Liga Inggris: Liverpool Begitu Rapuh, Sekarang Semua Lawan Suka Hadapi Mereka

·Bacaan 2 menit

Bola.com, Liverpool - Legenda Liverpool, Graeme Souness, merana melihat The Reds tumbang 0-2 dari Everton pada lanjutan Liga Inggris 2020/2021 di Stadion Anfield, Minggu (21/2/2021) dini hari WIB. Menurutnya, Liverpool kini sangat mudah dikalahkan, dan lawan-lawan suka menghadapi mereka.

Bagi Liverpool, hasil itu menjadi kekalahan keempat di Premier League secara beruntun. Everton akhirnya kembali mencicipi kemenangan di Anfield setelah menunggu 22 tahun.

Alhasil, The Reds tidak beranjak dari peringkat keenam klasemen, sudah tertinggal 16 poin dari sang pemuncak, Manchester City. Bahkan, kini Everton sudah menempel ketat di posisi kelima, dengan raihan poin yang sama dengan Liverpool, 40 angka.

Souness mengklaim Liverpool kini seperti menjadi bayangan tim yang perkasa dalam beberapa tahun terakhir. Saking rapuhnya, Souness mengklaim semua lawan kini ingin melawan mereka.

Liverpool tercatat 14 kali imbang atau kalah dalam 25 laga di Liga Inggris musim ini. Padahal musim lali mereka hanya enam kali kehilangan poin dan berujung merebut gelar juara.

Pasukan Jurgen Klopp terlihat rapuh setelah moncer selama bertahun-tahun terakhir. Souness mengaku sedih dengan penurunan ekstrem The Reds musim ini.

"Sebagai suporter Liverpool, saya sangat kecewa dengan tim saya," kata mantan kapten The Reds tersebut kepada Sky Sports.

"Mereka seperti tidak memiliki energi atau keinginan bertarung, atau agresi. Tim terbaik lah yang mendapat poin hari ini."

Tim Bayangan Masa Lalu

Kiper Everton, Jordan Pickford, menghalau bola saat Liverpool menyerang gawangnya dalam laga pekan ke-25 Premier League di Anfield, Minggu (21/2/2021) dini hari WIB. Everton berhasil menang 2-0 dalam pertandingan tersebut. (PHIL NOBLE / POOL / AFP)
Kiper Everton, Jordan Pickford, menghalau bola saat Liverpool menyerang gawangnya dalam laga pekan ke-25 Premier League di Anfield, Minggu (21/2/2021) dini hari WIB. Everton berhasil menang 2-0 dalam pertandingan tersebut. (PHIL NOBLE / POOL / AFP)

Souness menilai penampilan Liverpool sempat membaik pada awal babak kedua. The Reds kebobolan cepat melalui Richarlison pada menit ketiga, kemudian menggandakkan skor pada menit ke-83 lewat penalti Gylfi Sigurosson.

"Pada 10 menit pertama (performa Liverpool membaik). Saya mengharapkan ada reaksi dan setelah half time saya merasa kami akan melihat seperti Jurgen Klopp yang diharapkan, tapi tidak," kata Souness.

"Mereka kini tim bayangan masa lalu. Ketika Anda membayangkan Liverpool dalam tiga tahun terakhir adalah tim yang siapa pun tidak ingin menghadapi mereka, tim yang selalu di depan, super agresif, sangat mengerikan untuk dihadapi."

"Dan sekarang semua tim ingin bermain melawan mereka. Mereka sangat mudah disentuh dan itu sangat menyakitkan bagi saya," imbuh dia.

Sumber: Sky Sports

Saksikan Video Pilihan Berikut Ini