Liga Inggris: Termasuk Lukaku, Ini 3 Pemain Chelsea yang Tampil Mengecewakan Sepanjang 2022

·Bacaan 3 menit

Bola.com, Jakarta - Tahun 2022 telah membawa perkembangan yang beragam bagi juara Liga Champions dan Piala Dunia Antarklub, Chelsea, dalam hal penampilan beberapa pemain mereka. Tiga di antaranya tidak konsisten belakangan ini.

The Blues mengangkat trofi Piala Dunia Antarklub FIFA di bulan Februari setelah mengalahkan klub Brasil Palmieras dengan skor 2-1.

Namun, Chelsea juga mengalami kekalahan di final Carabao Cup dari Liverpool, dan tersingkir dari Liga Champions oleh Real Madrid pada 12 April.

Sementara performa mereka sebagai tim agak membaik dalam beberapa pekan terakhir, beberapa pemain relatif buruk sejauh ini pada 2022.

Berikut ini Bola.com membahas tiga pemain Chelsea yang belum menunjukkan performa terbaik mereka tahun ini.

Edouard Mendy

<p>Edouard Mendy telah menjadi salah satu kebangkitan Chelsea pada beberapa musim terakhir. Peraih gelar juara Piala Afrika 2021 bersama Senegal tersebut mampu tampil solid dengan mencetak 12 clean sheet dalam 27 laga di Liga Inggris. (AFP/Paul Ellis)</p>

Edouard Mendy telah menjadi salah satu kebangkitan Chelsea pada beberapa musim terakhir. Peraih gelar juara Piala Afrika 2021 bersama Senegal tersebut mampu tampil solid dengan mencetak 12 clean sheet dalam 27 laga di Liga Inggris. (AFP/Paul Ellis)

Penjaga gawang asal Senegal itu dulunya menjadi guardian bagi Chelsea di antara mistar gawang. Ini terjadi musim lalu dan awal musim ini.

Penampilannya yang bagus membuatnya dijuluki "Mr. Cleansheet" karena hampir tidak mungkin untuk striker lain mencetak gol ke gawang Mendy

Namun, itu tidak benar-benar terjadi musim ini, terutama pada 2022. Mendy sekarang rentan membuat beberapa kesalahan yang dapat dihindari yang menyebabkan Chelsea kebobolan beberapa kali.

Penempatannya telah dipertanyakan dalam beberapa pertandingan, dan dia tampaknya kurang percaya diri dengan kemampuannya. Mendy telah kebobolan 23 gol di Liga Inggris saja musim ini dalam 27 pertandingan, hanya mencatatkan 12 cleansheet.

Ngolo Kante

<p>N'Golo Kante - Tak perlu diragukan lagi aksinya di lapangan terutama saat final Liga Champions kontra City. Kante bergerak dengan sangat efektif dan sukses membuat lini tengah Manchester City tidak berkutik. (Carl Recine/Pool via AP)</p>

N'Golo Kante - Tak perlu diragukan lagi aksinya di lapangan terutama saat final Liga Champions kontra City. Kante bergerak dengan sangat efektif dan sukses membuat lini tengah Manchester City tidak berkutik. (Carl Recine/Pool via AP)

Gelandang Prancis itu belum benar-benar dalam performa terbaiknya untuk Chelsea sejak awal 2022. Beberapa penggemar bahkan mempertanyakan masa depannya di Stamford bridge.

Padahal dulu dia adalah mesin lini tengah Chelsea, tapi itu tidak terjadi dalam beberapa pekan terakhir. Kante dulunya adalah pemain yang dianggap nyaris sempurna.

Gelandang mungil ini terlihat relatif rata-rata dalam permainan. Melawan Real Madrid di perempat final Liga Champions, Kante gagal menunjukkan dominasinya di lini tengah di dua leg.

Dia digantikan oleh Mateo Kovacic setelah 45 menit di leg pertama. Dia juga bersalah karena secara tidak sengaja membantu Real Madrid dalam dua gol mereka di Santiago Bernabeu seminggu kemudian.

Kante juga sangat tidak efektif dalam pertandingan terakhir timnya melawan Arsenal di Stamford Bridge, di mana The Blues kalah 2-4.

Gelandang Chelsea gagal menutup Granit Xhaka saat membangun gol kedua Arsenal dalam pertandingan. Dia juga jelas didominasi oleh lini tengah The Gunners.

Romelu Lukaku

<p>Ilustrasi - Romelu Lukaku. (Bola.com/Adreanus Titus)</p>

Ilustrasi - Romelu Lukaku. (Bola.com/Adreanus Titus)

Didatangkan dengan dana sebesar £97,5 juta, Lukaku menjalani musim yang sangat buruk untuk Chelsea, dan segalanya tidak membaik pada tahun 2022.

Striker Belgia belum mencetak gol di Liga Inggris tahun ini dan hanya menjadi starter pada liga pertamanya untuk Chelsea melawan Arsenal setelah beberapa minggu di bangku cadangan.

Lukaku adalah salah satu pemain The Blues yang sedang berjuang keras saat ini. Bahkan Tuchel telah mengakui bahwa striker itu sejauh ini mengecewakan dan perlu menebus dirinya sendiri.

Dia juga bersalah karena tidak mencolok dalam permainan, serta menyia-nyiakan peluang mencetak gol yang jelas untuk The Blues.

Melawan Real Madrid di leg pertama perempat final Liga Champions, Lukaku berpeluang memperkecil ketertinggalan gol timnya jelang leg kedua. Tapi gagal.

Lukaku juga menyia-nyiakan peluang yang jelas di semifinal Piala FA melawan Crystal Palace setelah Timo Werner dengan brilian mengoper bola di depannya. Dia tidak bisa menyelesaikan kesempatan dan membentur tiang gawang.

Dalam pertandingan melawan Arsenal baru-baru ini, Lukaku relatif tidak efektif di lini depan karena sedikit atau tidak ada upaya untuk menambah percikan pada tampilan menyerang tim.

Dia hanya mencetak 10 gol dalam 35 penampilan untuk Chelsea di semua kompetisi musim ini.

Sumber: Sportskeeda

Posisi Chelsea Saat Ini

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel