, pertandingan grup Liga Champions pertama Liverpool dan kunjungan Crystal Palace ke Anfield pada 18 September, mereka terpaksa diisolasi selama 10 hari saat kembali.

FIFA sebelumnya telah mengizinkan klub untuk tidak mewajibkan pemain mengikuti laga-laga internasional jika mereka menghadapi masa isolasi setidaknya lima hari. Tapi aturan sementara itu sekarang telah dihapus.

Mesir Ikhlas

Pesepakbola timnas Mesir, Mohamed Salah dikelilingi fotografer dan penggemar pada sesi latihan terakhir timnya menuju Piala Dunia 2018 di Kairo, Sabtu (9/6). Tim pelatih Mesir tetap memasukkan Mo Salah ke dalam skuat utama ke Rusia. (AP/Amr Nabil)
Pesepakbola timnas Mesir, Mohamed Salah dikelilingi fotografer dan penggemar pada sesi latihan terakhir timnya menuju Piala Dunia 2018 di Kairo, Sabtu (9/6). Tim pelatih Mesir tetap memasukkan Mo Salah ke dalam skuat utama ke Rusia. (AP/Amr Nabil)

FA Mesir memahami situasi pelik yang dialami oleh Liverpool dan masih banyak klub lain akibat dari peraturan karantina semacam ini. Merekapun mencoba untuk ikhlas.

"Asosiasi Sepak Bola Mesir telah menerima surat dari Liverpool FC yang meminta maaf atas ketidakmampuan pemainnya, Mohamed Salah, untuk bergabung dengan tim nasional di kamp berikutnya, termasuk menghadapi Angola di Kairo dan Gabon di Franceville selama Kualifikasi Piala Dunia Zona Afrika."

"Ini merupakan tindakan pencegahan yang diterapkan di Inggris untuk menghadapi wabah virus corona di dunia, yang menempatkan mereka yang kembali dari beberapa negara dalam isolasi kesehatan wajib untuk jangka waktu 10 hari setelah mereka kembali ke Inggris."

"Dalam surat ini, Liverpool juga menyatakan harapannya bahwa Federasi Mesir akan memahami bahwa mereka terpaksa melakukannya, dengan menghadapi pemain yang dikarantina untuk periode ini dan terpengaruh oleh hal ini secara fisik, serta ketidakpastian kondisi yang ditentukan oleh otoritas Inggris. Dilaporkan bahwa Liverpool FC mengambil posisi yang sama dengan sejumlah pemain asingnya."

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel