Liga Inggris: Newcastle United Jadi Klub Sultan, Alan Shearer Kirim Pesan untuk Pemilik Baru

·Bacaan 2 menit

Bola.com, Jakarta - Legenda hidup Newcastle United, Alan Shearer, menyambut gembira rampungnya pengambilalihan Newcastle United oleh konsorsium dari Arab Saudi. Mantan striker The Magpies itu berharap manajemen baru tidak mengulangi kesalahan yang dilakukan oleh pemilik lama.

Masa-masa Newcastle United berada di bawah kendali Mike Ashley selama 14 tahun telah berakhir. Mike Ashley mendapat banyak stigma negatif dari para penggemar The Magpies tapi bergeming.

Pada 2020 lalu sempat ada upaya untuk pengambilalihan klub dari Public Investment Fund (PIF), tapi gagal. Akhirnya PIF benar-benar mengambil alih klub pada Oktober 2021.

Mereka mendapatkan izin dari Premier League dan otoritas lain Dana sebesar 300 juta pound telah digelontorkan untuk membuat mereka menjadi pemilik saham mayoritas Newcastle United.

Pesan Alan Shearer

PIF adalah milik pangeran Arab Saudi, Mohammed bin Salman. PIF merampungkan proses takeover Newcastle United dari Mike Ashley setelah menggelontorkan dana hingga 300 juta Pounds untuk mendapatkan 80 persen saham. (AP/Scott Heppell)
PIF adalah milik pangeran Arab Saudi, Mohammed bin Salman. PIF merampungkan proses takeover Newcastle United dari Mike Ashley setelah menggelontorkan dana hingga 300 juta Pounds untuk mendapatkan 80 persen saham. (AP/Scott Heppell)

September lalu, ketika kabar pengambilalihan Newcastle United kembali mencuat, Alan Shearer membuat pernyataan publik. Dia mengaku sudah muak dengan kepemilikan Mike Ashley yang tidak memiliki visi dan misi yang pasti.

"Saya muak melihat seperti apa klub saat ini," ujar Alan Shearer dalam program Match of the Day, dikutip dari Express.

"Ini sudah lama sekali. Ini adalah klub sepak bola yang hampa dan kosong. Tidak ada harapan atau ambisi dan jujur saja saya muak dengan itu. Klub ini hanya sekadar copy and paste, dan terulang lagi. Begitu saja setiap musim," lanjut Shearer.

Berada di bawah kendali Ashley, Newcastle United bersaing di papan tengah klasemen Premier League. Mereka pun sempat terdegradasi.

Selalu Ada Masalah

4. Alan Shearer (Newcastle United) - Shearer merupakan pemain dengan torehan gol terbanyak dalam sejarah Premier League dengan 260 gol. Striker legendaris itu sukses menyabet 3 kali gelar top skor Liga Inggris. (AP/Scott Heppell, File)
4. Alan Shearer (Newcastle United) - Shearer merupakan pemain dengan torehan gol terbanyak dalam sejarah Premier League dengan 260 gol. Striker legendaris itu sukses menyabet 3 kali gelar top skor Liga Inggris. (AP/Scott Heppell, File)

Alan Shearer melihat Newcastle United pada era Ashley tidak lepas dari masalah. Hal ini membuat klub kesulitan mengukir prestasi. Selain itu, faktor finansial juga menjadi dalih.

"Mereka memberi pemain yang pernah berada di klub ini kontrak baru karena mereka tidak bisa menjualnya. Lalu mereka punya alasan tidak bisa membeli pemain lain karena mereka itu dibayar gaji," ujarnya.

"Lebih murah menyimpannya di pembukuan daripada membeli pemain lain. Fans pantas mendapatkan yang lebih baik. Setiap manajer memiliki masalah yang sama. Seperti yang saya katakan, ini adalah copy and paste, dan terulang setiap musim," kata Alan Shearer.

Sumber: Express

Disadur dari: Bola.net (Asad Arifin, published 8/10/2021)

Posisi Newcastle United Saat Ini

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel