Liga Inggris: Manchester United Diguncang 4 Sinyal Penolakan terhadap Solskjaer di Tim, Termasuk Kode dari Ronaldo dan Fernandes

·Bacaan 3 menit

Bola.com, Manchester - Manchester United awalnya berencana mempertahankan Ole Gunnnar Solskjaer setidaknya hingga akhir musim ini. Namun, rencana itu menjadi kacau balau setelah kekalahan menyesakkan kontra Liverpool dan Manchester City dalam dua pekan terakhir.

Menurut Daily Mail, Senin (6/11/2021), manajemen yakin Solskjaer diandalkan pada musim ini. Mereka baru berencana mengevaluasi kinerja pelatih asal Norwegia itu pada akhir musim.

Namun, tekanan supaya klub mendepak Solskjaer makin besar setelah Manchester United terseok-seok di Premier League. Apesnya, mereka mengalami kekalahan memalukan dari dua rival utama di Inggris, Liverpool dan MU.

Dua kekalahan tersebut menjadi lebih menyakitkan karena terjadi di Old Trafford. Fans benar-benar habis kesabaran dan menuntut perubahan besar, termasuk mencopot Solskjaer.

Rentetan hasil buruk itu sulit dimaafkan karena Manchester United sebenarnya mendapatkan tambahan amunisi top pada bursa transfer musim panas 2021. Sebut saja Cristiano Ronaldo, Jadon Sancho, dan Raphael Varane.

Sinyal-sinyal penolakan dan perlawan terhadap Solskjaer bukan hanya datang dari fans. Menurut Daily Mail ada beberapa juga sinyal dari dalam skuad Manchester United. Berikut beberapa di antaranya.

1. Ketidakpuasan Bruno Fernandes

Ekspresi bintang Manchester United, Cristiano Ronaldo (tengah) dan Bruno Fernandes (kanan) pada laga kontra Liverpool di Stadion Old Trafford, Minggu (24/10/2021). (AFP/Oli Scarff)
Ekspresi bintang Manchester United, Cristiano Ronaldo (tengah) dan Bruno Fernandes (kanan) pada laga kontra Liverpool di Stadion Old Trafford, Minggu (24/10/2021). (AFP/Oli Scarff)

Bruno Fernandes dikabarkan tidak puas dengan kinerja Solskjaer. Dia menjadi satu dari beberapa pemain senior Manchester United yang merasa tidak mendapat cukup arahan dari Solskjaer dan staf pelatih lainnya.

Ada juga pemain senior lain yang menyatakan keprihatinan bahwa terlalu banyak pelatih muda yang belajar di tempat kerja.

Setelah gagal secara menyedihkan saat melawan Liverpool, Solskjaer mengubah gaya Manchester United menjadi lebih defensif dengan formasi 3-4-1-2 yang tidak sesuai dengan ambisi klub atau skuad menyerang yang telah ia kumpulkan.

Namun, taktik Solskjaer dengan mudah dibongkar Pep Guardiola yang menggunakan pemain sayapnya, Phil Foden dan Gabriel Jesus, untuk menjepit bek sayap United. Solskjaer kembali mengubah pola memaakai empat bek di awal babak kedua, tapi sudah kehilangan kendali permainan.

2. Ronaldo Merasa Ada Penurunan Standar di Manchester United

Ekspresi bintang Manchester United, Cristiano Ronaldo, pada laga Premier League 2021/2022 melawan Manchester City di Old Trafford, Sabtu (6/11/2021). (AFP/Oli Scarff)
Ekspresi bintang Manchester United, Cristiano Ronaldo, pada laga Premier League 2021/2022 melawan Manchester City di Old Trafford, Sabtu (6/11/2021). (AFP/Oli Scarff)

Cristiano Ronaldo dikabarkan mulai khawatir dengan penurunan standar di Manchester United. Tim Setan Merah masih menjalani periode yang sulit.

Manchester United telah kehilangan empat dari enam pertandingan Liga Inggris terakhir. Pasukan Ole Gunnar Solskjaer hanya mencatat satu kemenangan.

Sebuah laporan baru-baru ini mengklaim Brendan Rodgers menyatakan kesepakatan lisan untuk menjadi manajer anyar MU, karena posisi Ole Gunnar Solskjaer di pucuk pimpinan terus dipertanyakan.

Menurut Daily Mail yang dikutip Sports Mole, Senin (8/11/2021), Ronaldo khawatir dengan penurunan standar di klub sejak dia pergi 12 tahun lalu ke Real Madrid.

Laporan tersebut mengklaim bahwa pemain Timnas Portugal itu terkejut dengan banyak hal yang telah berubah sejak episode pertamanya di Old Trafford pada 2003-2009.

Pemain berusia 36 tahun itu menjadi semakin frustrasi di tengah performa buruk tim.

Cristiano Ronaldo memiliki satu-satunya tembakan tepat sasaran dalam derby Manchester, saat juara Inggris 20 kali itu menghabiskan sebagian besar pertandingan tanpa bola.

3. Simpati Pemain untuk Donny van de Beek

Donny van de Beek - Gelandang asal Belanda ini tampil memukau bersama Ajax Asterdam. Namun, setelah hijrah ke Old Trafford nasibnya justru menjadi tragis. Di bawah asuhan Ole Gunnar Solskjaer van de Beek belum mampu mengeluarkan penampilan terbaiknya. (AFP/Martin Rickett)
Donny van de Beek - Gelandang asal Belanda ini tampil memukau bersama Ajax Asterdam. Namun, setelah hijrah ke Old Trafford nasibnya justru menjadi tragis. Di bawah asuhan Ole Gunnar Solskjaer van de Beek belum mampu mengeluarkan penampilan terbaiknya. (AFP/Martin Rickett)

Para pemain Manchester United dikabarkan bersimpati terhadap Donny van de Beek yang dianggap mendapat perlakuan yang pahit dari Solskjaer.

Fans juga menunjukkan dukungan terhadap pemain Belanda itu ketika dimasukkan sebagai pemain pengganti melawan Manchester City.

Rekan setimya tidak memahami mengapa dia tidak mendapat lebih banyak kesempatan sejak diboyong senilai 40 juta euro dari Ajax pada musim panas 2020.

4. Tudingan Solskjaer Pilih Kasih

Harry Maguire - Sejak pulih dari cedera, Maguire kerap tampil mengecewakan. Dengan performanya yang seperti itu, Solskjaer seharusnya mempertimbangkan untuk mencadangkan sang kapten di laga Derby Manchester nanti. (AFP/Glyn Kirik)
Harry Maguire - Sejak pulih dari cedera, Maguire kerap tampil mengecewakan. Dengan performanya yang seperti itu, Solskjaer seharusnya mempertimbangkan untuk mencadangkan sang kapten di laga Derby Manchester nanti. (AFP/Glyn Kirik)

Menurut kabar yang mencuat, ada friksi di ruang ganti pemain. Ada yang merasa Solskjaer menfavoritkan beberapa pemain dan terlalu lunak terhadap skuad.

Harry Maguire terus dipilih meskipun kehilangan performa yang diyakini dimulai setelah bermain untuk Inggris di Euro 2020. Luke Shaw juga bukan pemain yang sama sejak turnamen itu.

Van de Beek juga terus dibekukan oleh Solskjaer yang juga mengabaikan Jesse Lingard. Ada kekhawatiran bahwa karier Sancho mandek lebih dari tiga bulan setelah kedatangannya dari Borussia Dortmund.

Sumber: Daily Mail

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel