Liga Inggris: Pitch Invasion Suporter Manchester United di Old Trafford, Gary Neville Angkat Bicara

·Bacaan 1 menit

Bola.com, Manchester - Ribuan suporter Manchester United berunjuk rasa di Old Trafford pada Minggu (2/5/2021) hanya beberapa jam sebelum pertandingan melawan Liverpool pada pekan ke-34 Premier League.

Demonstrasi yang berawal di luar Old Trafford ini, pelan-pelan merembet hingga dalam stadion dan para pendukung mulai merangsek masuk ke lapangan.

Suporter Manchester United membawa spanduk bertuliskan tuntutan meminta Keluarga Glazers keluar dari klub buntut dari kebijakan tim menggagas Liga Super Europa (ESL) beberapa pekan lalu.

Legenda Manchester United, Gary Neville, mencoba mengungkapkan latarbelakang demonstrasi besar-besaran ribuan suporter. Dia memperkirakan kesabaran pendukung terhadap Keluarga Glazers telah habis.

"Ada ketidakpuasan yang sangat besar, tidak hanya untuk penggemar Manchester United, namun juga untuk fans di seluruh dunia terhadap Keluarga Glazers," kata Neville dari Sky Sports.

"Keluarga Glazers keras kepala selama bertahun-tahun. Mereka akan menghasilkan banyak uang jika mereka menjual Manchester United."

"Andai mereka melakukannya sekarang, saya pikir waktunya sangat tepat. Itu akan menjadi hal yang terhormat dilakukan oleh Keluarga Glazers," jelas Neville.

Gara-gara ESL

Suporter melakukan aksi unjuk rasa memprotes pemilik yakni keluarga Glazer di dalam stadion Old Trafford 2 Mei 2021, menjelang pertandingan Liga Premier Inggris melawan Liverpool. (Foto: AFP/Oli Scarff)
Suporter melakukan aksi unjuk rasa memprotes pemilik yakni keluarga Glazer di dalam stadion Old Trafford 2 Mei 2021, menjelang pertandingan Liga Premier Inggris melawan Liverpool. (Foto: AFP/Oli Scarff)

Selama ini, suporter Manchester United sering menyuarakan ketidakpuasan terhadap Keluarga Glazers. Kelompok pengusaha asal Amerika Serikat itu dianggap tidak memprioritaskan prestasi klub demi fokus mengejar keuntungan semata.

Kekecewaan pendukung Manchester United terhadap Keluarga Glazers menemui klimaksnya tatkala pihak klub memelopori ESL sebagai pengganti kompetisi antarklub Eropa.

"Ini adalah konsekuensi dari tindakan pemilik Manchester United dua pekan lalu. Ada ketidakpercayaan dan ketidaksukaan kepada pemilik klub," tutur Neville.

Sumber: Sky Sports

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini