Liga Inggris: Nostalgia Rio Ferdinand di Premier League, Bermain dalam Kondisi Mabuk

·Bacaan 2 menit

Bola.com, Jakarta - Rio Ferdinand merupakan satu di antara banyak pemain sepak bola Inggris yang menuai kesuksesan di Premier League. Mantan pemain yang mengawali karier di West Ham United dan sukses bersama Manchester United ini ternyata punya sebuah cerita unik ketika masih aktif bermain.

Rio Ferdinand merupakan sosok pemain bertahan yang terkenal tenang dan memiliki pembacaan permainan yang sangat baik. Bahkan Ferdinand yang membantu Manchester United meraih enam gelar juara Premier League dan sebuah trofi Liga Champions dianggap sebagai legenda di Old Trafford.

Namun, ternyata di balik semua kenangan positif terhadap dirinya, Ferdinand pernah memiliki pengalaman yang kurang menyenangkan tapi unik. Ia pernah masuk ke lapangan untuk bermain dalam kondisi mabuk.

Saat itu usianya baru 17 tahun, Rio Ferdinand menjadi satu di antara pemain yang disiapkan West Ham United untuk menghadapi Arsenal di Highbury.

"Ketika itu saya pergi ke bar dan minum tiga brendi dan cola," ujar Rio Ferdinand kepada The Mo Giligan Podcast yang dikutip Goal International.

"Kemudian kit-man datang dan berkata, 'Anda harus berganti pakaian'. Saya tengah memegang brendi dan cola di tangan saya, jadi saya hanya seperti, 'oh'. Saya minum tiga brendi dan cola, dan harus bermain di Higbury. Apa yang sedang terjadi?" kisahnya.

"Penampilan pertama saya di Higbury, saya masih berusia 17 atau 18 tahun. Jadi ketika saya turun dan ditanya, 'apakah kamu baik-baik saja?', saya seperti 'Ya saya baik-baik saja' dan benar, saya sedang mabuk!" kenang Rio Ferdinand.

Sempat Menolak

Frank Lampard bersama Harry Redknapp dan Rio Ferdinand sewaktu masih di West Ham United. (doc. West Ham United)
Frank Lampard bersama Harry Redknapp dan Rio Ferdinand sewaktu masih di West Ham United. (doc. West Ham United)

Ketika itu, West Ham United kehilangan Paulo Futre yang menolak masuk skuat. Manajer West Ham, Harry Redknapp, tidak punya banyak pilihan. Walau sempat menolak, Rio Ferdinand tetap harus ikut dalam rombongan ke markas Arsenal.

"Jadi saya masuk ke dalam skuat dan kemudian saya bermain. Saat di bangku cadangan, saya berpikir tolong jangan bawa saya. Tiga brendi dan cola, saya tidak bisa masuk ke lapangan. Saya tidak bisa masuk!" kenangnya.

Akhirnya Ferdinand tetap masuk ke dalam lapangan dan bermain di babak kedua. Ia bermain selama 15 menit sebelum laga berakhir.

Ketika itu, West Ham United kalah dengan skor 0-2. Beruntung bagi Ferdinand, kedua gol tersebut tercipta sebelum ia masuk ke dalam lapangan.

Melegenda Bersama Manchester United

Rio Ferdinand merayakan keberhasilannya meraih gelar Liga Champions bersama Manchester United usai menaklukan Chelsea di babak final. (EPA/Yuri Kochetkov)
Rio Ferdinand merayakan keberhasilannya meraih gelar Liga Champions bersama Manchester United usai menaklukan Chelsea di babak final. (EPA/Yuri Kochetkov)

Setelah bermain bersama West Ham United dan sempat dipinjamkan ke Bournemouth, Rio Ferdinand kemudian bergabung ke Leeds United pada 2000 dengan nilai 26 juta euro.

Setelah itu, ia baru bergabung bersama Manchester United pada 2002 dengan nilai kontrak 46 juta euro dan bermain di sana hingga 2014.

Cukup lama bermain bersama Manchester United, Rio Ferdinand akhirnya pergi dari Old Trafford pada akhir kariernya setelah The Red Devils tak lagi ditangani oleh Sir Alex Ferguson. Ia mengakhiri karier bersama Queens Park Rangers.

Bersama Manchester United, Rio Ferdinand meraih enam gelar juara Premier League. Ia juga membantu Manchester United menjadi juara Liga Champions.

Sumber: Goal International

Disadur dari: Bola.net (Asad Arifin, published 5/1/2021)

Video