Liga Inggris: Liverpool dan Manchester City Kompak Akan Satu Hal

·Bacaan 2 menit

Bola.com, Jakarta - Manajer Liverpool Jurgen Klopp dan manajer Manchester City Josep Guardiola mengkritik keputusan Liga Inggris soal pergantian pemain. Kompetisi kasta tertinggi sepak bola Inggris itu mengembalikan pergantian pemain dari lima menjadi tiga pada musim ini.

Sebelumnya, aturan soal lima pergantian pemain dalam satu laga mulai diterapkan setelah kompetisi Eropa kembali bergulir pada Juni lalu setelah ditangguhkan karena COVID-19. Perubahan itu dilakukan sebagai solusi menghadapi jadwal yang padat dan kurangnya persiapan.

Namun, Premier League memutuskan untuk kembali menggunakan tiga pergantian pemain pada musim ini. Padahal, FIFA membolehkan kompetisi di seluruh Eropa menggunakan aturan tersebut sampai Agustus 2021.

Kompetisi lain seperti Serie A, Bundesliga, La Liga, Ligue 1 dan Liga Champions masih menggunakan lima pergantian pemain. Sementara Premier League beralasan bahwa aturan tersebut hanya akan menguntungkan klub-klub besar.

Keputusan Liga Inggris untuk tidak menggunakan lima pergantian pemain lagi mendapat tentangan dari beberapa pihak. Itu termasuk Jurgen Klopp dan Josep Guardiola.

Kata Klopp

Pelatih Liverpool, Jurgen Klopp, memberikan arahan kepada pemainnya saat menghadapi Liverpool pada laga lanjutan Liga Inggris di Goodison Park, Sabtu (17/10/2020) malam WIB. Liverpool bermain imbang 2-2 atas Everton. (AFP/Catherine Ivill/pool)
Pelatih Liverpool, Jurgen Klopp, memberikan arahan kepada pemainnya saat menghadapi Liverpool pada laga lanjutan Liga Inggris di Goodison Park, Sabtu (17/10/2020) malam WIB. Liverpool bermain imbang 2-2 atas Everton. (AFP/Catherine Ivill/pool)

Klopp mengatakan keputusan untuk kembali pada aturan tiga pemain pengganti tidak akan membantu klub-klub Premier League. Sebab, mereka menghadapi jadwal pada dalam satu musim.

"Seharusnya (kembali dalam agenda) tapi saya rasa itu tidak mungkin karena sistem," kata Klopp dikutip dari Goal.

"Itu jelas tidak membantu ketika Chelsea mengalami cedera, dan City dan Liverpool dan United dan Tottenham dan Arsenal dan Leicester, karena itu tidak cukup suara untuk sisanya.

"Itulah sistemnya. Saya pikir seharusnya sudah kembali sejak awal musim. Kami tidak pernah meminta keuntungan apapun.

"Tidak ada dari tujuh klub teratas yang meminta keuntungan. Kami hanya tahu, karena kami tahu jadwal kami, bahwa itu akan sangat sulit. Untuk memiliki pertandingan terbaik pada akhir pekan di Premier League, itu akan membantu juga. Saya pikir kita harus memikirkannya lagi."

Kata Guardiola

Pelatih Manchester City, Pep Guardiola. (AP Photo/Shaun Botterill, Pool)
Pelatih Manchester City, Pep Guardiola. (AP Photo/Shaun Botterill, Pool)

Sementara itu Guardiola berharap Premier League mempertimbangkan kembali aturannya terkait pergantian pemain. Hal itu untuk melindungi para pemain.

"Ini tidak ada hubungannya dengan tim tertentu yang memiliki keuntungan. Ini tentang mengapa kami ada di sini - para pemain. Lupakan tentang keuntungan, ini untuk melindungi semua pemain," kata Guardiola.

"Statistik berbicara sendiri. Para pemain belum pulih dari pertandingan sebelumnya, bahkan musim sebelumnya. Tidak masuk akal."

"Siapa yang memilih keputusan itu? Siapa mereka? Mereka harus melindungi para pemain. Mereka harus memutuskan. Undang-undang itu dapat diterima oleh FIFA, UEFA."

Sumber: Goal

Disadur dari: Bola.net (Aga Deta, published 31/10/2020)

Video