Liga Inggris: Manchester United Kalah dari Arsenal, Paul Scholes Menyalahkan Peran 2 Gelandang The Red Devils

·Bacaan 2 menit

Bola.com, Jakarta - Mantan gelandang Manchester United, Paul Scholes, merasa frustrasi melihat kekalahan The Red Devils dari Arsenal dalam laga pekan ketujuh Premier League, Minggu (1/11/2020). Bahkan Paul Scholes tidak ragu untuk menuding dua gelandang Manchester United, Fred dan Scott McTominay, sebagai penyebab kekalahan.

Manajer Manchester United, Ole Gunnar Solskjaer, memainkan formasi 4-4-2 berlian dalam pertandingan kontra Arsenal. Ia melakukannya untuk menurunkan empat gelandang sekaligus, Bruno Fernandes, Paul Pogba, Fred, dan Scott McTominay.

Namun, permainan The Red Devils tidak maksimal. Tim asuhan Ole Gunnar Solskjaer itu sempat tampil apik pada awal laga, tapi kemudian merosot di pertengahan laga.

Mereka kemudian bangkit pada akhir laga, tapi gol semata wayang Pierre-Emerick Aubameyang dari titik putih tidak mampu dibalas oleh The Red Devils hingga pertandingan usai. Scholes menganggap masalah Manchester United ada karena permainan Fred dan McTominay yang buruk.

Scholes mengakui Arsenal bermain lebih baik dan pantas menang. Namun, dia merasa Manchester United pun patut disalahkan karena bermain buruk. Ia merasa Fred dan McTominay tidak cukup membantu tim.

"Ini performa terburuk Manchester United yang pernah saya lihat di Old Trafford, jujur saja. Anda harus memuji Arsenal yang tampil sangat baik, tapi di sisi lain Anda berharap lebih dari Manchester United, terutama dua gelandang itu," ujar Scholes kepada Metro.

"Saya sudah pernah mengatakannya, jika Anda ingin tampil di level terbaik, para pemain kreatif dan kedua gelandang sentral harus membangun kontrol dan penguasaan bola, tapi mereka tidak mampu melakukannya," lanjutnya.

Bermain sebagai Bek

4. Paul Scholes - Gelandang lulusan Class of '92 Akademi MU ini meraih 25 gelar juara bersama Setan Merah dalam 20 musim. Sejak musim 1995/1996 dirinya sudah menjadi pemain inti di skuat Sir Alex Ferguson meski usianya masih saat muda.
4. Paul Scholes - Gelandang lulusan Class of '92 Akademi MU ini meraih 25 gelar juara bersama Setan Merah dalam 20 musim. Sejak musim 1995/1996 dirinya sudah menjadi pemain inti di skuat Sir Alex Ferguson meski usianya masih saat muda.

Paul Scholes melihat Fred dan McTominay bermain bukan sebagai gelandang saat menghadapi Arsenal, tapi sebagai bek yang hanya fokus bertahan. Inilah yang menjadi masalah pada aliran permainan Manchester United di lini tengah.

"Mereka bermain sebagai bek tengah, bukan sebagai gelandang tengah. Daya juang mereka kurang bagus, semangat mereka kurang besar, juga tidak ada determinasi untuk mengirim bola ke kotak penalti," ujar Scholes.

"Mereka pun kehabisan ide dan hanya bisa melepas dua tembakan tepat sasaran. Ini adalah pertandingan yang mengecewakan, tapi mereka harus segera bangkit," lanjutnya.

Sumber: Metro

Disadur dari: Bola.net (Richard Andreas, published 2/11/2020)

Video