Liga Inggris: Terbongkar, Ini Alasan yang Membuat Raheem Sterling Pindah ke Chelsea

Bola.com, Jakarta - Raheem Sterling kini resmi menjadi pemain baru Chelsea, setelah pindah dari Manchester City pada jendela transfer musim panas 2022.

Raheem Sterling mulai angkat bicara mengenai alasannya pergi dari Man City dan bergabung dengan Chelsea. Tentu keputusan Sterling ini jadi sorotan, sebab ia pindah ke salah satu tim rival.

Betapa tidak, meninggalkan Man City saja sudah jadi keputusan besar. Pasukan Guardiola dikenal sebagai salah satu yang terbaik di dunia dalam beberapa tahun terakhir, tidak ada alasan kuat untuk pergi.

Bisa Menjegal Man City

Raheem Sterling - Bomber Manchester City ini merupakan pemain mampu menunjukan kualitas terbaiknya saat membela klub maupun negaranya. Berkat permainan apiknya, ia berhasil membawa City ke final Liga Champions dan Timnas Inggris ke final Euro 2020. (Foto:AP/Brynjar Gunnarson)
Raheem Sterling - Bomber Manchester City ini merupakan pemain mampu menunjukan kualitas terbaiknya saat membela klub maupun negaranya. Berkat permainan apiknya, ia berhasil membawa City ke final Liga Champions dan Timnas Inggris ke final Euro 2020. (Foto:AP/Brynjar Gunnarson)

Tidak hanya itu, keputusan Sterling memilih Chelsea juga dibicarakan. Dia bergabung dengan rival Man City di papan atas, artinya Sterling bisa menjegal Man City musim depan.

Terkini, Sterling akhirnya punya kesempatan menjelaskan keputusan besar tersebut. Lantas apa katanya?

Faktor Liga Champions

Para pemain Chelsea merayakan gelar juara Liga Champions usai menaklukkan Manchester City pada laga final di Stadion Dragao, Minggu (30/5/2021). Chelsea menang dengan skor 1-0. (Pierre Philippe Marcou/Pool via AP)
Para pemain Chelsea merayakan gelar juara Liga Champions usai menaklukkan Manchester City pada laga final di Stadion Dragao, Minggu (30/5/2021). Chelsea menang dengan skor 1-0. (Pierre Philippe Marcou/Pool via AP)

Seharusnya tidak ada alasan kuat untuk meninggalkan Man City. Sterling punya segalanya di sana, peluang juara juga lebih besar.

"Mengamati dua tahun terakhir, kalian [Chelsea] bisa mencapai empat atau lima final. Progresnya luar biasa, juara Liga Champions dan kini mencoba jadi penantang di Premier League," ujar Sterling.

Berkembang

Raheem Sterling. Gelandang berusia 27 tahun yang kini memasuki musim ke-7 bersama Manchester City sejak 2015/2016 ini telah mencetak total 100 gol dari 304 laga di Premier League. Gol-gol tersebut termasuk bersama Liverpool yang dibelanya pada 2011/2012 hingga 2014/2015. (AFP/Oli Scarff)
Raheem Sterling. Gelandang berusia 27 tahun yang kini memasuki musim ke-7 bersama Manchester City sejak 2015/2016 ini telah mencetak total 100 gol dari 304 laga di Premier League. Gol-gol tersebut termasuk bersama Liverpool yang dibelanya pada 2011/2012 hingga 2014/2015. (AFP/Oli Scarff)

Biar begitu, winger Inggris ini mengaku tertarik dengan progres Chelsea beberapa tahun terakhir. Terlebih, The Blues terbukti bisa menjuarai Liga Champions

"Itulah yang membuat saya tertarik ketika saya bicara dengan pihak klub. Melihat arah perkembangan klub, saya benar-benar tertarik."

Klub yang Tepat

Selain itu, Sterling mengaku puas dengan apa yang dia dapatkan di Chelsea. Dia melihat wadah yang ideal baginya untuk mengembangkan diri jadi lebih baik lagi.

"Saya merasa bahwa Chelsea adalah tempat saya bisa jadi diri sendiri. Menurut saya, ini wadah sempurna bagi saya," beber Sterling.

Mental Juara

Sejak mendapat kucuran dana segar dari Roman Abramovich Chelsea menjelma menjadi raksasa Liga Inggris. Dengan bermaterikan pemain berlabel bintang The Blues mampu menjuarai Premier League sebanyak lima kali yakni pada 2005, 2006, 2010, 2015, 2017. (AFP/Carl De Souza)
Sejak mendapat kucuran dana segar dari Roman Abramovich Chelsea menjelma menjadi raksasa Liga Inggris. Dengan bermaterikan pemain berlabel bintang The Blues mampu menjuarai Premier League sebanyak lima kali yakni pada 2005, 2006, 2010, 2015, 2017. (AFP/Carl De Souza)

"Klub ini punya mentalitas juara. Namun, yang lebih penting adalah untuk terus melakukannya setiap tahun, terus mencoba juara, meraih lebih banyak trofi, dan mengembangkan tim,” lanjut dia.

"Saya kira, itulah yang dilakukan pelatih top seperti Thomas [Tuchel]," kata Sterling memungkasi.

Sumber: Chelsea

Disadur dari: Bola.net (Richard Andreas, published 22/7/2022)

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel