Liga Inggris: Nasi Sudah Jadi Bubur, Cristiano Ronaldo dan MU Disebut Tidak Akan Bersatu Lagi

Bola.com, Jakarta - Kebersamaan Cristiano Ronaldo dengan Manchester United sepertinya memang harus berakhir. Pemain asal Portugal itu mustahil untuk kembali bersatu dengan klub yang dibelanya saat ini.

Semua berawal dari wawancara yang dilakukan Cristiano Ronaldo dengan Piers Morgan dalam acara talkTV baru-baru ini. Ronaldo blak-blakan berbicara soal dapur MU dan seolah menyudutkan tim berjulukan Setan Merah itu.

Dalam kesempatan tersebut, Ronaldo secara terang-terangan menjawab keraguan dan menjelaskan kondisinya dalam beberapa bulan terakhir di Old Trafford.

Wawancara Ronaldo jelas jadi sorotan utama, bahkan sampai mengalihkan fokus fans dari Piala Dunia 2022. Ronaldo mengkritik manajemen klub, menyerang Erik ten Hag, dan melontarkan berbagai keluhan lainnya.

Momentum wawancara yang dilakukan Cristiano Ronaldo dengan Piers Morgan berdekatan dengan Piala Dunia 2022 dan dilanjutkan bursa transfer musim dingin. Artinya, sang pemain sepertinya memilih waktu yang tepat untuk harus pamit dari MU.

Tidak Ada Jalan Kembali

Raut wajah kesal terlihat dari Cristiano Ronaldo saat ia digantikan oleh pemain MU lainnya pada pertandingan melawan Newcastle United di Old Trafford, Minggu (16/10/2022). (AFP/Ian Hodgson)
Raut wajah kesal terlihat dari Cristiano Ronaldo saat ia digantikan oleh pemain MU lainnya pada pertandingan melawan Newcastle United di Old Trafford, Minggu (16/10/2022). (AFP/Ian Hodgson)

Keputusan Ronaldo melakukan wawancara tersebut sudah dianggap tidak biasa. Artinya, masalah Ronaldo dengan pihak klub sudah terlalu buruk dan tidak lagi bisa diperbaiki.

Situasi inilah yang disayangkan oleh analis Premier League dan eks MU, Gary Neville. Menurutnya, jelas tidak ada jalan kembali untuk Ronaldo ke MU.

"Tidak [ada jalan kembali untuk Ronaldo ke MU] dan saya rasa dia memang tidak menginginkan itu. Dia tidak akan sampai melakukan wawancara semacam ini jika memang dia ingin kembali," ujar Neville kepada Sky Sports.

"Dengan wawancara ini, dia tahu bahwa komentarnya akan jadi berita utama dan mengakhiri kariernya di Man United,” katanya.

Kesempatan Sudah Hilang

<p>Manajer Manchester United, Erik ten Hag bersama Cristiano Ronaldo. (Geoff Caddick / AFP).</p>

Manajer Manchester United, Erik ten Hag bersama Cristiano Ronaldo. (Geoff Caddick / AFP).

Menurut Neville, komentar-komentar Ronaldo jelas telah membuat MU kelabakan. Ronaldo menyerang banyak pihak sekaligus dan menyudutkan pihak klub hingga mencapai posisi yang tidak nyaman.

"Dari sudut pandang klub, Cristiano telah menyampaikan apa yang perlu dia sampaikan. Dia melempar kritik, entah itu soal pemain muda, soal Erik ten Hag, soal pemilik klub, atau soal dewan pengurus," sambung Neville.

"Jika Anda melakukan hal semacam itu, apa pun bisnisnya, Anda mengkritik manajer, pemilik bisnis, dewan pengurus, dan eksekutif maka jelas tidak akan ada kesempatan bekerja kembali di masa mendatang,” jelasnya.

Saatnya Berpisah

Hal yang tak akan mungkin terlupakan dalam laga debut starternya tersebut adalah kesempatannya main bareng dengan sang idola, siapa lagi kalau bukan Cristiano Ronaldo. (twitter@manutd)
Hal yang tak akan mungkin terlupakan dalam laga debut starternya tersebut adalah kesempatannya main bareng dengan sang idola, siapa lagi kalau bukan Cristiano Ronaldo. (twitter@manutd)

Manchester United (MU) sedang mempertimbangkan untuk mengakhiri kontrak Cristiano Ronaldo setelah wawancara eksplosifnya dengan Piers Morgan. Mengingat besarnya pesangon, manajemen klub kabarnya meminta syarat agar sang pemain tidak menuntut bayaran.

MU akan mempertimbangkan sikap setelah fakta lengkap terkumpul, dan akan memutuskan langkah selanjutnya setelah wawancara penuh 90 menit ditayangkan akhir pekan ini. Paling tidak, Cristiano Ronaldo diperkirakan akan didenda gaji dua minggu, yang jumlahnya sekitar Rp18 miliar.

MU siap untuk mengakhiri kontrak Ronaldo jika dia setuju untuk menghapus penghasilannya selama druasi kontraknya yang tersisa sekitar enam bulan.

Dengan gaji Ronaldo per pekan mencapai Rp10 miliar, maka dalam enam bulan ia seharusnya memperoleh Rp240 miliar. MU enggan membayarkan uang sebesar itu.

Sumber: Sky Sports

Disadur dari: Bola.net (Richard Andreas, published 18/11/2022)

Intip Peringkat MU di Liga Inggris Saat Ini