Liga Inggris: Manchester United Seharusnya Merekrut Conte Ketimbang Rangnick

·Bacaan 1 menit

Bola.com, Jakarta - Jamie Redknapp menilai Manchester United seharusnya mempekerjakan Antonio Conte sebagai manajer ketimbang Ralf Rangnick.

Antonio Conte sebetulnya dikaitkan dengan jabatan manajer di Old Trafford pada Oktober tahun lalu, tetapi Manchester United akhirnya memutuskan untuk tetap menggunakan Ole Gunnar Solskjaer. Conte pada akhirnya sepakat bergabung dengan Tottenham menggantikan Nuno Espirito Santo.

Padahal, Conte sempat menolak Spurs di musim panas, hanya beberapa minggu setelah meninggalkan Inter dengan persetujuan bersama. Namun, dia setuju untuk pindah ke London Utara dengan kontrak 18 bulan dan menandatangani kontraknya pada 2 November.

Manchester United akhirnya memecat Ole menggantikannya dengan Ralf Rangnick yang kalah dalam pertandingan pertamanya sebagai pelatih Setan Merah saat melawan Wolverhampton.

Pada saat bersamaan, Antonio Conte masih belum terkalahkan dalam delapan laga Liga Inggris. Apakah ini jadi keputusan yang disesali Manchester United.

Seharusnya Conte Sejak Awal

Pelatih Antonio Conte pun murka dengan hasil tersebut. The Lilywhites dipaksa menyerah dengan skor 1-2. (AP Photo)
Pelatih Antonio Conte pun murka dengan hasil tersebut. The Lilywhites dipaksa menyerah dengan skor 1-2. (AP Photo)

Mantan bintang Liga Inggris, Jamie Redknapp, percaya Manchester United seharusnya merekrut Conte ketika mereka memiliki kesempatan.

"Mengapa mereka tidak mendapatkan Antonio Conte ketika mereka bisa melakukannya. Mereka membutuhkan seseorang seperti dia," katanya kepada Sky Sports UK seperti dikutip dari Daily Mail.

"Jika Rangnick ingin berada di sana dalam jangka panjang, dia punya banyak keputusan untuk dibuat. Ada banyak pemain yang dia coba masukkan ke dalam tim."

Sumber: Sky Sports UK

Posisi MU Saat Ini

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel