Liga Inggris: Tak Punya Pohon Duit Sebanyak MU dan City, Liverpool Cuma Bisa Pinjam Arthur Melo dari Juventus

Bola.com, Jakarta - Langkah Liverpool meminang Arthur Melo dianggap sebagai keputusan yang logis. Gelandang asal Brasil itu jadi solusi jangka pendek bagi Jurgen Klopp untuk menambal sulam lini tengah The Reds agar tetap bisa tetap ada di jalur persaingan juara Premier League.

Menurut analisis Liverpool Echo, dari sudut pandang keuangan, masuk akal bagi Fenway Sports Group (pemilik Liverpool). Sedangkan untuk manajer The Reds Jurgen Klopp, kedatangannya memberikan penguatan lini tengah yang ia idamkan, karena masalah cedera yang semakin diperburuk pada pertengahan pekan ini. Jordan Henderson menambah daftar panjang cedera dengan gangguan hamstring pada laga melawan Newcastle United.

Berbeda dengan pesaing mereka macam Manchester City atau Manchester United, Liverpool amat cermat dalam melakukan pengeluaran. Pohon uang mereka tak sebesar kedua klub tersebut.

Jude Bellingham adalah nama yang telah dikaitkan dengan Liverpool selama lebih dari satu tahun sekarang, tetapi biaya membawa gelandang berusia 19 tahun ke The Reds dari Borussia Dortmund akan membutuhkan pengeluaran sekitar £100 juta untuk biaya transfer. Belum ditambah pengeluaran yang besar untuk gaji.

Lebih realistis jika Liverpool menahan diri, musim depan baru mereka membereskan transfer sang pemain, yang konon secara pribadi telah menyepakati kepindahan ke Anfield. Membelinya sekarang akan membuat kesehatan keuangan Liverpool terganggu.

Selama tiga tahun ke depan Elang Mahkota Teknologi (Emtek) Group menjadi pemegang hak siar English Premier League (EPL). Kompetisi bergengsi ini akan ditayangkan secara gratis di stasiun televisi SCTV dan bisa dinikmati secara live streaming dengan berlangganan di Vidio. Sobat Bola.com mau tahu detailnya? Klik tautan ini.

Lima Besar Terboros

Berdasarkan akun keuangan musim 2020/2021 klub-klub Liga Inggris tercatat biaya amortisasi tahunan Liverpool mencapai £108 juta, terbesar kelima.

Klub memperhitungkan pengeluaran biaya transfer melalui amortisasi, dengan biaya yang dijamin, dikurangi add-on, tersebar selama masa kontrak pemain. Misalnya, £64 juta yang dijamin untuk Darwin Nunez tersebar selama enam tahun dengan biaya £10,7 juta per tahun yang dikeluarkan dari rekening mereka.

Chelsea (£ 162 juta) memiliki biaya amortisasi tertinggi di EPL musim lalu, di atas Manchester City (£146 juta), Manchester United (£120 juta), Arsenal (£117 juta) dan juga Liverpool, menurut angka yang disajikan oleh lembaga keuangan sepak bola Swiss Ramble.

Keuangan Perlu Diseimbangkan

Dari pemain yang dijual Liverpool musim ini: Neco Williams, Taiwo Awoniyi, Sadio Mane, Ben Davies dan Takumi Minamino, hanya Minamino dan Mane yang masih memiliki biaya diamortisasi untuk biaya transfer mereka, dengan biaya tahunan Minamino sebesar £1,6 juta dan Mane sekitar £4,1 juta setelah dia menandatangani kontrak kesepakatan jangka panjang pada tahun 2018.

Itu berarti bahwa biaya amortisasi akan berkurang sekitar £5,7 juta dari kedua pemain itu, sedangkan biaya untuk Mohamed Salah, senilai £36,5 juta yang dikeluarkan mulai tahun 2017, sekarang berada di bawah £1,5 juta karena kontrak barunya ditandatangani pada musim panas ini. Angka sebelumnya menembus £5,9 juta dalam data keuangan terbaru.

Liverpool akan ingin mengurangi biaya amortisasi mereka, terutama mengingat bahwa tagihan upah akan meningkat sebagai akibat dari perpanjangan kontrak, dan penghematan sebesar £10,1 juta dalam biaya amortisasi menutupi sebagian besar biaya tahunan Nunez di rekening. Sebagai informasi, untuk Calvin Ramsay dan Fabio Carvalho, biaya amortisasi gabungan mereka mencapai £2,3 juta per musim.

Musim Depan Baru Bakar Uang

Arthur Melo. Didatangkan Juventus dari Barcelona pada awal musim ini dengan nilai transfer 72 juta Euro atau setara Rp.1,24 triliun lewat mekanisme tukar tambah Miralem Pjanic senilai 60 juta Euro. Dari total 31 penampilan, Arthur baru mencetak 1 gol. (AFP/Josep Lago)
Arthur Melo. Didatangkan Juventus dari Barcelona pada awal musim ini dengan nilai transfer 72 juta Euro atau setara Rp.1,24 triliun lewat mekanisme tukar tambah Miralem Pjanic senilai 60 juta Euro. Dari total 31 penampilan, Arthur baru mencetak 1 gol. (AFP/Josep Lago)

Rencana untuk mengurangi biaya amortisasi menunjukkan bahwa Liverpool, dengan tagihan upah yang meningkat dan minimnya jumlah pemain yang didatangkan mungkin dapat menyetabilkan kondisi keuanghan pada musim panas mendatang seiring berakhirnya kontrak pemain model Naby Keita dan Alex Oxlade-Chamberlain. Liverpool siap melakukan investasi baru di bursa transfer.

Kesepakatan meminjam Arthur, pemain Juventus yang ditransfer Barcelona dengan mahar £62 juta untuk pada tahun 2020, akan dilihat sebagai cara yang hemat mendatangkan pemain berkualitas. Mereka tetap bisa menjaga skuat tetap kompetitif sembari membatasi risiko keuangan dan komitmen jangka panjang.

Rawan Cedera

Walau tetap saja transfer peminjaman Arthur Melo juga tetap memiliki risiko. Pemain yang tipe permainannya mirip dengan Thiago Alcantara itu, beberapa musim terakhir performanya kerap diganggu cedera. Musim lalu saja, ia absen di 13 laga kompetitif bersama Juventus.

Dalam kondisi bugar, Arthur adalah pemain yang ideal untuk menghidupkan mesin permainan Liverpool di lini tengah. Sebaliknya jika cedera, ia bakal jadi beban bagi The Reds.

Sebagai informasi, Arthur didatangkan dengan kesepakatan peminjaman selama semusim tanpa opsi pembelian. Dengan kata lain musim panas depan sang pemain akan kembali ke Juventus.

Sumber: Liverpool Echo

Yuk Intip Posisi Liverpool di Premier League