Liga Inggris: Masa Kecil Bruno Fernandes yang Membuatnya Jadi Pemain Istimewa

·Bacaan 2 menit

Bola.com, Jakarta - Gelandang serang Manchester United, Bruno Fernandes mengungkapkan rahasia mengapa dirinya bisa memiliki kemampuan gocek bola dan akselerasi yang luar biasa.

Bruno Fernandes direkrut Manchester United dari Sporting CP pada Januari lalu dengan biaya transfer awal yang ditaksir mencapai 55 juta euro.

Fernandes pun segera menjadi jenderal lini tengah Manchester United. Hingga kini pemain internasional Portugal itu sudah bermain 33 kali dengan mencetak 18 gol bagi Setan Merah.

Berbicara kepada UTD Podcast, Bruno Fernandes pun menceritakan kisah masa kecilnya ketika bermain sepak bola di jalanan Porto bersama sang kakak.

“Saya tumbuh bersama kakak saya yang lima tahun lebih tua, jadi saya tumbuh bermain dengannya dan dengan teman-temannya,” ujar Bruno Fernandes.

“Seringkali, saya tidak bermain karena dia tidak ingin saya bermain dengan teman-temannya - saya tidak tahu apakah dia takut saya terlalu bagus untuk mereka!" lanjutnya.

Berani

Everton vs Manchester United, (9/11/2020). Bruno Fernandes membuat 2 gol dan 1 assist. Manchester United menang 3-1 setelah tertinggal 0-1. (Pool via AP/Clive Brunskill)
Everton vs Manchester United, (9/11/2020). Bruno Fernandes membuat 2 gol dan 1 assist. Manchester United menang 3-1 setelah tertinggal 0-1. (Pool via AP/Clive Brunskill)

Bruno Fernandes pun berani menentang kakaknya dan memilih untuk ikut bermain melawan teman-teman sang kakak yang tentu berusia lebih tua darinya.

“Saya adalah anak yang sulit pada saat itu karena saya selalu ingin bermain dengan yang lebih tua dan masalahnya adalah saya tidak ingin hanya bermain, saya ingin menjadi yang terbaik dari mereka semua. Dan jika saya perlu melakukan trik nutmeg pada seseorang, saya akan melakukannya - saya tidak peduli," tutur Fernandes.

“Dan pada saat itu, ketika Anda bermain dengan anak yang lebih tua, mereka marah ketika mereka melihat seorang anak laki-laki melakukan itu, semua orang mulai berteriak dan menertawakan mereka sambil berkata 'Hei, kamu kena nutmeg dar seorang anak kecil!'," tambahnya.

"Dan kemudian seseorang bisa datang pada saya dan menendang saya, jadi saya rasa terkadang kakak saya takut akan hal tersebut dan di lain waktu dia tahu bahwa saya cukup bagus untuk bermain melawan mereka, jadi dia tidak ingin ada masalah!" tandasnya.

Sumber: UTD Podcast

Disadur dari: Bola.net (Ari Prayoga, published 14/11/2020)

Saksikan video pilihan berikut ini: