Liga Inggris: Marcelo Bielsa dan 4 Pelatih Ini Memiliki Masa Jabatan Amat Singkat

·Bacaan 3 menit

Bola.com, Jakarta - Pelatih sepak bola adalah figur penting dalam sebuah tim. Sosok juru taktik itu bisa menentukan klub meraih sukses atau tidak. Jika banyak membawa kesuksesan, pelatih bisa dikontrak selama bertahun-tahun.

Sir Alex Ferguson dan Arsene Wenger adalah contoh figur pelatih yang dipercaya menangani tim selama bertahun-tahun. Ferguson melatih Manchester United selama 26 tahun (1987-2013), sementara Wenger menangani Arsenal selama 22 tahun (1996-2018).

Namun ada juga pelatih yang dipecat atau mengundurkan diri dalam waktu yang amat singkat. Siapa saja mereka?

Berikut lima pelatih yang memiliki masa jabatan terpendek sepanjang sejarah:

1. Leroy Rosenior (Torquay United, 2007, 10 Menit)

Leroy Rosenior ditunjuk melatih Torquay United yang berlaga di divisi dua Liga Inggris pada Mei 2007. Sang chairman, Mike Bateson, mempercayakan Rosenior mengemban tugas sebagai pelatih kepala. Namun naas, belum hilang kegembiraan yang dirasakan Rosenior, ia malah dipecat dari jabatannya.

Yap, berselang 10 menit setelah dilantik menjadi pelatih Torquay, ia mendapat kabar buruk bahwa harus segera meninggalkan klub. Alasan ia diberhentikan karena sang bos, Bateson menjual saham klub kepada sebuah konsorium milik Colin Lee. Bos baru Torquay itu lalu memilih mengganti peran Rosenior dengan pelatih baru, Paul Buckle.

2. Dave Basset (Crystal Palace, 1984, 4 Hari)

Dave 'Harry' Bassett selamanya akan dikagumi oleh para penggemar AFC Wimbledon karena membawa tim kecil London Selatan itu dari divisi empat Inggris sampai ke liga teratas Inggris pada tahun 1980-an.

Akan tetapi, di tengah tugasnya bersama Wimbledon, pada Juni 1984 Harry pergi untuk bergabung dengan Crystal Palace. Namun, baru empat hari menjabat, ia berubah pikiran dan kembali ke Wimbledon. "Saya memikirkannya dengan serius, tetapi pada akhirnya itu tidak terasa benar. Kami memiliki urusan yang belum selesai, dan saya tidak benar-benar ingin pergi," ujar Harry yang menyesal pergi dari AFC Wimbledon.

Bielsa Kecewa

3. Marcelo Bielsa (Lazio FC, 2016, 2 Hari)

Marcelo Bielsa punya garansi mentereng sebagai salah satu pelatih terbaik di dunia. Pelatih yang sekarang menangani Leeds United itu punya segudang taktik dalam membaca permainan. Bahkan pelatih sukses seperti Pep Guardiola sempat berguru pada Bielsa. Namun nama besar Bielsa sempat tercoreng kala ia memutuskan melatih Lazio pada 2016.

Penggemar Lazio yang mengira telah mendapatkan sosok tepat untuk bangkit di Liga Italia dan di Eropa, harus tertunduk lesu setelah sang maestro memutuskan mundur. Bielsa mengundurkan diri hanya 48 jam sejak setuju bergabung dengan Lazio. Alasan ia mundur karena kecewa dengan manajemen Gli Aquiloti terkait perekrutan dan lepasnya beberapa pemain yang diincar. Alhasil Bielsa dituntut ganti rugi sebesar 43 juta Poundsterling atau sekitar Rp732 miliar.

4. Jorg Berger (Arminia Bielfield, 2009, 5 Hari)

Jorg Berger pernah menjalankan 21 peran yang berbeda di klub-klub Jerman selama 39 tahun sebagai manajer. Klub terakhir yang ia tangani adalah Arminia Bielefeld. Saat itu, Berger ditunjuk menangani Bielefeld yang sedang menghindari zona degradasi di Liga Jerman 2008/2009 dan tinggal menyisakan satu pertandingan.

Namun nasib buruk menimpa Berger, laga terakhir melawan Hannover harus berkesudahan 2-2 yang membuat Arminia Bielefeld terdegradasi. Karena hal itu, Berger dipecat meski baru lima hari berada di klub. Lebih miris lagi setahun kemudian Berger meninggal dunia.

5. Kevin Cullis (Swansea City, 1996, 7 Hari)

Saat itu, Swansea City yang masih bermain di divisi tiga Liga Inggris, punya kebiasaan mempekerjakan sekaligus memecat pelatih seenaknya. Walau namanya kurang familiar, Cullis ditunjuk sebagai pelatih pada tahun 1996.

Sayangnya karier Cullis sebagai pelatih The Swans hanya bertahan tujuh hari. Juru taktik asal Inggris itu, menorehkan hasil negatif setelah dua laga beruntun mengalami kekalahan. Bahkan menurut buku sejarah Swansea City, Cullis hanya menangani tim satu setengah pertandingan saja. Sebab, di laga kedua The Swans kalah 0-4 dari Blackpool, anak asuhnya tak menggubris sama sekali perintah Cullis pada babak kedua. Sampai sekarang belum diketahui Cullis dipecat atau mengundurkan diri. (Reinaldo Ortensio)

Sumber: YouTube Starting Eleven

Saksikan Video Berikut