Liga Inggris: Pertahanan Liverpool Berantakan, Robbie Fowler Menyesal The Reds Tidak Rekrut John Stones

·Bacaan 2 menit

Bola.com, Jakarta - Liverpool memiliki masalah besar pada musim ini. Sang juara bertahan Premier League itu memiliki masalah pertahanan yang cukup pelik hingga mengorbankan banyak hal.

The Reds dituding lambat menyadari masalah untuk membuat pembelian pemain yang tepat demi mengantisipasi masalah besar itu.

Permasalahan Liverpool diawali dengan cedera yang dialami Virgil van Dijk. Bek asal Belanda itu akhirnya harus beristirahat panjang. Sejak saat itu, tim asuhan Jurgen Klopp menjadi tidak stabil, apalagi bek tengah The Reds lain akhirnya menyusul dan membuat badai cedera.

Liverpool baru bergerak pada akhir Januari 2021. The Reds merekrut Ben Davies dan Ozan Kabak. Namun, kondisinya sudah terlalu buruk, peluang mempertahankan gelar juara Premier League kini begitu tipis.

Legenda Liverpool, Robbie Fowler, pun turut berkomentar. Bahkan ia menyesalkan Liverpool tidak mendengar saran yang dilontarkannya pada musim lalu.

Seharusnya Merekrut John Stones

Bek Manchester City, John Stones, menyundul bola saat melawan West Bromwich Albion pada laga Liga Inggris di Stadion The Hawthorns, Selasa (27/1/2021). City menang dengan skor 0-5. (Michael Regan/POOL/AFP)
Bek Manchester City, John Stones, menyundul bola saat melawan West Bromwich Albion pada laga Liga Inggris di Stadion The Hawthorns, Selasa (27/1/2021). City menang dengan skor 0-5. (Michael Regan/POOL/AFP)

Robbie Fowler mengaku sudah membaca masalah Liverpool sejak musim lalu. Bahkan ia sudah sempat menyarankan pembelian John Stones dari Manchester City.

Ketika itu, performa John Stones memang tengah menurun. Namun, Fowler memiliki keyakinan bek Manchester City itu mampu segera bangkit.

"Musim lalu saya berkata kepada teman, bahwa Liverpool seharusnya mendatangkan John Stones. Saat itu dia kesulitan di Manchester City, bahkan tidak diberikan rompi pemanasan sebagai pengganti," ujar Robbie Fowler kepada Mirror.

"Namun, saya selalu yakin ada pemain top di dalam dirinya. Hanya menunggu waktu lebih dewasa. Ini bukan ilmu roket, saya tahu itu," lanjutnya.

Hanya Sementara

Bek Manchester City, John Stones (kiri) melakukan selebrasi dengan gelandang Phil Foden usai mencetak gol ketiga timnya ke gawang Crystal Palace dalam laga lanjutan Liga Inggris 2020/21 di Etihad Stadium, Minggu (17/1/2021). Manchester City menang 4-0 atas Crystal Palace. (AFP/Clive Brunskill/Pool)
Bek Manchester City, John Stones (kiri) melakukan selebrasi dengan gelandang Phil Foden usai mencetak gol ketiga timnya ke gawang Crystal Palace dalam laga lanjutan Liga Inggris 2020/21 di Etihad Stadium, Minggu (17/1/2021). Manchester City menang 4-0 atas Crystal Palace. (AFP/Clive Brunskill/Pool)

Fowler menegaskan bahwa dia menyadari benar level permainan John Stones yang menurun ketika itu hanya sementara. Baginya, kualitas Stones tidak perlu diragukan lagi.

"Dia cukup bagus untuk bermain di semifinal Piala Dunia dan sudah mengoleksi dua gelar Premier League. Dia melakukan itu semua sebelum berusia 25 tahun," ujar Fowler.

"Jadi jika performanya sedikit merosot pada musim lalu, mungkin tidak akan terus berlanjut," tambahnya.

Memang Sulit, tapi Tidak Mustahil

John Stones saat mencetak gol ke gawang Manchester United. Manchester City menang pada pertemuan kedua tim di semifinal Carabao  Cup, Kamis dini hari WIB. (AFP)
John Stones saat mencetak gol ke gawang Manchester United. Manchester City menang pada pertemuan kedua tim di semifinal Carabao Cup, Kamis dini hari WIB. (AFP)

Robbie Fowler mengetahui bahwa tawaran Liverpool mungkin akan ditolak mentah-mentah oleh Manchester City seandainya The Reds benar-benar mencoba untuk mendatangkan Stones.

Namun, jika tawarannya tepat, mungkin saja Manchester City rela melepas satu di antara beberapa berbakat mereka, terutama John Stones.

"Anda pun bertanya-tanya apakah Liverpool atau klub lainnya mau mencoba merekrut dia. Memang Manchester City akan berjuang menolak, tapi bakal sulit jika tawarannya luar biasa," tutup Fowler.

Sumber: Mirror

Disadur dari: Bola.net (Richard Andreas, published 11/2/2021)

Video